Jangan Pergi

Jangan Pergi
episode 58


__ADS_3

2 TAHUN KEMUDIAN. .



Alviro dengan gagahnya memasuki gedung pencakar langit tersebut disambut dengan seluruh karyawan yang membungkuk hormat kepadanya.


Jangan lupakan Roland yang masih setia berada disisi Alviro selama ini berjalan mengikuti bos nya itu.


Kali ini Alviro lebih berkharisma dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Ia lebih dikenal dengan manusia yang gila bekerja.


Bagaimana tidak? selama ini ia bekerja keras hanya untuk mencapai hasil yang maksimal.


Dan semua kerja kerasnya tidaklah sia-sia bahkan sekarang ia telah mendirikan Apparell Shop yaitu sebuah pusat perbelanjaan terbesar yang ada di Indonesia.


Banyak yang bilang bahwa Alviro mencapai kesuksesan di usia yang terbilang muda, bukan hanya itu saja Alviro pun dikenal dengan julukan titisan dewa yunani karena ketampanannya dapat membuat wanita mana saja langsung jatuh dalam pesonanya.


Tidak heran jika banyak sekali wanita-wanita cantik yang berasal dari kalangan berada datang mendekatinya bahkan rekan bisnisnya pun ikut berlomba-lomba untuk mengenalkan putrinya kepada Alviro.


Namun Alviro seakan membutakan matanya pada semua wanita-wanita yang berusaha mendekatinya kecuali dia, wanita yang telah menghilang bak ditelan bumi selama dua tahun ini tanpa memberi kabar sama sekali.


Alviro memasuki ruangannya. Ia mendudukan bokongnya di kursi kebesarannya. kemudian menghidupkan laptopnya dan mengecek beberapa laporan yang masuk melalui e-mail nya.


Tokk. .tok. .


Salah satu karyawan wanita yang magang dikantornya muncul dengan membawa secangkir teh.


"terimakasih" ujar Alviro namun pandangannya tetap fokus pada layar komputernya.


Karyawan tersebut pun hanya tersenyum seraya undur diri.


"aduhhh. . gantengnya!!" ujar karyawan tersebut


seraya menutup pintu.


Roland yang baru saja lewat mendengar sepenggal kata tersebut langsung berbalik ke arah karyawan magang yang tidak lain bernama Melly itu.


"saya memang sudah ganteng sejak lahir" tukas Roland.


"ikhhh siapa juga yang ngomongin pak Roland, saya tadi ngomongin pak Alviro" ujar Melly yang langsung melangkah pergi.


"bocah. .bocah. ." ujar Roland yang hanya menggeleng-gelengkan kepalanya.


Alviro yang sedari tadi berfokus pada layar monitor mengalihkan pandangannya ke ponselnya yang bergetar.

__ADS_1


"halo ma. ." ucap Alviro yang menerima telepon dari sang mama.


"nak. . mama sudah bilang beberapa kali ke kamu untuk mendatangi pertemuanmu dengan anaknya pak Hartono. setidaknya kamu hadir walaupun kamu tidak tertarik dengan putrinya" ujar suara sang mama yang berada diseberang telepon langsung to the point.


"ok. .ok. . ma, tapi lain kali aku gak mau lagi dikenal-kenalkan seperti ini walaupun pak Hartono adalah investor terbesar di perusahaan papa tapi aku juga punya kehidupan pribadi yang tidak ingin disangkut pautkan dengan masalah perusahaan" ujar Alviro pada ibunya.


"silahkan bicarakan masalah ini pada papamu" ujar Regita langsung mematikan sambungan teleponnya.


Alviro hanya dapat menghembuskan nafasnya dengan kasar.


🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈🌈


Abizar mengecek salah satu kondisi pasiennya.


"keadaan ibu sudah membaik besok ibu sudah bisa pulang" ujar Abizar.


