Jangan Pergi

Jangan Pergi
SH Chapter 30


__ADS_3

Aurel melakukan rutinitas paginya dengan sarapan bersama. Dilihatnya kedua orang tuanya itu tampak adu mulut hanya karena memilih dasi dengan warna yang kurang cocok dari dalam kamar.


"Papa, warna dasi yang papa pakai saat ini tampak tidak menarik dan tidak sesuai dengan kemeja yang papa pakai" ujar Alea.


"Tapi yang ini bagus kok" sahut Alviro tak mau kalah.


"Ganti pa, ganti yang warna abu-abu motif diagonal. Itu lebih cocok karena warnanya senada dengan jas yang papa pakai" ujar Alea dengan sedikit penekanan.


Alea tampak sudah geram dengan sikap tak mau kalah dari suaminya itu, ia pun melangkahkan kakinya menuju meja makan. Seraya memasang wajah yang masa bodo.


Melihat wajah istrinya yang kurang mengenakkan itu, dengan cepat Alviro pun langsung melepas dasi tersebut kemudian mengambil dasi yang sudah dipilihkan oleh sang istri. Ia hanya menyelipkannya dikerah baju tanpa mengikat dasinya.


Alviro menyusul Alea yang sudah berada dimeja makan bersama putrinya itu. Ia pun kemudian berdiri dibelakang Alea.


"Pasangin dasi papa" ucap Alviro seraya mengusap tengkuknya, ia sebenarnya bisa memasangnya sendiri. Hanya saja hal tersebut disengaja olehnya untuk membujuk agar istrinya tidak marah.


"Papa kan bisa pasang sendiri" timpal Alea dengan cuek.


"Papa pasangnya nggak rapi ma, nanti papa diketawain sama orang-orang dikantor" ujar Alviro memicingkan matanya sebelah pada putrinya.


Aurel pun mengetahui kode-kode dari papanya langsung mengulum senyumnya.


"Benar ma apa yang dibilang papa barusan, nanti kalau papa diketawain orang kantor yang malu pasti mama" jelas Aurel yang membantu papanya dalam masalah.


"Kalian berdua sama saja" ucap Alea.


"Sini mama pasangin" lanjut Alea berbalik dan memasangkan dasi suaminya itu.


"Gitu dong jangan marah" ucap Alviro yang mencolek hidung istrinya.


Aurel mengoleskan selainya seraya tersenyum,saat melihat tingkah kedua orang tuanya yang sering beradu argumen namun tetap romantis.


Entah mengapa hal tersebut membuatnya merasa ingin seperti itu. Berbagi kebahagiaan seumur hidup dengan pasangannya. Dengan pertengkaran-pertengkaran kecil namun tetap menunjukkan sisi keharmonisan.


"Bagaimana pertemuanmu semalam nak, apakah berjalan dengan lancar?" tanya Alviro pada putri semata wayangnya itu.


"Lancar pa, Aurel kan juga dulunya pernah main kesitu" timpal Aurel.


"Bagaimana kabar tante Irsya?" tanya Alea.

__ADS_1


"Baik ma, semalam tante Irsya juga titip salam ke mama" ucapnya seraya melahap rotinya.


"Mama sudah tidak pernah lagi berkumpul dengan Irsya maupun Melly, mungkin di lain waktu kami akan menyempatkan diri untuk mengobrol bersama" tukas Alea dengan mengulas senyumnya.


❤️❤️❤️


Di kampus, Reyhan tak henti-hentinya tersenyum. Pertemuannya semalam dengan Aurel membuat ia berubah menjadi lebih berwarna. Meskipun itu hanya sebuah pertemuan singkat, namun Reyhan sangat menikmati momen tersebut.


Dari kejauhan, Dito, David, dan Vanesha menggelengkan kepalanya tak percaya. Setahu mereka Reyhan adalah sosok dingin, pendiam, bahkan senyum pun enggan. Namun entah apa yang membuat teman mereka bak kerasukan makhluk aneh.


