
Alviro tiba dibandara XXX yang berada di New York. Ia pun langsung menuju ke apartemen yang sudah ia sewa karena kemungkinan akan memakan waktu satu bulan berada di New York.
Setibanya disana, Alviro langsung menuju ke lantai 6. Ia pun langsung bergegas memasuki apartemennya itu dan langsung merebahkan tubuhnya yang sangat lelah.
Drrrttt. .
Alviro meraih ponselnya yang bergetar, dilihatnya id pemanggil yang tidak lain adalah mamanya sendiri.
"halo ma" ujar Alviro yang menempelkan ponsel tersebut ke telinganya.
"kamu sudah sampai Al?" tanya Regita.
"barusan aja ma" jawab Alviro dengan mata yang terpejam.
"syukurlah kalau kamu sudah sampai, ya udah kamu istirahat ya sayang kayaknya capek banget" tukas Regita seraya terkekeh menyadari suara anak semata wayangnya tampak malas berbicara.
"iya ma. ." ujar Alviro yang kemudian memutuskan sambungan teleponnya.
Alviro kemudian melanjutkan tidurnya dan kembali ke alam mimpinya.
.
.
.
.
Alea memarkirkan mobilnya, malam ini ia terpaksa pulang larut karena salah satu teman yang seprofesi dengannya merayakan pesta kecil-kecilan.
Alea pun menaiki lift yang mengantarkannya ke lantai 5. Hari ini Steve tidak menampakkan batang hidungnya karena akhir-akhir ini ia disibukkan dengan urusan kantornya.
Alea pun langsung menuju ke kasurnya dan mengistirahatkan tubuhnya yang cukup lelah.
.
.
.
Di lain waktu dan tempat, Roland yang sedari tadi berada di pantry sibuk membuat kopinya sendiri. Roland terkejut dengan kemunculan Melly yang secara tiba-tiba.
"Pak Roland, Pak Alviro beneran ke New York?" tanya Melly.
"hmmm. ." jawab Roland yang masih sibuk mengaduk-aduk kopinya
"lama gak ya kira-kira Pak Alviro disana?" tanya Melly lagi.
"hmmm. ."jawaban yang sama keluar dari mulut Roland.
"ihhh Pak Roland mah gitu irit banget ngomongnya kayak ngomong pake kuota aja" tukas Melly yang sedikit kesal.
"ya emang kenapa kalau Pak Alviro keluar negeri? lagian dia udah biasa pergi kesana kemari makan di Bali buang airnya di Paris" ujar Roland.
"Pak Alviro itu vitamin buat aku, liat wajahnya yang tampan itu bikin kerja tambah semangat kalau gak ada dia rasanya lemes banget" tukas Melly dengan ekspresi lesu.
__ADS_1
"emangnya liat saya gak bisa jadi sumber energi kamu" sahut Roland yang melangkah maju.
Melly pun mundur perlahan sampai mentok ke tembok.
"coba lihat saya seksama, saya juga gak kalah tampan dari Pak Alviro" ujar Roland dengan jarak yang sangat dekat.
Melly pun memberanikan dirinya menatap Roland.
Deggg. .degg. .
Jantung Roland tiba-tiba saja berdetak sangat kencang saat ia saling memandang dengan jarak yang sedekat ini.
Ia pun langsung menjauh dari Melly dan melangkah keluar dari pantry sembari membawa kopinya.
"sial!! kenapa gue jadi deg-degan dekat anak magang itu" gumam Roland.
Sedangkan Melly yang masih berada dipantry tiba-tiba saja wajahnya bersemu merah.
"kenapa gue jadi gerah gini" gumam Melly seraya mengibaskan tangannya.
.
.
.
.
Alviro yang bersiap-siap untuk pergi ke acara makan malam bersama patner kerjanya untuk membahas masalah perusahaan.
Ia pun langsung menuju lokasi yang telah dikirimkan oleh Steve Ernest.
