
Dirga menggandeng tangan Sheila " Udah ayo jalan, ngeladenin Chris gak bagus buat otak "
" Heee jangan gitu dong gitu gitu juga dia yang ngebantuin kamu dari awal sampe akhir loh " ucap Sheila
Chirs yang mendengarnya menjadi sanggat bahagia " Ternyata kamu baik Sheila! aku kasihan sama kamu yang bisa tahan sama sifat Dirga "
" Ah uda biasa kok " ucap Sheila bangga
" Nah...lalu kenapa kapal kita cuman bisa ada 10 penumpang? " tanya Chika
" Ah itu karena....tadi sebelum berangkat kakakku nelpon " ucap Sheila
Mereka berdua menunjukkan ekpresi penasaran yang begitu tinggi " Lalu? lalu? "
Kemudian Sheila menatap Dirga yang sedang bersikap seolah olah tidak tau apa apa, merasa ditatap oleh Sheila dengan tajam Dirga pun membuka mulut " Lalu kakaknya langsung bilang jenis kapal yang kita naiki dengan nomor kapalnya "
" Kok bisa?! kakakmu cenayang ya! " teriak Chirs
" Ngak lah, kamu kira Saiki kusuo?itu gara gara Dirga sewa villa di tempat sama kakakku! " oceh Sheila
*Saiki Kusuo \= salah satu film anime Jepang bergenre komedi, supernatural yang disukai author :)
Mereka berdua pun sontak langsung menatap Dirga " Tak jantan " ucap Chirs dengan raut muka yang datar
" Kenapa sih!? " protes Dirga
Melihat Dirga yang menunjukkan ekpresi kesal Sheila langsung menarik Dirga dan mengajaknya menikmati pemandangan
Mereka pun berdiri di bagian haluan kapal pesiar " Lumayan besar juga ya kapalnya "
" Iya " jawab Dirga
Sheila menatap ke kanan dan ke kiri " Hei hei " bisik Sheila di telinga Dirga
" Kenapa? "
" Bikin pose kayak di Titanic yuk! " ajak Sheila
Dirga menatap Sheila sejenak
" Gak mau ya? kalau gak mau ya udah " ucap Sheila dengan muka memerah
Dirga memegang pergelangan tangan Sheila dan mengangkatnya sampai ke bahu kemudian melebarkan kedua tangan Sheila,
setelah itu Dirga langsung memegang pinggangnya Sheila sehingga membuat pose yang mirip di film Titanic
" Siapa yang bilang gak mau? " bisik Dirga di telinga Sheila
" Itu tadi kamu diam aja "
" Aku cuman lagi mengingat posenya gimana" ucap Dirga
Cekrik! suara kamera yang berbunyi membuat mereka berdua sontak menoleh ke arah suara
" Ahahahaha sorry yaa, lanjutin lanjutin " ucap Grace menyembunyikan kameranya kemudian lari dari mereka
" Hei! " teriak Sheila
__ADS_1
Dirga menyentuh muka Sheila " Mukamu merah " ucap Dirga
Sheila mendaratkan kepalanya di badan Dirga menutupi mukanya yang memerah " Jangan lihat! " oceh Sheila
" Kenapa? manis kok " ejek Dirga membuatnya mendapatkan sebuah cubitan
" Aduh aduh! jangan cubit dong! " teriak Dirga meringis kesakitan
Sesampainya di pulau mereka menurunkan mobilnya dan memberitahu jadwal kepulangan mereka kepada nahkoda yang membawa mereka
Kemudian mereka semua melaju menggunakan mobil untuk pergi ke tempat tujuan mereka tidak lain villa yang telah mereka sewa yang berlokasi di tengah tengah pulau
Sesampainya di villa
Sheila turun dan menutup pintu mobil
" Wuaaa udah lama banget gak ke sini " ucap Sheila
" Emang kamu pernah ke sini? " tanya Mia
Sheila menatap Mia dan tersenyum " Ngak sih hehehe "
Duk! Satu pukulan jatuh di kepala Sheila
" kamu ini ya! jangan ngadi ngadi kau " ucap Mia mengacak-acak rambut Sheila
" Akh iya iya! " teriak Sheila
" Hei kalian gak mau masuk? " tanya Andy yang sudah berdiri di depan pintu villa bersama teman temannya
" Otw " Teriak Mia
Tanpa disadari malam pun tiba kelompok lelaki duduk di kursi menunggu para perempuan mengambil makanan
" Gimana si lu Ga? " tanya Chirs
Dirga menatap Chirs dengan heran" Kenapa? " tanya Dirga
" Masa kamu nanya kakaknya Sheila kalau kalian mau ke pulau rahasiain dong! " protes Chirs
" Parah lu bro! " teriak Kevin
Dirga memuang alkohol dengan etanol berkadar 16% dan langsung meminumnya dengan satu kali teguk
*Kadar alkohol dengan kadar etanol 5-20% adalah minuman yang termasuk di golongan aneka jenis anggur atau wine. Alkohol pada kadar ini sudah cukup tinggi dan dapat membuat mabuk terutama bila diminum dalam jumlah banyak dan bagi yang tidak terbiasa.
