CINTA SMA

CINTA SMA
Kasmaran


__ADS_3

" Kalian serius banget sih ngobrol nya." Ucap Sinta yang sedang duduk di sofa.


" Kita mau touring ke rumah Terry." Kata Puput.


" Touring?" kata Sinta sedikit terkejut.


" Iya, mau jalan-jalan." Sela Wahyuningsih.


" Huft, aku gak bisa ikut deh!" keluh Sinta.


" Kan kemarin kamu uda jalan-jalan." Tutur Puput.


" Uda ah, ini es buahnya." Kata Wahyuningsih yang menaruh teko berisi sirop dan potongan buah stroberi.


" Sin, tadi CEO tengil itu habis di labrak sama Puput." Adu Wahyuningsih.


" Di labrak soal apa?" bingung Sinta.


" Soal kamu yang di bawa kabur sama dia kemarin." Kata Wahyuningsih menjelaskan.


" Pasti Terry yang bergosip ya?" tebak Sinta.


Puput pun mengangkat alisnya naik turun sambil tersenyum.


" Kalau Terry gak cerita ya aku gak tahu, emang udah lama aku pengen banget labrak si CEO tengil itu." Kata Puput seraya mengepalkan kedua tangannya.


" Sudah Put, aku juga sudah melupakan nya " kata Sinta.


" Tapi sikapnya uda keterlaluan." kesal Puput.


" Iya, aku akan lebih berhati-hati dan tidak akan membuka kesempatan untuk nya." tutur Sinta.


Lalu mereka bercanda dan bersenda gurau bersama. Menghabiskan waktu sehari bergosip dan menghabiskan oleh-oleh yang Dito belikan.


Tak terasa sudah sore, Puput dan Wahyuningsih pun pamit untuk pulang.

__ADS_1


" Sin, kita pulang dulu ya!" pamit Wahyuningsih sambil cipika-cipiki dengan Sinta.


" Kalian hati-hati ya, dan terima kasih sudah main kesini." ujar Sinta.


" Makasih juga oleh-oleh nya." Kata Puput yang sedang membawa dua bungkus makanan oleh-oleh dari Bandung.


" Iya, " jawab Sinta.


" Assalamu'alaikum." ucap Puput dan Wahyuningsih memberikan salam.


" Wa'alaikum salam." jawab Sinta.


Puput dan Wahyuningsih pergi meninggalkan rumah Sinta.


Terlihat Fadli yang sedang menyiram tanaman mamanya di depan rumah.


" Ehem..." suara Puput berdehem.


" Eh Put, Ning. " sapa Fadli dengan wajah yang berbinar-binar.


" Kamu pikir kita abis darimana?" ledek Puput.


" Mampir. " kata Fadli yang menghampiri Puout dan Wahyuningsih.


" Udah sore, Ning kamu mau mampir?" kata Puput yang menyenggol lengan Wahyuningsih.


" Eh Fad, uda sore Aku dan Puput pulang aja." kata Wahyuningsih malu-malu.


" Tapi kalau kamu mau mampir gak apa-apa kok. Aku pulang duluan." kata Puput.


" Oh iya Ning, besok minggu kamu ada acara gak?" tanya Fadli.


" Enggak Fad, rencana kita mau touring." sela Puput.


" Touring, kemana?" tanya Fadli.

__ADS_1


" Ke rumah Terry." kata Puput.


" Oh yang kemarin Sinta dan Dito main kerumahnya." ucap Fadli.


" Boleh, nanti aku wa kamu ya Ning." jawab Fadli dengan semangat.


" Cie, cie... semangat banget sih." ledek Puput.


" Udah ah, kamu ngeledek aja." kata Wahyuningsih tersipu malu.


" Fad, kita pulang dulu ya!" pamit Wahyuningsih.


" Iya, hati-hati ya!" kata Fadli, " Nanti aku wa ya soal touring.


" Iya, " jawab Wahyuningsih seraya tersenyum ke arah Fadli.


Lalu Puput dan Wahyuningsih berjalan meninggalkan Fadli.


Sepanjang jalan Puput terus meledek Wahyuningsih yang sedang kasmaran.


****


Pagi ini semua siswa kelas 11 sudah memasuki kelas. Semua siswa membuat laporan hasil kerja di tempat magang.


" Teh, sudah bikin laporan?" tanya Rendi yang menghampiri Sinta.


" Sudah, Ren." jawab Sinta.


" Biar saya bawakan, Teh Sinta kan kakinya belum pulih." kata Rendi yang meminta laporan Sinta.


" Terima kasih ya!" ucap Sinta sambil tersenyum.


-


-

__ADS_1


Silakan like👍


__ADS_2