
Bis yang ditumpangi Vanessa Akhirnya sampai di depan kantor tempat suaminya bekerja, Vanessa segera turun dari bus kemudian berjalan menuju kantor milik Bara suaminya.
ketika Vanessa masuk ke dalam kantor tidak seorang pun mengenali dirinya Karena diantara mereka tidak ada yang tahu jika Vanessa adalah istri Bara, Vanessa sendiri tidak ingin Bara mempublikasikan dirinya di dalam kantor nya hanya di tempat Vanessa bekerja yaitu di Butik Bara boleh mengatakan jika dirinya adalah Suami dari Vanessa.
melihat Vanessa masuk ke dalam gedung kantor dua orang satpam segera Menghadang langkahnya.
Dua orang satpam itu tidak tahu jika Vanessa adalah istri Bara untuk itu mereka memperlakukan Vanessa sama halnya dengan wanita lain atau tamu-tamu yang lain pada umumnya, Di mana mereka harus mendapatkan pemeriksaan terlebih dahulu.
"Maaf Nona, Nona mau kemana dan ingin bertemu dengan siapa, Apakah Nona juga sudah membuat janj'i? "
"Saya ingin bertemu dengan Pak Burhan orang kepercayaan dari Pimpinan perusahaan ini, saya dengan kepercayaan dari Bos Di sini adalah Pak Burhan apa itu benar? "
"Oh, benar orang kepercayaan dari Bos Bara memang Pak Burhan, ada apa ya, kenapa mencari beliau dan apakah Nona sudah membuat Janji? "
"Belum, saya belum membuat janj'i tapi saya ingin bertemu dengan nya karena ada sesuatu hal yang penting yang ingin saya bicarakan padanya, "
"Maaf, Nona. jika Nona belum membuat janji tidak bisa Nona harus membuat Janji terlebih dahulu. "
"Tapi Pak, saya cuma sebentar saja kok, "
"Tidak bisa Nona karena Pak Burhan itu orangnya super sibuk terlebih hari ini dia punya banyak pekerjaan Pak Burhan itu, _____
" Ehemm..!
Sebelum satpam itu menyelesaikan ucapan nya terdengar suara Dehem dari orang yang ada di belakang mereka dan ketika satpam itu menoleh, Alangkah terkejutnya dia ketika mengetahui siapa yang ada dibelakang mereka. "
"Pak Burhan. "
"Ada apa ini, Nona ini mau bertemu dengan siapa?
" Dia, _____
"Saya ingin bertemu dengan Pak Burhan tapi saya belum membuat janji padanya dan Pak Satpam ini Bilang jika Pak Burhan sangat sibuk dan, _____
" Mari ikut saya, kita bicara di dalam, "
Sebelum Vanessa melanjutkan ucapan nya Pak Burhan sudah lebih dulu mengajak nya untuk masuk, dengan Ragu-ragu Vanessa akhirnya mengikuti langkah kaki dari laki-laki yang ada di depan nya.
"Duduklah Nona, sekarang katakan pada saya apa yang ingin Nona bicarakan, "
__ADS_1
"Saya hanya ingin bicara dengan Pak Burhan, "
Laki-laki itu menyunggingkan sebuah senyuman.
"Iya, saya ini yang Namanya Pak Burhan Nona, "
Pengakuan dari laki-laki yang ada di depannya sontak saja membuat Vanessa sedikit terkejut pasalnya ternyata yang ada di depannya adalah Pak Burhan,tiba-tiba bibir Vanessa terasa keluh dan ragu antara ingin bertanya dan tidak.
"Apa ada yang bisa saya bantu Nona, "
"Saya istri dari Bara Wijaya, saya ingin mengetahui apakah Suami saya pernah lembur dan menginap di kantor? "
"Oh, Nyonya Bara Wijaya maaf, saya tidak tau jika ini Nyonya, "
"Tidak apa-apa tolong katakan pada saya Apakah suami saya pernah lembur dan bermalam di kantor, "
"Boss, Bara. seperti nya tidak pernah beliau selalu pulang lebih awal jika terlambat paling pukul enam sore baru keluar dari kantor beliau tidak pernah lembur. "
"Jadi Mas Bara tidak pernah lembur dan menginap di kantor benar begitu ksn? "
"Iya Nyonya, "
"Baiklah, trimakasih informasi nya saya pergi dulu, "
Vanessa segera berjalan meninggalkan ruangan Pak Burhan melangkah keluar pintu yang mana Vanessa kembali berpapasan dengan dua orang Satpam yang tadinya bertemu di depan pintu.