" Kamu tau? kakaknya overprotective banget! kalau aku gak kasih tau pas kita pulang dari pulau aku langsung dikubur hidup hidup!, tiap hari dia pasti bakal nelpon dan nanya kami dimana
Bahkan kemarin aku baru tau kalau di kalung poppy ada kamera pengintai yang langsung terhubung ke komputer nya! " oceh Dirga panjang lebar dengan kecepatan bagaikan orang sedang ngerap
" Itu kan karna kalian belum nikah kalau uda nikah pasti gak bakal di gituin percaya deh! " ucap Andy
" Menurut ku itu si karena dia belum bisa menerima kalau adik kecilnya uda tunangan, kan wajar tuh kalau kakaknya overprotective " sela Dito
" Tapi bukannya itu uda kayak Sister-Complex gak si? " tanya Chirs membuat mereka semua terdiam
" Makanan datang!! " teriak Cesil berlari ke arah mereka membawa sebuah cooler box es batu disusul oleh Chika dan Grace
__ADS_1
" Jangan lari lari nanti jatuh! " ucap Dito membantu Cesil membawa cooler box es batu yang dia bawa
" Sheila dimana? " tanya Dirga
" Yaelah orang belum duduk uda di tanyain, didapur lagi nyuci piring sama talenan "
" Kenapa sekarang nyucinya? "
Chika duduk dan masuk ke dalam obrolan mereka " Katanya biar nanti nyucinya gak banyak sekarang dia mau nyuci piring kotor yang dimeja dulu "
Tak perlu waktu lama Dirga berdiri dari duduknya menghampiri Sheila
Di dapur Sheila sedang membilas piring sambil bernyanyi " nanana nana hujan turun, turun hujan kata papaku hujan turun aku makin cantik~ " Sheila bernyanyi dengan nada yang tidak jelas
Tiba tiba saja sepasang tangan memelingkari pinggul Sheila yap pelaku tersebut tidak lain adalah Dirga
Dirga memeluk Sheila dari belakang membuatnya terkejut
" Kalau turun hujan kamu makin cantik berati aku harus bawain hujan buat kamu biar kamu makin cantik? " gumam Dirga
" Dirga! jangan gitu dong bikin kaget aja! " oceh Sheila
Dirga menyandarkan dagunya di bahu Sheila " kenapa? "
" Nanti kalau ada orang gimana "
Dirga tersenyum " Kita kan uda tunangan kenapa gak boleh? "
" Iya aku tau tapi jangan di luar begini "
Dirga membuat ekspresi cemburut " Masa gak boleh " ucap Dirga kemudian memutar tubuh Sheila yang tadinya membelakangi nya sekarang berhadapan
Dirga menatap Sheila dengan tatapan yang begitu dalam " Gimana kalau kita melakukan sesuatu sebagai sepasang tunangan "
" K...kamu "
Dirga mendekatkan mukanya ke arah Sheila
" Dirga jangan disini! " oceh Sheila mendorong Dirga yang sama sekali tidak bergerak
Dirga memegang dagu Sheila " Boleh kan? "
" Jangan disini juga " oceh Sheila
Dirga berpikir sejenak kemudian menatap sekeliling Dirga kemudian mengangkat Sheila dan mendudukannya di meja " Gimana kalau disini aja? "
" Dirga..."
.
.
.
BERSAMBUNG 🌻
JANGAN LUPA VOTE,LIKE DAN FAV NOVEL AUTHOR🌻
__ADS_1
JAGA KESEHATANYA YA💜