
Sheila mengangkat tangan kanannya " Aku mau nanya! "
Sontak seluruh perhatian jatuh pada Sheila
" Kenapa? mau nanya apa sayang? " tanya Dirga mengelus kepala Sheila
" Ewuuuwwu " ucap Andy jijik
" Kenapa Dito dari dulu manggil Dirga anak? padahal kan bukan anaknya? " tanya Sheila dengan polos yang membuat mereka semua sontak tertawa
Setelah puas tertawa Andy mengangkat suara
jadi gini....
FLASHBACK
" Oke kalian punya waktu istirahat 30 menit! " teriak guru pembina yang berdiri di panggung aula
Dirga dan Andy berdiri di antara kerumunan siswa siswa baru
" Panas banget gilaa " ucap Andy menghapus keringatnya yang berada di dahinya
Dirga hanya menganggukkan kepalanya mengiyakan perkataan Andy
" Haa...aku gak percaya harus satu sekolah lagi sama si es batu " ucap Andy mengomel
Dirga menatap Andy dengan tatapan kesal
" Aku gak bakal di sini kalau bukan kamu yang maksa aku satu sekolah sama kamu "
" Ah...benarkah? " ucap Andy sok polos
Dirga menghela nafasnya lelah memiliki teman beg* seperti Andy
Sontak lengan baju Dirga ditarik pelan oleh seseorang" Ummm boleh kenalan gak? " ucap perempuan yang tidak diketahui namanya itu
Dirga memperlihatkan kartu namanya kepada perempuan tersebut " Minta nomornya boleh?" ucap perempuan tersebut
Dirga hanya berdiri menatap perempuan tersebut dengan dingin kemudian membuang tatapan tersebut ke tempat lain
Merasa ditolak perempuan tersebut langsung pergi dari hadapan Dirga beberapa orang yang melihat nya langsung tercengang sebab yang meminta nomor Dirga adalah tidak lain perempuan cantik mulus dan bening seperti bihun
" Wuah gilaa bisa bisanya " ucap Chris mendekat
Kevin yang berdiri di samping Dirga pun bertepuk tangan kagum dengan Dirga
" Kenapa ditolak? " tanya Dito yang berdiri di samping Andy menyaksikan adegan yang tak jauh seperti drama korea
" Gak ada untungnya " ucap Dirga cuek
Andy tertawa mendegar ucapan Dirga
" Lalu kenapa gak langsung nolak pakai kata kata? kasian ceweknya malu gak direspon " ucap Dito
Sontak Andy merangkul Dirga " Dia ini lebih suka banyak bertindak daripada berbicara, palingan nanti kalau ditanya jawabnya buang tenaga aja "
__ADS_1
" Benar kan? " tanya Andy yang dibalas dengan anggukan kepala Dirga
" Eh mumpung kita lagi disini ke kantin yuk! lebih rame lebih bagus kenalan nya nanti aja" Andy sontak menarik Dirga yang masih berdiri kaku di rangkulan nya
Ketika mereka sampai di kantin dan duduk di satu meja sambil menikmati bakso dengan nikmat Dito sibuk mengelap ngelap meja
" Kamu ngapain? " tanya Andy
Dito memberikan tisu kepada mereka satu persatu " Kotor ih " ucap Dito
" Jangan jangan kamu mysophobia " tanya Chirs
Dito memegang dagunya lalu sontak merapikan kotak sendok didepannya
" Bukan sih cuman ya pengen aja gitu liat yang rapi bersih "
" Udah kayak bapak Dirga aja jangan jangan kamu bapak kedua Dirga " ucap Andy tertawa berbahak bahak kemudian di pukul oleh Dirga dengan keras
" Auch, bercanda aja gimana sih kan om Dito emang suka yang bersih sama rapi "Andy tertawa sambil menaikan kedua bahunya
Dito menatap Andy " A..anu namaku Dito "
Terkejut mendegarnya Dirga yang sedang mengunyah baksonya sontak menyemprotkan baksonya ke wajah Andy
Kevin dan Chris yang mendengar nya pun ikut terkejut dengan perkataan Dito
Tiba tiba saja suasana mereka menjadi hening sesaat mereka saling menatap satu sama lain
Sontak mereka langsung tertawa ketika puas menatap satu sama lain
" Buahhhahahaha, gila beneran " ucap Chris menghapus air matanya karena tertawa berlebihan
