Jangan Pergi

Jangan Pergi
Bab10


__ADS_3

Sore pun terbenam menandakan malam akan segera terbit jam menunjukan jam 18.00 dira dan dawin atau gilang melaksanakan makam malam terlebih dahulu sebelum akhitrnya berangkat ke caffe. Saat selesai makan akhirnya mereka pun pergi ke caffe untuk menemui dany. Sebelum ke caffe dawin menyempatkan diri untuk mengunjungi mall miliknya untuk mengecek kondisi yang ada di mall bersama dira saat jalan jalan di mall tiba tiba mereka bertemu mita dan pasangannya


“Hay.. dawin dira !! “ucap mita yang menghampiri mereka berdua


“Kalian ngapain diisini eh sebentar kalian berdua pacaran kok jalan bareng. Tapi cocok sih kariawan rendah dan seorang pengangguran jalan bareng kalian disini sudaah beli apa aja ?” ucap mita


“ enggak kok disini kirta Cuma lihat lihat aja gak beli apa apa “ ucap gilang


“ Yaiyalah gak beli apa apa orang kagak ada uang secara disini barang nya mahal mana mampu kalian beli disini “ucap mita yang menghina mereka berdua


saat mendengarkan mita berbicara gilang hampir tersulut emosi tetapi gilang menahan dan di tenangkan oleh dira dira pun menjawabi dengan santai pertanyaan mita dan pergi beralalu meninggalkan mereka berdua sedangkan pacar mita yang sedari hanya diam tanpa membela mita ternyata dia mencoba mengingat ingat dengan sosok gilang karena dirinya seperti pernah melihat dirinya waktu bekerja di resto milik gilang


“ Ah iya mita soalnya dawin juga belum gajian sehingga kita disini tujuannya memang hanya sekedar buat jalan jalan saja sih . bukan buat pamer juga lagi pula barang mahal yang disini belum seberapa sih di banding barang barang yang aku beli. dari harganya pun disini masih standar


"Eh… iya kita bukan pacar kita teman dekat em kalo gitu kita pergi dulu ya soalnya lagi buru buru."ucap dira. Dira dan gilang pun segera meninggalkan mereka berdua dimall dan mita yang melihat dira dan gilang pun merasa dirinya di rendahkan oleh mereka berdua


“ ihh awas aja ya kalian berdua berani beraninya mereka berdua ngerendahin aku belum tau kau aku siapa “ ucap mita yang kesal sambil menatap sinis kepergian mereka berdua


“ Lagi pula kau beb kenapa kau diem saja ketika aku di maki seperti itu harusnya kamu belaiin akau “ ucap mita


“ sebenarnya ingin membela sayang tapi aku lihat si cowoknya kayak aku pernah lihat dimana gitu.. Cuma aku lupa dimananya “ ucap pacar mita


“ Alah alesan paling Cuma mirip aja kok dia .dah lah yok pergi “ucap mita


Mereka pun akhirnya pergi ketempat lainnya dira dan gilang pun pergi ke caffe untuk menemui dany yang telah menunggu di caffe saat setelah melakukan perjalanan selama 15 menit karena lokasi mall tidak terlalu jauh mereka pun sampai di caffe mereka pun turun dari mobil dan menuju ke caffe

__ADS_1


“ Dany …kamu dah lama nungguinnya “ ucap gilang kepada dany


“Eh pak gilang ah enggak kok pak ini saya saja baru sampek mari silahkan duduk “ucap dany kepada gilang


Mata dany pun tertuju kepada dira dan menanyakan siapa dira kepada gilang “ Maaf pak ini pacar bapak “ capan dany ke gilang dengan nada bercanda


“ Eh iya sampek lupa dan kenalin dia Dira adek sepupu saya udah seperti adek saya sendiri sebenarnya dia kemarin baru datang dari makasar ke Jakarta buat cari kerja “ ucap gilang kepada dany


“ Ow Begitu lantas adek bapak mau kerja dimana?” ucap dany


“Jadi begini dan adek saya akan saya tempatkan jadi pengganti saya selama saya keja di kantornya cindy untuk sementara waktu itung itung dia bisa ngeringankan pekerjaan kamu kan yang kesana kemari apalagi pekerjaan kamu sudah terlalu banyak juga kan mengelola mall dan resto belum lagi caffe kamu gak keberatan kan “ ucap gilang kepada dany


Mendengar ucapan dari gilang dany merasa lega karena dany sendiri sangat mengeluhkan bahwa dirinya sangat keberatan dan merasa bingung membagi waktu untuk pekerjaannya dan ketika mendengar dira akan membantu nya dalam bekerja dan pengganti semetara gilang dany merasa bebannya agak berkurang .


