
Dirga mencium Sheila menyelipkan lidahnya di antara bibir Sheila, tentu saja Sheila membuka mulutnya mempersilahkan Dirga mengabsen isi mulutnya itu Dirga dan Sheila
kini lidah mereka saling membelit dengan begitu agresif kepala mereka bergerak ke kiri dan kekanan saling menghisap bibir
Lidah yang tadinya berada di mulut kini turun kebawah Dirga mulai menjilat leher Sheila
" Ahh! " desah Sheila merasa terangsang ketika Dirga menjilat lehernya
Dengan begitu agresif Dirga mengigit leher Sheila ditempat yang sama berulang kali hingga meninggalkan bitemark dilehernya
Setelah itu Dirga menyeringai menatap Sheila
" Sudah aku tandai " ucap Dirga menyeringai merasa puas
Dirga menarik sabuk yang mengikat pinggang Sheila tadinya mencium leher Sheila dengan perlahan turun ke bawah
Dengan begitu profesional Dirga mencium bagian payuda** Sheila sambil melepaskan bra yang terikat disana "Hnggg " ringiss Sheila
Tangan besar Dirga mengelus paha sheila dengan begitu perlahan naik keatas dan menyusup masuk ke bagain dalam Sheila Sheila menerobos masuk ke dalam bagian sensitif Sheila hingga membuat Sheila menggerang
Dirga kini kembali menerobos masuk ke dalam mulut Sheila lidah keduanya kembali beradu dengan tangannya yang meraba raba bagian sensitif Sheila
ketika Dirga melepaskan tautan bibir mereka, Dirga dapat menatap muka Sheila yang sudah memerah dengan benang salivaa terjalin dikedua bibir merah mereka
Dirga menatap Sheila dengan tatapan yang begitu menggoda dan hangat
" Sheila aku mencintaimu " ucap Dirga dengan suara seraknya
SKIP
Matahari mulai terpancar menembus kaca kamar hotel Dirga yang baru saja selesai menyelesaikan kegiatan paginya tidak lain adalah mandi menatap Sheila yang berbaring telungkup menatap Dirga dengan tatapan yang tajam
Dirga tersenyum seolah olah tidak ada apa yang terjadi Dirga berjalan duduk disamping Sheila dan mengecup pucuk kepalanya
" Pagi istriku " ucap Dirga
Sheila menyicutkan bibirnya " Istri istri palamu! punggung ku sakit gara gara kamu tau gak!!! " oceh Sheila
" Oh iyakah? padahal hari ini aku berencana membuat mu tidak bisa berjalan besoknya " ucap Dirga dengan usil
" Ga ada lain kali! aku gak mau lagi!!! " teriak Sheila kesal
Muka Dirga sontak saja terkejut " Kamu serius baby? "
" IYA AKU SERIUS! "
" Bagaimana jika aku menolak? " tanya Dirga
" RUU KUHP! Pasal 480 ayat 1 Setiap orang yang dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa seseorang bersetubuh dengannya dipidana karena melakukan perkosaan, dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun! "
Dirga sontak terdiam dan menurunkan kakinya dan berlutut menundukkan kepalanya
" Maafkan aku, aku berjanji gak bakal mengulangi nya lagi " ucap Dirga seolah-olah mengeluarkan telinga anjing yang turun kebawah
" Gak "
__ADS_1
" Nyonyaa Alvaro " ucap Dirga
" Gak " Sheila mengelengkan kepalanya
" Beneran gak mau dimaafin? " tanya Dirga mengedip kedipkan matanya
" Gak "
Dirga lagi lagi mengedipkan matanya
" Ughhh " Sheila menatap Dirga
Dirga mengedipkan matanya "Sayangg? "
Sheila mengambil posisi setengahduduk dan membaringkan kepalanya di sring box
( Sring box : Sring box atau yang lebih dikenal dengan dipan kasur adalah bagian kerangka yang berfungsi untuk menopang kasur. Umumnya, dipan kasur dibuat dari kayu atau besi. )
Sheila menghembuskan nafasnya dengan melebarkan kedua tangannya " Sini " ucap Sheila
" Huh? "
Sheila menepuk kasurnya beberapa kali " Ga mau ke sini? kalau gak mau ya udahh" ucap Sheila
Dirga sontak langsung berdiri dan melompat ke arah Sheila dan memeluknya
" Awww poor baby " ucap Sheila mengelus elus kepala Sheila