Dua orang satpam itupun langsung mengaggukan kepala, sikap nya mendadak menjadi hormat padanya.
Vanessa hanya membalas kedua satpam itu dengan tersenyum kecut.
"Buuuggh..!
" Akun, sakit tau, "
"pak Burhan bilang yang datang tadi itu Ibu Bos kita berdua sudah bersikap tidak baik padanya bagaimana ini, Aku tidak mau jika sampai di pecat, "
"Jangan kan kamu, Aku juga tapi mengapa Nyonya Bara tidak bilang jika dia istrinya Bos Bara? '
" Mungkin karena dia ingin mengetes kita, "
__ADS_1
"Haiss, jangan nakut nakutin dong, tadi itu senyum nya kayak tidak suka begitu kan?
" Kita juga sih yang keterlaluan karena menahannya terlalu lama, bagaimana kalau nyonya melapor pada Bos Bara. "
"Sudah Nasib, udah kita trima saja memang kita yang salah kok. "
Di luar gedung kantor Vanessa sedikit mengernyitkan dahinya ketika melihat seorang gadis sedang berjalan masuk kedalam kantor.
"Bukankah itu gadis yang ada di Bis tadi dan menangis karena kelakuan dari Bosnya, mengapa dia masuk ke dalam kantor Mas Bara, apa jangan jangan dia karyawan dari Mas Bara, tidak ini tidak mungkin dan gadis itu mengeluh atas kelakuan bosnya semoga pikiran Negatif ku tidak benar, Aku harus cepat pulang sebelum Mas Bara mencariku. "
Vanessa bergegas memesan taksi online kemudian langsung menuju ke Rumah nya.
Mobil taksi online berjalan menuju ke rumah Vanessa dengan kecepatan yang cukup tinggi sehingga tidak membutuhkan waktu lama Vanessa sudah berada di depan rumahnya kurang lebih sekitar 30 menit perjalanan, ketika Vanessa turun dari taksi dan masuk ke halaman rumahnya tampak di sana Bara sudah menunggu sambil menatap penuh intens kepada sang istri, ternyata kedatangannya sudah disambut sang Suami di luar halaman rumah.
Vanessa menekuk ludahnya karena dia tidak menyangka jika Bara menunggu kepulangannya.
Dengan sedikit kaku Vanessa menyunggingkan sebuah senyuman kepada sang suami mencoba menetralkan perasaan, yang mulai bertanya-tanya Mengapa suaminya menunggu dirinya di luar halaman rumah.
"Selamat sore Mas, kenapa Mas Bara berada di luar? "
"Aku sedang menunggu mu, "
"Oh, "
"Ada apa ini Mengapa Mas Bara menunggu ku, apakah dia tau jika Aku pergi ke kantor nya, jangan jangan Pak Burhan sudah memberitahu Mas Bara. " Vanessa yang pas siswa terus saja bermonolog sendiri.
" Kamu dari mana sayang cepat masuk dan ,"mandi setelah itu kita berangkat sekarang juga.
"Berangkat? sekarang juga, kemana Mas? "
"Tiket penerbangan kita malam ini agar besok kita sudah berada di Jakarta, cepat mandi lah, "
"Bukannya Besok kita perginya?
" Aku majukan jadwal nya karena Di jakarta situasi perusahaan Papa sangat kritis harus segera di atasi,"
"Oh, baiklah, Aku pergi mandi dulu apa Mikha sudah bersiap, "
"Sudah tinggal kamu saja sayang, cepatlah,
__ADS_1
" Baik Mas, "
Vanessa segera berlari masuk ke dalam kamarnya dan masuk ke dalam kamar mandi dalam hati Vanessa bernapas lega ternyata Suaminya tidak menunggu dirinya karena tau dia pergi ke kantor nya ternyata cuma menunggu agar bisa memberitahu dengan cepat jika Penerbangan ke Jakarta akan dilakukan malam ini.