
"Dona,"ucap sendi ketika melihat adik kelasnya itu berjalan menuju kafenya itu.
"hai sendi,mei,"ucap Dona yang sudah ada di dalam kafe.
mei mengernyitkan keningnya bingung karena ia tak mengenal wanita yang sekarang ada di depannya ini.
'tapii....kenapa wanita kenal dengan diriku?,bahkan dia tau namaku dan sendi?,'batin mei.
"hehehehe perkenalkan aku Dona kelas 10 dan satu sekolah denganmu,"ucap Dona tersenyum ramah ke arah mei.dan mei pun membalas Dona dengan tersenyum juga.
"dan aku kemari ingin memesan ikan bakar sama es jeruk,tapi di bungkus karena aku akan membawanya pulang ke rumah,"ucap Dona lalu mei pun mempersilahkan Dona untuk duduk karena Dona adalah pembeli pertamanya.
"baiklah aku akan membuatkan pesananmu itu,"ucap sendi lalu berlalu di hadapan Dona dan mei.saat mei akan menyusul sendi ke dapur,Dona menahan lengan mei agar tetap di sini bersamanya karena ada hal penting yang ingin ia katakan.mei pun menurutinya dan duduk berhadapan dengan Dona.
"hal penting apa yang ingin kau katakan Dona?,"tanya mei antusias dan tak lepas dengan senyumnya.
"aku tau kau adalah seorang malaikat,"ucap Dona singkat.
"ha?,kau? bagaimana bisa kau tau?......,"ucap mei sontak kaget saat Dona bisa mengetahui identitas nya sebagai malaikat.
"aku Dona,aku adalah mantan malaikat.dan sekarang aku menjadi siswa di sekolah yang sama denganmu,"ucap Dona tersenyum.
"oh...,"ucap mei membulatkan bibirnya.tapi dalam hatinya ia masih belum percaya.
"kau pasti pernah dengar kan ada seorang malaikat wanita yang menginginkan menjadi manusia,lalu dia memberikan buku hitamnya kepadamu?,"ucap Dona hingga membuat mei sontak kaget.
"jadi kau yang memberikan buku hitammu itu padaku melalui perantara Tara?" tanya mei masih tidak percaya.
"he em,"ucap Dona mengangguk-nganggukkan kepalanya.
"aku kemari ingin menjaga cinta pertamaku,"lanjut Dona sumringah.
"dan kau juga harus jaga cintamu di sini dengan baik.aku pun menginginkan kau tidak ceroboh,agar indentitas mu sebagai malaikat tidak di ketahui manusia,"ucap Dona.
"kenapa?,"tanya mei tak mengerti.
"jika identitasmu di ketahui manusia,kau akan menghilang selamanya.karena sekarang ini kau itu bukanlah manusia ataupun malaikat.itu di sebabkan karena kau sudah bersumpah di atas buku hitam untuk menjadi malaikat,tapi kau malah mengingkari sumpahmu itu sendiri,"ucap Dona menatap kedua mata hitam mei yang sedang menatapnya sayu.
"yah aku tau itu,itu sudah konsekuensi ku karena aku mengingkari sumpahku sendiri,"ucap mei menunduk.
__ADS_1
"aku tau kau melakukan itu karena kau memiliki alasan yang kuat,"ucap Dona tersenyum.
"iya Dona,"ucap mei membalas senyum manis wanita itu.
"apa yang kalian bicarakan?,"tanya sendi yang datang dengan membawa bungkus makanan pesanan Dona tadi.
"tidak ada,aku hanya ingin lebih dekat dengan mei,"ucap Dona santai.
"terima kasih dan ini uangnya,aku pergi dulu ya karena ada urusan,"ucap Dona pamit kepada mei dan sendi.
"terima kasih sudah mampir,"ucap sendi ke dona. dan Dona hanya tersenyum ke arah sendi dan mei.
"kau baru mengenalnya,tapi ku lihat kalian sudah begitu akrab,"ucap sendi.
mei hanya tersenyum dan tak menyauti sendi.