Setelah beberapa saat ber romantisan seperti pasturi baru lainnya " Aku mau mandi dulu " ucap Sheila menyingkirkan kepala Dirga
Ketika Sheila hendak berdiri prackkk
Punggung nya masih saja merasa sanggat nyeri akibat pergelutan mereka tadi malam yang berjalan hingga dini hari
" Awuchhh " teriak Sheila merasa kesakitan
" Sakit? bagian mana yang sakit? "
" Punggung " ucap Sheila sembari menahan sakit punggung nya
" Aaa aku minta maaf, sakit banget ya? maafin aku ya seharusnya semalam aku gak kebablasan " ucap Dirga tak kuat menahan air matanya melihat perempuan yang kini menjadi istrinya merasakan sakit
Author be like : gini aja uda nangis apalagi kalau nanti Sheila melahirkan bisa bisa gantung diri kali ( ͡°Ĺ̯ ͡° )
Dirga pun sontak langsung mengangkat Sheila layaknya menggendong tuan putri dan menggendong nya masuk kedalam kamar mandi
" Aku bisa sendiri " ucap Sheila ketika sudah dibawa masuk ke dalam kamar mandi
" Beneran kamu gak mau aku temenin? " tanya Dirga dengan matanya yang begitu berkaca kaca memancarkan aura keimutan
" Iya "
" Beneran? "
" Iya "
__ADS_1
" Beneran? " tanya dirga dengan mata berkaca kaca sok imut
" KELUAR! " teriak Sheila
SKIP
Sheila dan Dirga bersiap siap hendak pergi menuju bandara internasional menggunakan taksi ketika berada di taksi Sheila membuka handphone nya, dan ternyata oh ternyata banyak artikel yang beredar tentang kebangkrutan perusahaan YoHey hanya dalam semalam saja
Sudah mengira siapa pelaku yang melakukannya Sheila merasa tidak begitu terkejut dengan hal itu
" Aku tau dalangnya kak Rio tapi aku gak tau kalau kak Rio sampe bikin mereka gulung tikar " ucap Sheila sambil membaca artikel tersebut
" Kakakmu luar biasa " ucap Dirga bersandar manja di samping Sheila
Mata Sheila pun terfokus dengan satu titik dengan artikel yang menuliskan " Busuk! ternyata satu satunya di perusahaan YoHey, mencoba mengambil keuntungan hendak menghancurkan hubungan Dirga dan Sheila! berikut videonya! "
Dengan cepat Sheila membuka isi video tersebut siapa yang menyangka! isi video tersebut memperlihatkan Dinda yang membawa Dirga masuk ke kamar mereka dengan keadaan Dirga yang sudah tepar
Melepaskan semua baju Dirga meningalkan dalaman nya dan melepaskan miliknya juga membuat kejadian seolah-olah mereka sudah tidur bersama
" Ini...kok bisa! " ucap Sheila syok melihat isinya
Dirga yang tidak kalah syok dengan Sheila Dirga dengan segera menelpon kakak mereka yaitu Rio
" Kak sebenarnya ini kenapa bisa ada??!!! " tanya Sheila panik
" Kakak gak takut nanti ada berita buruk image suami dan perusahaan nya jatuh!? "
" Satu persatu dong " ucap Rio di balik telepon
" Kalian lupa kalau kalian menaruh kalung kamera di poppy? karna aku sudah melihatnya beberapa hari setelah Dirga dioperasi aku menyimpan video ini siapa tau suatu hari akan berguna dan tentu aja berjalan dengan lancar kan? tidak sia dia aku melihat sesuatu yang menjijikan seperti itu "
" Terus image Dirga gimana?! " tanya sheila
" Tenang soal itu tidak akan kerugian yang Dirga tanggung, kalian begitu berisk menganggu waktuku akan aku matikan telepon nya " ucap Rio kemudian yang benar saja ia langsung mematikan telepon secara sepihak
" KAK RIO ****! " teriak Sheila
Ketika sudah berada di bandara internasional dengan pinggang dan punggung yang sakit tidak! SAKIT DISEMUA BAGIAN!
Sheila berjalan dengan tumpuan tangannya yang dipegang oleh Dirga membawanya berjalan dengan pelan
Sontak mereka merasakan banyak mata yang melihat mereka, dan yang benar saja banyak sekali reporter yang melihat mereka seolah-olah melihat binatang buas
.
.
.
BERSAMBUNG 🌻
JANGAN LUPA VOTE,LIKE DAN FAV NOVEL AUTHOR🌻
JAGA KESEHATANYA YA💜
__ADS_1