"Itu si Reyhan kenapa?" tanya Dito.


"Gue kurang tahu juga" timpal David.


"Mungkin stres karena tugas yang menumpuk" ucap Vanesha.


"Bisa jadi" timpal Dito.


Ketiganya pun mendekati Reyhan. Dilihatnya Reyhan yang sedari tadi mengulas senyumnya. Saat Reyhan mengetahui teman-temannya mendekat, ia pun kembali menormalkan ekspresi wajahnya seperti biasanya.


"Dari sana kita-kita udah liat lo cengar-cengir" ujar Diro seraya menunjuk tempat tadi.


"Lo kenapa sob? kok gue rada merinding lihat lo nyengir dari tadi" imbuh David.


"Ya siapa tahu aja lo lagi kesambet" cerca Vanesha yang langsung disambut tawa oleh ketiganya.


"Pada senang ya ngejekin gue" ucap Reyhan menatap tajam.


❤️❤️❤️


Aurel sibuk berkutat dengan layar komputer yang ada dihadapannya. Sesekali ia melirik ke arah ponsel yang juga berada diatas meja.


Pagi ini tidak ada pesan singkat ucapan selamat pagi ataupun telepon dari kekasihnya itu. Tidak biasanya Rasya melewatkan paginya tanpa mengucap sapaan hangat walaupun hanya sekedar pesan singkat.


Aurel menghitung maju dari satu sampai sepuluh, dan diliriknya ponsel tersebut tetap tidak ada menunjukkan tanda-tanda adanya pesan atau telepon. Ia pun kembali menghitung, namun sebaliknya dari sepuluh sampai ke satu. Tetap saja tidak ada pesan atau telepon yang masuk ke ponselnya.


"Apa kau sangat sibuk hingga tak mengirimiku kabar pagi ini?" gumam Aurel.


I like your eyes you look away when you pretend not to care

__ADS_1


Sepenggal lagu milik Ysabelle yang merupakan nada dering ponsel Aurel. Tanpa melihat lagi, dengan cepat Aurel mengangkat panggilan tersebut dan menempelkannya ke telinga.


"Morning Rasya" ucap Aurel denga semangat.


"Rasya?" ucap suara dari seberang telepon yang tidak lain adalah mamanya sendiri.


Aurel terkejut saat mendengar suara tersebut. Sontak ia langsung melihat kembali layar ponsel dan benar saja itu adalah ibunya, Alea.


Aurel pun langsung merutuki dirinya.


"Bodoh sekali" ucap Alea pada dirinya sembari menepuk keningnya beberapa kali.


"Ehh mama, ada apa ma?" tanya Aurel.


"Nanti pas kamu sepulang kerja, singgah sebentar dirumah teman mama. Bu Ratih" ucap suara seberang telepon.


"Baik ma" timpalnya sedikit lesu.


"Jangan sampai lupa ya"


"Oke ma" ujar Aurel dan kemudian sambungan telepon pun terputus.


Setelah usai sambut suara dengan mamanya, Aurel langsung mencari nomor kontak milik Rasya, ia beberapa kali dihubunginya masih tetap nihil.


"Apakah dia benar-benar sedang sibuk?" gumam Aurel.


❤️❤️❤️


Di lain tempat, Rasya memandang kosong pada layar persegi panjang pipih itu. tiga kali layar ponselnya menyala seraya bergetar. Ia hanya melirik sekilas saat tahu bahwa si penelepon tersebut yang tidak lain adalah kekasihnya sendiri.


"Maaf karena tidak memberikan sapaan hangat padamu pagi ini" ucap Rasya dengan tatapan sendu.


"Aku hanya butuh waktu berfikir, antara harus melanjutkan perjuanganku atau tidaknya" gumam Rasya dalam hati.


Bersambung...



__ADS_1


Jangan lupa untuk vote, like, dan komennya ya. Visual akan aku tampilin setelah yang ini di up.


salam manis Ryn❤️


__ADS_2