“ Wah Pak saya dengan senang hati jika mbak dira membantu saya karena selama ini saya juga ingin mengatakan ini kepada bapak karena pak gilang nya juga sibuk belum ada waktu saya bingung mau membicarakan hal ini dan berubung malam ini ada kesempatan berbicara eh gak taunya bapak sudah membahas hal ini “ ucap dany dengan semangat


“ Yah kalo bisa secepatnya sih pak tapi untuk mbak dira sendiri jika besok sudah bisa mulai kira kira bisa “ ucap dany kepada dira


“ Sepertinya Bisa pak tapi apa bapak yakin dengan saya bisa membantu bapak dalam mengerjakan hal ini “ ucap dira yang penuh keraguan Karena manager langsung membuat keputusan pada saat itu juga


“Kenapa tidak karena mbak dira sendiri sudah menjadi pilihan dari pak gilang dan saya yakin pilihan pak gilang adalah pilihan yang baik . jika mbak dira tidak paham mbk dira bisa tanyakan langsung kepada saya pasti akan saya bantu” ucap dany yang meyakinkan dira


“Emm baiklah pak dany saya akan mencoba “ ucap dira kepada dany


“baik mbak jadi selamat bekerja besok ya mbak “ucap dany yang mengulurkan tanggan memberikan ucapan selamat kepada dira

__ADS_1


“ oke kalo begitu sudah fiks besok kamu kerja ya dir kamu”ucap gilang kepada dira


Mereka pun mengobrol hal lain setelah membahas pekerjaan dira yang akan datang sambil menikmati hidangan yang telah dipesan dany sebelum gilang dan dira ketiks saat mereka sedang menikmati makanan caffe tiba tiba mita dan pasangannya pun datang yang akan juga memesan makanan dan melihat dira dan gilang sedang berbincang dengan seseorang dan menghampiri mereka berdua


“Eh dira ketemu lagi kita lago ngapain kalian ada disini …. Kalian tu pantesnya nongkrongnya di pinggir jalan sambil minum kopi 3000 an gak pantes disini . disini tempatnya orang orang elite “ ucap mita dengan ucapan yang tidak disangka sangka


“ Lho memang kenapa kalo ngopi disini gak boleh lagian ini tempat umum kan siapa saja boleh masuk disini gak Cuma kamu doang “ ucap dira kepada mita


Melihat dira dan mita ribut akhirnya dany bangkit dari duduknya dan menorah kearah mita dan pasanganya yang membuat pasangan mita kaget karena dany adalah atasan dari pacar mita


“ Memang kenpa kalo mbak dira ngopi disini gak ada yang ngelarang dan gak ada pembatasan kalangan kok” ucap dany yang ikut membela dira yang dirinya sendiri membantu gilang menyembunyikan identitasnya sebagai bos dan sekaligus pemilik


“Lho p ..pak d dany .pak dani ada disini juga pak maaf pa kan atas perlakuan pacar saya pak pacar saya tidak berniat untuk melakukan ini atau bahkan mengucapkan itu pak “ ucap pacar mita yang kaget melihat dany


“Lho yang maksudnya gimana sih tapi emang bener kan dia gak pantes lagi pula siapa dia tiba tiba ngikut jawab jawab aja “ ucap mita kepada pacarnya


“Owh belum kenal ya sini kenalan dulu saya dany saya manager disini dan pacar anda adalah kariawan saya “ ucap dany kepada mita yang membuat mita kaget yang dihadapanya adalah seorang manager caffe


Mita dan pacarnya pun akhirnya terdiam dan meminta maaf atas perlakuannya dan segera meninggalkaan caffe tersebut dira dan gilang pun menertawakan gelagat mita dan pacarnya yang ketakutan akan pacarnya dipecat oleh manager tapi disisi lain mita menaruh kecurigaan kepada gilang dan dira yang memiliki hubungan dekat dengan manager dany


“ Heran aku masih ada orang yang julidnya minta ampun kaya orang itu itu orang hidupnya gak pernah senang atau heppy atau gimana kok gitu kesannya irinya terlihat baget “ ucap dany


“ Ya begitulah dan apa lagi kalo di kantor pengen rasanya kusiram mukanya pakek kopi dia bukan pemilik tapi berasa banget menguasai “ ucap gilang kepada dany


“Eh ggak boleh ikutan julid ih gak baik biarkan hidup dengan cara masing masing “ ucap dira kepada dany dan gilang

__ADS_1


Pertemuan akhirnya selesai di malam hari akhirnya gilang dan dira memutuskan untuk segera pulang ke penginapan karena esok pagi gilang atau dawin harus segera berangkat kekantor mereka pun bergegas meninggalkan caffe


__ADS_2