"silahkan tuan" ujar salah satu pelayan yang mempersilahkan masuk ke dalam ruangan privat itu.
Dilihatnya lelaki bule dengan paras yang lumayan tampan sudah menunggunya.
"saya Steve Ernest" ujar Steve sembari mengulurkan tangannya.
"saya Alviro Dirgantara" ujar Alviro sembari menjabat tangan Steve.
Kemudian Steve dan Alviro pun berbincang mengenai masalah perusahaan.
Alea menggeram kesal. Pasalnya ia baru saja pulang dan membaringkan tubuhnya tiba-tiba saja ia mendapati sebuah pesan singkat dari Steve sepupunya yang sangat menyebalkan itu.
jemput aku segera di Resto XXX secepatnya, mobilku dibengkel
Itulah pesan singkat yang dikirimkan oleh Steve kepadanya. Alea pun menunda waktu istirahatnya dan langsung segera berangkat menjemput Steve.
Selesai membicarakan tentang kerja samanya, Alviro dan Steve berjalan beriringan keluar dari Resto tersebut.
"ayahku menitipkan salam untukmu karena kau anak dari Om Antonio. ayahku bercerita bahwa mereka dulunya cukup dekat" ujar Alviro.
"benar, mereka sangat dekat waktu itu bahkan aku masih mengingat wajah Om Reksa terakhir kali ia menjenguk dad" sahut Steve.
Ciiiittt. . .
Steve dan Alviro terkejut mendapati sebuah mobil yang mengerem dengan kasar dihadapan mereka.
__ADS_1
Wanita yang ada didalam mobil pun langsung turun dari mobil.
"kau tau kau mengganggu waktu istirahatku!" ujar Alea kesal.
namun sesaat kemudian ocehan Alea pun terhenti saat menyadari siapa sosok yang sedang bersama sepupunya itu.
"maafkan aku Alviro, dia memang sedikit bar-bar. dia adalah se. ."
"sayang. ." ujar Alea memotong ucapan Steve.
Alviro pun mengembangkan senyumnya dengan panggilan sayang yang pastinya disematkan untuknya, sungguh ia merindukan wanita ini.
Alea yang melangkah maju dan langsung menghampiri Steve dan melingkarkan tangannya di pinggang Steve.
Sontak saja Steve terkejut dengan perlakuan dari Alea karena yang ia ketahui sepupunya ini akan sangat marah jika ia memanggilnya dengan sebutan seperti itu.
Alviro pun langsung memasang wajah masam mendapati Alea yang melingkarkan tangannya di pinggang Steve.
Cemburu?
Tentu saja karena Alviro masih mengharapkan Alea.
"oh kenalkan ini Alviro, rekan kerjaku dari Indonesia" ujar Steve.
"Ale. ."
"saya Cassandra tunangan dari Steve senang bertemu dengan anda" ujar Alea yang langsung memotong ucapan Alviro.
Alviro terkejut dengan sikap Alea yang pura-pura tidak mengenalinya dan yang lebih terkejutnya lagi bahwa wanita yang ada dihadapannya saat ini merupakan tunangannya Steve.
"maafkan aku mas harus melakukan ini semua, hanya dengan cara ini aku bisa menutupi rasa yang masih ada untukmu. aku tidak ingin mengusik kehidupan rumah tanggamu bersama Clara" batin Alea.
"kalau begitu aku duluan, sepertinya dia lelah" ujar Steve yang meletakkan tangannya di pundak Alea.
Akting mode on
Alviro pun langsung mengiyakannya.
Lalu Steve dan Alea langsung masuk ke dalam mobil dan langsung menuju ke rumah.
"Aku akan mencari tahu kebenarannya Leah" gumam Alviro yang tampak curiga dengan gerak-gerik Alea.
.
.
.
.
Terimakasih sudah membaca sejauh ini
like dan komen yah😉
Vote juga untuk novel ini biar author tambah semangat untuk up ceritanya.
salam manis RPS😊
__ADS_1
(Rabu, 15:02)