CINTA SMA

CINTA SMA
DETIK DETIK TERAKHIR (2)


__ADS_3

Pak Anton memegang tangan Sheila dan memberikannya kepada Dirga " Jaga anak saya, kami sebagai orang tua tidak pernah membuat dia menangis jadi saya tidak ingin kamu membuat anak saya menangis! " ucap pak Anton dengan tegas


Dirga sontak tersenyum " Pasti saya lakukan ayah mertua " ucap Dirga dengan penuh keyakinan


Ketika pak Anton hendak berjalan menuruni podium Sheila berlari pelan ke arah pak Anton dan memeluknya sambil menangis


Pak Anton berbalik menatap Sheila dan menghapus air matanya menggunakan sapu tangan yang berada di sakunya


" Dasar anak papa kok nangis sih "ucap pak Anton yang ikut menahan air mata


" Sheila sayang sama papa Sheila juga sayang sama mama " ucap sheila memeluk pak Anton dengan erat


Pak Anton mencium kening anak kesayangannya itu " papa juga sayang sama Sheila "


Sheila menatap pak Anton dengan tatapan sedih bagaikan anak yang hendak menangis tidak mau pergi ketika orang tuanya baru membawa mereka ke TK


" Pergilah " ucap pak Anton sambil menatap Dirga yang sudah menunggu di belakang mereka


Sheila melepaskan tangannya dari ayahnya tersenyum manis kepada ayahnya dan berjalan ke arah Dirga


" Ayo kita mulai " ucap Dirga yang langsung dijawab oleh anggukan kepala dari Sheila


" Kalau begitu mari kita mulai acaranya " Dirga memberikan kode kepada mc untuk memulai acaranya


Mc pun menganggukan kepalanya " PARA HADIRIN SEKALIAN, INI ADALAH HARI KEBAHAGIAAN KEDUA PASANGAN INI TIDAK PERLU BERBASA BASI LAGI MARI KITA MEMULAI ACARA HARI INI "


Ketika lagu dimulai mereka pun melakukan resepsi mereka satu persatu selangkah demi selangkah, hingga sampai di puncak resepsi ketika kedua mempelai dipersilahkan memberikan sebuah pesan bagi pasangan mereka


" Mempelai pria silahkan " ucap MC memberikan mic kepada Dirga


Dirga mengangukkan kepalanya " kata orang waktu Tuhan menciptakan kita, dia bilang gini


mereka akan menjadi karya ku yang paling sempurna dengan kesetaraan mereka tapi setelah semua manusia yang sudah aku temui, aku hanya bertemu dengan satu ciptaan Tuhan yang paling sempurna,


Ciptaan Tuhan yang sudah berdiri di depan ku ini dan aku ingin berterimakasih kepada Tuhan yang telah menciptakan nya, aku juga gak akan lupa berterimakasih dengan kedua orang tuanya karena telah melahirkan anaknya ke bumi ini " ucap Dirga tersenyum kemudian mencium tangan Sheila


Semua orang yang berada disana sontak berteriak ketika melihat Dirga mencium tangan Sheila


" Baik sekarang giliran mempelai wanita silahkan " ucap MC


Sheila mengambil mic dari tangan Dirga dan menarik nafas dengan pelan

__ADS_1


" Jadi..sebenarnya aku gak tau apa yang harus aku ucapkan " ucap Sheila tertawa kecil


" Hmmm...dulu saat aku pertama bertemu dengan Dirga sumpah demi Tuhan yang melintas di kepalaku itu adalah bertapa menyebalkannya dia , kakak kelas yang menabrak ku pergi dengan marah marah tanpa mengucapkan maaf


Lalu aku begitu terkejut ketika pertemuan kedua kami ternyata dia adalah orang yang jodohkan oleh kedua orang tuaku tentu saja aku kesal karena harus bertunangan dengan lelaki yang paling aku benci


Tapi dengan berjalannya waktu aku tau kamu adalah lelaki yang kuat, kamu bijaksana, kamu selalu ada setiap kali aku merasa kesusahan, dan walau kamu tidak sempurna seperti pangeran dongeng berkuda putih yang aku inginkan saat kecil tapi didunia ini tidak ada orang yang seperti kamu " ucap Sheila kemudian memeluk Dirga