Mereka pun berkenalan satu per satu, dan mulai bermain bersama setiap hari hingga saat ini pertemuan yang tidak disengaja itu membuat mereka menjadi sahabat baik di kala suka maupun duka mereka
FLASHON
Gitu deh ucap Andy menaikan kedua bahunya
Sheila menatap kagum dengan pertemuan yang membangun persahabatan mereka
" Dulu Dirga dingin banget...sekarang pas uda ketemu Sheila lansung meleleh " ucap Chirs mengejek Dirga
" Bagaikan es batu yang bertemu dengan sang api membuat sang es batu tersebut meleleh karena kehangatan sang api " Kevin membuat gerakan yang menghayati
" Kalau apinya yang begini meleleh berapa kali pun aku mau " ucap Dirga menatap Sheila
" Ueekh...anakku lebay " sela Dito
" Giliran sama Sheila aja dia lembut pakai aku-kamu, aku-kamu giliran sama kita pakai kata lu-gue " Chirs memutar bola matanya malas melihat keuwuan yang tak berakhir
Mereka pun beradu mulut satu sama lain membuat Sheila yang duduk disamping Dirga merasa terpojokan serta terlupakan
" Ukhm, aku mau keluar dulu kalian reuni aja sepuas puasnya " ucap Sheila melepaskan gengaman tangan Dirga
Dirga sontak melempar tatapan tajam pada mereka " Ah gak perlu kami juga mau pulang kamu baik baik aja disini jagain Dirga " Andy mengambil tasnya yang ia taruh di meja dan berjalan pergi diikut oleh teman temannya yang lain
__ADS_1
" Hehe " ucap Sheila menatap Dirga
Dirga memegang tangan Sheila dengan erat
" Tangan ini...gak akan aku lepaskan lagi ingat itu " ucap Dirga mencium dahi Sheila
" Aku gak bakal pergi meninggalkan tangan ini " ucap Sheila tak kalah gombalnya
Tak puas dengan perkataan Sheila, Dirga menatap tangan nya
" Hei bagus ya kamu....masa tunangan ku lebih sayang sama tangan dari pada orangnya! " ucap Dirga kesal membuat Sheila tertawa berbahak bahak
" Orangnya juga gak bakal aku tinggalin kok " ucap Sheila
" Ah bohong " Dirga menatap Sheila ragu
Sheila menyiritkan matanya " Kenapa! ,gak percaya hah! " oceh Sheila
" Ah iya iya aku percaya sama kamu "
Sheila membuang muka " Bohong! " ucap Sheila
" Ngak kok beneran deh benerann banget "
" Percaya ya sama aku! bagi aku kamu itu kejutan buat aku...kamu yang tiba-tiba datang ke hidup aku membuat hari hari ku terisi dengan sempurna " ucap Dirga menggengam tangan Sheila dengan erat
" Lalu lalu gimana kalau kamu ternyata bukan jodohku, kek kita uda tunangan tapi ternyata kamu jodoh orang lain terus aku jadi milik orang lain...kayak di drama the heirs itu "
ucap Sheila membayangkan film romansa kesukaan nya dimana tokoh utama laki-laki yang sudah bertunangan ternyata jatuh hati dengan perempuan lain dan meninggalkan tunangan nya tersebut
Dirga menatap Sheila " Ummmm mungkin bagi aku memilikimu bukan sesuatu yang mudah....banyak cowok di luar yang suka sama kamu kayak si Nichol "
" Nichol kan teman aku " ucap Sheila menyela
" Iya aku tau tapi kan dia suka sama kamu lalu persaingan yang ada dimana mana juga sulit buat aku...tapi aku percaya, jika kamu memang jodohku mau pergi kemana pun kamu, sejauh apapun kamu...satu satunya tempat di hatimu itu tetap aku " ucap Dirga tersenyum
Sheila tersenyum menatao Dirga " Ini buah pir di makan " Sheila menyuapi Dirga dengan muka yang memerah
" Kehangatan dan kebahagiaan ini tak akan terlupakan " gumam Sheila
SEDANGKAN ITU DI SISI LAIN
Mia berjalan melewati pagar kampus menunggu Andy yang akan datang menjemput
Tiba-tiba saja terpakir sebuah mobil tepat dibelakangnya, terlihat seorang laki-laki berkacamata berjas keluar dari pintu depan menghampiri Mia
" Nona Mia, presdir kami mencari anda "
.
.
.
BERSAMBUNG 🌻
__ADS_1
JANGAN LUPA VOTE,LIKE DAN FAV NOVEL AUTHOR🌻
JAGA KESEHATANYA YA💜