
Pagi itu kampus sudah mulai ramai terisi oleh para pelajar yang datang, bunga bunga mulai bermekaran menunjukkan keindahannya .
Drap drap drap
Terdengar suara hentak kaki orang orang yang tengah berlalu lalang.
Clara masih tampak asyik duduk di taman melihati indahnya bunga.
"Pagi Clara" sapa heny ramah sambil duduk di sebelah Clara.
"pagi Heny, oh iya ada kabar apa hari ini" tanya Clara .
"hm.... kabar ya. kayaknya ada sih" sahut Heny sambil masih berpikir untuk mengingat ingat kabar yang dia dengar semalam.
"kabar apa?" tanya Clara lagi.
"kabar yang kalo katanya hari ini ada murid baru pindahan dari kampus lain. dan menurut desas desus yang aku dengar kalo dia itu tampan dan merupakan pewaris tunggal keluarga cakra" jawab Heny percaya diri.
"oh... " jawab Clara sedikit malas karna lagi lagi ada cowok baru yang jadi buah bibir di kampus nya.
__ADS_1
"Heny ayo ke laboratorium kan kita masih ada hal yang mau di kerjain." jerit salah satu teman Heny dengan nada sedikit lebih di naikkan pertanda harus segera.
"Oke...tunggu aja " jawab Beny balas berteriak.
"yaudah , aku pergi dulu ya Clara soalnya ada hal yang mau aku kerjain."
pamit Heny sambil berlalu.
Kini di bangku taman itu hanya tinggal Clara sendiri . sesekali ia melirik ke sekitar untuk mencari bahan pikiran karna ia mulai merasa bosan .lalu......
"Halo, boleh aku tahu siapa namamu" sapa lelaki itu ramah.
"ternyata kamu sudah tahu namaku ya" senyum laki laki itu sambil menatap wajah sang gadis yang sudah hampir menangis.
"eh kenapa kamu menangis?" lanjut laki laki itu melihat air mata Clara yang perlahan tumpah.
"Robby tidakkah kamu ingat aku, aku Clara, Robby!" tangis gadis itu sambil bertanya.
"hah, Clara , kok aku merasa nggak asing ya " batin laki laki itu yang tak lain adalah Robby.
__ADS_1
"Robby kenapa kamu nggak nemuin aku beberapa tahun ini, dan apa maksudnya sms terakhir kamu itu" tanya Clara yang masih terus menangis tersedu sedu.
"maaf tapi kamu siapa ya ? kenapa aku nggak bisa ingat ya?" jawab Robby bingung dan semakin bingung untuk mencerna perkataan Clara barusan .
"apa maksudnya kamu nggak bisa ingat Robby" tangis Clara semakin menjadi jadi.
"Maaf, tapi aku pernah kecelakaan pesawat 10 tahun lalu yang menyebabkan ingatanku sepenuhnya hilang, dan tidak bisa mengingat apa yang ada dan pernah tetjadi di masa lalu ,sebelum aku berumur delapan setengah tahun." tutur Robby panjang lebar.
"ternyata begitu ya" jawab Clara sedikit terpukul sambil berusaha menghapus air matanya dan bergegas berlari menjauh dari Robby.
drap drap drap........
Clara terus berlari sekencang kencangnya sambil menumpahkan segala air mata nya . air mata kekecewaan , kecewa karena orang yang begitu dicintainya, orang yang telah ditunggu oleh nya selama 10
tahun ini tidak bisa mengingat masa lalunya, tidak bisa mengingatnya, ia benar benar kecewa.
ia pun berhenti berlari saat ia melihat sebuah pohon besar , ia berhenti dan duduk di bawah pohon itu menangis meraung raung. meratapi betapa kejamnya dunia ini padanya , meratapi betapa tidak adilnya dunia ini padanya , ia terus menangis dan menangis , menumpah segala emosinya yang telah bercampur aduk . terus menangis dan menangis........
____________Bersambung______________
__ADS_1