*****
di tempat lain Danu sedang asyik memakan bakso di warung langganannya pinggir jalan.
saat Danu memakan lahap bakso berukuran jumbo yang sudah di ia potong-potong kecil itu,ia melihat anak kecil berjalan menuju ke arahnya.
"kak,apa aku boleh meminta minumanmu itu?, sekarang ini aku benar-benar haus,"ucap adik kecil itu seraya menundukkan kepalanya.
beberapa menit kemudian ibu itu menyodorkan 1 mangkuk bakso plus es jeruk ke hadapan anak kecil tadi dan Danu menyuruh adik kecil itu untuk makan.
"maafkan aku kak,tapi aku hanya meminta minum saja,tidak meminta makan,"ucap adik kecil itu masih menundukkan kepalanya takut.
"aishh sudahlah adik cantik, kau pasti juga merasa lapar.ayo makanlah,"ucap Danu tersenyum dan sedikit memaksa adik kecil itu untuk makan.
"iya kak terima kasih,"ucap adik kecil itu tersenyum lalu memakan makanannya dan Danu pun melanjutkan makannya lagi bersama adik kecil itu.
"rumahmu di mana dek? kakak antar ya,"tanya Danu ke pada gadis kecil itu saat mereka sudah menghabiskan makanannya.
"tidak usah kak terima kasih,tapi aku bisa pulang sendiri,"ucap adik kecil itu.
"namamu siapa?,"tanya danu.
"Sesa,"jawab dia dengan tersenyum manis.
__ADS_1
"kenapa kau bisa bersama adikku?,"tanya Sasa yang tiba-tiba berada di hadapan mereka berdua.
"Sesa,ayo kita pulang,"ucap Sasa menarik lengan Sesa.
"dia adikmu?,"tanya Danu masih tidak percaya.
"he em,"ucap Sasa ketus dan masih menarik lengan Sesa.
"Sesa,lain kau jangan meminta-minta seperti ini lagi.kakak sudah berapa kali harus bilang ini kepadamu,"ucap Sasa marah.
"kak,tapi aku benar-benar lapar dan haus,sedangkan di rumah tidak ada makanan apapun,"ucap Sesa menunduk.
"Sasa,tidak apa-apa.adikmu tadi tidak meminta,tapi aku yang membelikan makanan pada adikmu,"ucap Danu membela Sesa agar Sasa tidak memarahi nya.
"aku tau adikku,jadi kau tak perlu membeli kan makanan apapun untuk adikku,"ucap Sasa ketus lalu mengajak adiknya pergi meninggalkan Danu sendirian di sana.
-
-
-
-
Hay readers oh iya jangan lupa ya sayank,beri novel ini dukungan dengan cara beri like,coment,poin and koin karena akan semakin membantu nona untuk semangat update nya.
kalau perlu kalian bisa boom like atau boom poin untuk karya novelku ini biar nona tambah semangat lagi uyyy wkwkwkwkkwwk.....
nona terlalu ngarep sekale wwkkwkwkwkwk...
dan gak lupa aku ingetin ya sayank, dengan adanya wabah ini,nona sangat-sangat menganjurkan untuk tidak keluar rumah karena lingkungan luar sedang tidak mendukung.kalian boleh keluar rumah kalo ada keperluan yang penting aja.
memang banyak yang tidak menyetujui akan hal ini,karena kita juga butuh makan.
tidak semua pekerjaan bisa di lakukan di rumah karena masih banyak pekerjaan yang di haruskan bekerja di luar rumah, termasuk saya :(. .... apalah daya nona juga butuh makan jadi di haruskan untuk bekerja meskipun itu juga di luar rumah.
yahh,semoga bumi ini cepat membaik sayank....
luph luph luph luph luph luph luph luph luph luph luph luph luph luph luph luph luph luph luph luph luph luph luph luph luph luph luph luph luph luph luph luph luph luph luph luph
__ADS_1
love
..maulani safitri..