"yah dok padahal saya pengen lama-lama disini, liat wajah dokter udah jadi vitamin buat saya dok" tukas wanita paruh baya tersebut sambil mengerlingkan matanya kepada Abizar.


Abizar tiba-tiba bergidik ngeri mendapatkan kerlingan mata dari wanita paruh baya genit ini yang dianggapnya lebih horor dari pada hantu sodako.


Suster yang berada dibelakang Abizar hanya bisa menahan tawanya saat melihat dokter tampan yang ada dihadapannya ini dapat gombalan dari seorang wanita yang sudah cocok dipanggil nenek.


"kalau begitu saya mau periksa pasien yang lain dulu" uhar Abizar seraya melangkahkan kaki menuju ke ruangan pasien selanjutnya.


Disebuah restoran, tampaknya seorang wanita dengan mengenakan gaun yang cantik serta polesan


make up yang cetar.


Alviro yang baru saja memasuki restoran menuju ke ruangan vip dimana sebuah ruangan tertutup yang sering dipesan oleh para pejabat tinggi untuk membahas suatu urusan bisnis secara tertutup. Namun kali ini Alviro bukan membahas masalah pekerjaan melainkan hanya bertemu seorang putri dari kolega ayahnya itu.


"maaf telah membuatmu lama menunuggu" ujar


"tidak apa kok" ujar wanita yang ada dihadapannya.


"aku Putri nama kamu?"ujar Putri seraya mengulurkan tangannya.


"Alviro" ujar Alviro sembari menyambut uluran tangan dari wanita yang ada dihadapannya.


Dan mereka datang hanya untuk menikmati hidangan yang ada disanana karena ruangan tersebut hanya di dominasi oleh suara dentingan piring dan sendok.


Setelah menghabiskan semuanya hidangannya, Mereka pun langsung pulang kerumah, sudah pasti wanita yang menjadi kencan butanya kali ini mendongkol kesal.


Bagaimana tidak? jika ia malam ini dihadapkan oleh manusia yang super cuek dan hanya menganggapnya makhluk tak kasat mata.

__ADS_1


"dasar manusia aneh" umpat Putri dalam hati yang baru saja menuruni mobil Alviro yang mengantarnya pulang.


Alviro pun langsung melajukan mobilnya dan menuju rumah mewahnya untuk mengistirahatkan otak dan tubuhnya yang lelah.


✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨✨


New York City, Amerika Serikat


Seorang wanita yang tampak memandang keluar jendela apartemennya dan larut dalam lamunannya.



"bagaimana kabarmu sekarang" gumamnya.


Lelaki dengan paras yang tampan memasuki apartemennya dan membuyarkan lamunannya.


Steve Ernest, lelaki ini lah yang selalu setia menemaninya selama 2 tahun ini.


Diliriknya lelaki tersebut menenteng sebuah kotak yang berisikan pizza.


"apakah kau akan ada pemotretan siang ini sweety?" tanya Steve.


"Iya" jawabnya singkat.


"mari kita makan, aku sudah memesannya tadi" ujar Steve sembari mengangkat plastik yang ada ditangannya.


"tapi aku tidak lapar Steve" ujarnya


"Cassandra. . ayolah makan walaupun sedikit jangan pernah takut untuk gemuk. Ku lihat badanmu sekarang bahkan bertambah kurus" ujar Steve.


Cassandra. .


Itulah panggilan yang Steve sematkan pada Alea selama dua tahun ini, bahkan orang-orang yang berada disana pun memanggilnya dengan nama Cassandra bukan Alea.


Pemotretan??


Tentu saja karena di negara ini Alea sudah menjadi model yang cukup terkenal.


"terimakasih Steve, kau terlalu baik padaku" ujar Alea.


"tentu saja harus seperti itu, karena kau adalah istriku. ."


°**Terimakasih sudah membaca

__ADS_1


°like dan komen yah, jangan lupa votenya juga😁


°salam manis rps😊**


__ADS_2