" Makasih karena uda ada " ucap mereka berdua dengan bersamaan kemudian Dirga dan Sheila sontak saling bertatapan karena hal yang mereka ucapkan ternyata sama


kemudian mereka berdua sontak tertawa dengan bahagia


Acara digelar dengan begitu meriah satu per satu orang pergi dan datang menghadiri resepsi pernikahan mereka hingga waktu pun berakhir setelah itu mereka semua berkumpul duduk di ruang istirahat terkecuali Sheila yang sedang berganti baju


" Jadi ada apa " tanya pak Anton


" Sebenernya tadi Dinda mengirimkan video padaku " ucap Dirga mengeluarkan handphone nya dan memperlihatkan isi videonya


Terlihat disana Dinda sedang berjalan mundur sambil memperlihatkan mukanya ke kamera dan mengucapkan kata kata yang menunjukkan seolah olah ia hendak bunuh diri dan menyebarkan bahwa Dirga penyebab nya


" PEREMPUAN INI! " teriak pak Dito


" Mama ga heran si dari awal niatnya uda kelihatan " ucap bu Mita dengan santai


" Ini " ucap bu Elsa memberikan handphone Dirga kepada Sheila


Sheila memencet tombol play dan menonton isi video tersbeut " Lalu gimana? "


" Kemungkinan besar dia bakal membuat permainan kecil maka dari itu aku udah meminta kak Rio buat ngebantuin aku "


Tatapan mereka semua tertuju kepada Rio yang sibuk menatap layar handphone nya tersebut " Apa? " tanya Rio dengan wajah serius


" Anak papa memang bisa diandalkan " ucap pak Anton dengan tatapan terharu


" Biasa aja ini mah masalah kecil "


Sheila berjalan duduk di samping kakaknya


" Sayang deh sama kak Rio " ucap Sheila memeluk kakaknya tersebut


Kak Rio pun ikut memeluk Sheila dan tersenyum begitu manis sehingga memancarkan ketampanan yang beribu kali lipat " Kakak juga sayang sama Sheila "

__ADS_1


" Lalu uda ditangani belum " tanya pak Dito


" Uda om " jawab Rio


Bu Elsa memiringkan kepalanya menatap anak nya dengan serius " Lalu dari tadi kamu ngeliat layar handphone kenapa? ada urusan penting ya? kalau penting kamu boleh pulang dulu kok " ucap bu Elsa


" Aku mau pamit dulu ya ma ada urusan penting " Rio mematikan handphone nya membuka pintu saat ia hendak berjalan pergi sontak langkah kakinya terhenti


" Umm kalau nanti atau besok ada berita gitu abaikan aja nanti juga kelar " ucap Rio kemudian berjalan pergi menutup pintu


" Dasar anak itu " ucap pak Anton


" Kayaknya kakak uda jatuh cinta deh " ucap Sheila kemudian sontak semua mata menuju kepadanya


" Serius? " tanya pak Anton


Bu Elsa tersenyum " Mama kirain cuman mama yang pikirnya gitu "


" Ngak kok maa Sheila juga mikirnya kayak gitu ,soalnya jarang jarang kakak kayak gitu "


" Ya udah karna kita ga uda ada urusan apalagi gimana kalau kita semua sekarang pulang ke rumah masing-masing? " tanya pak Dito


" Ah iya uda malam , ternyata kita orang tua disini uda ngeganggu malam kalian ya " ucap bu Mita tertawa kecil membuat muka mereka berdua memerah


" Maaah " ucap dengan mukanya yang memerah


Bu Mita, ,bu Elsa dan kedua suami mereka sontak tertawa terbahak bahak


" Iya iya iya yaudah kalian ke hotel aja sekarang mobilnya uda kami siapkan dibawah jalannya jangan ngebut ya " ucap bu Mita yang dijawab dengan anggukan oleh mereka


Beberapa saat kemudian


Sheila dan Dirga berdiri didepan lift sambil menunggu lift terbuka tangan mereka berdua saling menempel satu sama lain


.


.


.


BERSAMBUNG 🌻

__ADS_1


JANGAN LUPA VOTE,LIKE DAN FAV NOVEL AUTHOR🌻


JAGA KESEHATANYA YA💜


__ADS_2