
" Kalian serius banget sih ngobrol nya." Ucap Sinta yang sedang duduk di sofa.
" Kita mau touring ke rumah Terry." Kata Puput.
" Touring?" kata Sinta sedikit terkejut.
" Iya, mau jalan-jalan." Sela Wahyuningsih.
" Huft, aku gak bisa ikut deh!" keluh Sinta.
" Kan kemarin kamu uda jalan-jalan." Tutur Puput.
" Uda ah, ini es buahnya." Kata Wahyuningsih yang menaruh teko berisi sirop dan potongan buah stroberi.
" Sin, tadi CEO tengil itu habis di labrak sama Puput." Adu Wahyuningsih.
" Di labrak soal apa?" bingung Sinta.
" Soal kamu yang di bawa kabur sama dia kemarin." Kata Wahyuningsih menjelaskan.
" Pasti Terry yang bergosip ya?" tebak Sinta.
Puput pun mengangkat alisnya naik turun sambil tersenyum.
" Kalau Terry gak cerita ya aku gak tahu, emang udah lama aku pengen banget labrak si CEO tengil itu." Kata Puput seraya mengepalkan kedua tangannya.
" Sudah Put, aku juga sudah melupakan nya " kata Sinta.
" Tapi sikapnya uda keterlaluan." kesal Puput.
" Iya, aku akan lebih berhati-hati dan tidak akan membuka kesempatan untuk nya." tutur Sinta.
Lalu mereka bercanda dan bersenda gurau bersama. Menghabiskan waktu sehari bergosip dan menghabiskan oleh-oleh yang Dito belikan.
Tak terasa sudah sore, Puput dan Wahyuningsih pun pamit untuk pulang.
__ADS_1
" Sin, kita pulang dulu ya!" pamit Wahyuningsih sambil cipika-cipiki dengan Sinta.
" Kalian hati-hati ya, dan terima kasih sudah main kesini." ujar Sinta.
" Makasih juga oleh-oleh nya." Kata Puput yang sedang membawa dua bungkus makanan oleh-oleh dari Bandung.
" Iya, " jawab Sinta.
" Assalamu'alaikum." ucap Puput dan Wahyuningsih memberikan salam.
" Wa'alaikum salam." jawab Sinta.
Puput dan Wahyuningsih pergi meninggalkan rumah Sinta.
Terlihat Fadli yang sedang menyiram tanaman mamanya di depan rumah.
" Ehem..." suara Puput berdehem.
" Eh Put, Ning. " sapa Fadli dengan wajah yang berbinar-binar.
" Kamu pikir kita abis darimana?" ledek Puput.
" Mampir. " kata Fadli yang menghampiri Puout dan Wahyuningsih.
" Udah sore, Ning kamu mau mampir?" kata Puput yang menyenggol lengan Wahyuningsih.
" Eh Fad, uda sore Aku dan Puput pulang aja." kata Wahyuningsih malu-malu.
" Tapi kalau kamu mau mampir gak apa-apa kok. Aku pulang duluan." kata Puput.
" Oh iya Ning, besok minggu kamu ada acara gak?" tanya Fadli.
" Enggak Fad, rencana kita mau touring." sela Puput.
" Touring, kemana?" tanya Fadli.
__ADS_1
" Ke rumah Terry." kata Puput.
" Oh yang kemarin Sinta dan Dito main kerumahnya." ucap Fadli.
" Boleh, nanti aku wa kamu ya Ning." jawab Fadli dengan semangat.
" Cie, cie... semangat banget sih." ledek Puput.
" Udah ah, kamu ngeledek aja." kata Wahyuningsih tersipu malu.
" Fad, kita pulang dulu ya!" pamit Wahyuningsih.
" Iya, hati-hati ya!" kata Fadli, " Nanti aku wa ya soal touring.
" Iya, " jawab Wahyuningsih seraya tersenyum ke arah Fadli.
Lalu Puput dan Wahyuningsih berjalan meninggalkan Fadli.
Sepanjang jalan Puput terus meledek Wahyuningsih yang sedang kasmaran.
****
Pagi ini semua siswa kelas 11 sudah memasuki kelas. Semua siswa membuat laporan hasil kerja di tempat magang.
" Teh, sudah bikin laporan?" tanya Rendi yang menghampiri Sinta.
" Sudah, Ren." jawab Sinta.
" Biar saya bawakan, Teh Sinta kan kakinya belum pulih." kata Rendi yang meminta laporan Sinta.
" Terima kasih ya!" ucap Sinta sambil tersenyum.
-
-
__ADS_1
Silakan like👍