
Bel istirahat pun berbunyi, seluruh siswa menghentikan aktivitas belajar.
Ada siswa yang hanya di kelas, mendatangi perpustakaan, bermain di taman dan berolahraga di lapangan. Dan mayoritas siswa mengunjungi kantin, tempat favorit melepaskan penat dan tentunya untuk mengisi perut.
" Sin, kamu gak ke kantin?" Tanya Selvi.
" Enggak, Sel. " jawab Sinta.
Lalu Selvi duduk di sebelah Sinta, dia ingin bertanya soal Rendi.
" Sin, aku mau tanya soal Rendi." Kata Selvi."
" Soal Rendi?" tanya Sinta bingung.
" Seperti nya dia perhatian sekali sama kamu." Ucap Selvi.
" Dia hanya teman aja kok, Sel." tutur Sinta.
" Apa Wahyuningsih masih suka sama Rendi?" Tanya Selvi.
" Ning, sudah punya pacar." Kata Sinta sambil tersenyum.
" Oh, kalau Rendi?" Tanya Selvi penasaran.
" Rendi, seperti nya belum." Jawab Sinta.
" Kamu masih suka sama dia?" tanya Sinta sambil menatap wajah Selvi.
Selvi pun tersipu malu saat di tanya oleh Sinta, " Ih Sinta, aku jadi malu tau!"
" Kamu coba aja deketin dia." ucap Sinta.
" Makasih ya, Sin." Kata Selvi, " Apa kamu sama Dito masih berhubungan?" tanya Selvi.
" Masih kok." Jawab Sinta.
Lalu Selvi pun pamit kepada Sinta untuk pergi ke kantin.
__ADS_1
" Sin, aku ke kantin dulu ya!" Kata Selvi, " Kamu mau nitip apa?"
" Enggak, aku masih kenyang." Jawab Sinta.
" Oh ya udah, aku pergi dulu ya!"
" Iya, semangat ya Sel!" kata Sinta sambil mengepalkan tangannya memberi semangat.
" Makasih, " kata Selvi sambil tersenyum.
KANTIN
Saat Puput sedang duduk bersama Wahyuningsih, lalu muncul Mira.
Puput pun memanggil Mira yang sedang melintas, " Mira."
Lalu Mira pun menoleh ke arah Puput dan menghampiri nya.
" Ada apa manggil-manggil aku." Jawab Mira dengan congkak.
" Aku cuma mau peringati kamu agar sepupu kamu jangan pernah gangguin Sinta lagi."ancam Puput.
" Ish, lempar batu sembunyi tangan." Kata Puput emosi.
" Sudahlah Put, lagian kita kan uda gak di kantor itu lagi." kata Wahyuningsih menenangkan.
" Nanti aku minta Fadli untuk menjemput Sinta, agar tidak di hadang lagi oleh CEO itu." usul Wahyuningsih.
" Aku gregetan aja ngeliat tingkah Mira." Kesal Puput.
" Put, " panggil Malik yang sudah berada di sebelah Puput.
" Ada apa sih, kok mukanya sewot gitu." tanya Malik.
" Biasa urusan si Mira. " jawab Wahyuningsih.
" Lik, kamu gak kecantol kasir di supermarket?" ledek Wahyuningsih.
__ADS_1
" Hah!"
" Ya gak mungkin lah, kan pacarku yang di sebelah lebih cantik." kata Malik menggombal seraya melirik ke arah Puput.
" Ih, apaan sih!" Puput menyenggol lengan Malik.
" Si Dito tuh nugasin Fadli, kayaknya bakal ada yang lembur. Ckckck." kata Malik sambil tertawa kecil.
" Lik, besok minggu kita mau touring ke rumah Terry." kata Wahyuningsih, " Kamu boncengin Puput ya!"
" Boleh, " jawab Malik.
" Tet, tet, tet..."
Bel masuk berbunyi, seluruh siswa masuk ke kelas masing-masing.
Hari pertama para siswa kelas 11 masih harus sibuk membuat laporan tentang magang.
Jadi belum aktif dalam pelajaran, semua sibuk menulis laporan karena akhir semester akan di lakukan presentasi.
Puput dan Wahyuningsih menghampiri Sinta, karena kaki Sinta masih sakit dan belum bisa kemana-mana.
" Sin, " Panggil Puput.
" Iya, " jawab Sinta.
Mereka berkumpul di kelas Sinta, membicarakan laporan hasil kerja di kantor.
" Rendi mana?" Tanya Wahyuningsih.
" Dia lagi foto kopi." jawab Sinta.
" Oh ya udah, kita bahas aja dulu. Kalau Rendi datang kita minta masukan dari dia." jelas Puput.
" Oke, " jawab Sinta.
-
__ADS_1
-
Dukung terus karya author dengan cara like, vote dan berikan komentar mu.