
Author saranin baca part yang ini sambil dengerin musik one man dari kim jong kook karena lagunya pas banget untuk mewakili perasaan Abizar.
Abizar dan Alea berada didalam mobil menuju pulang ke rumah, diantara mereka tidak ada satu pun yang membuka suara hanya terdengar suara alunan musik dari tape yang ada dimobil.
Alea sesekali melirik Abizar yang tampak fokus menyetir.
"mas aku minta maaf" ujar Alea.
"kenapa kamu minta maaf?" tanya Abizar.
"karena aku tadi udah. ."
"itu hak mu, aku hanya mengutarakan semua yang ada didalam benakku dan sekarang aku merasa lega karena bebanku sudah terangkat" ucap Abizar yang langsung menyela perkataan Alea.
Alea terdiam mendengar ucapan yang baru saja dilontarkan oleh Abizar.
Abizar pun menoleh ke arah Alea sekilas kemudian tersenyum.
Sakit!!
Itu lah yang dirasakan Abizar saat ini, setidaknya ia sudah berani untuk mengungkapkan semua yang ada di dalam hatinya. Rasa sakit yang ia terima menurutnya adalah hal yang wajar karena ia tau di hati Alea masih ada Alviro. Segala sesuatu keputusan yang diambil pasti akan ada resikonya.
Abizar memberhentikan mobilnya tepat didepan gang rumah Alea.
__ADS_1
"terimakasih mas untuk hari ini dan maafin aku mas"
"ssssttt. . kan aku udah bilang tadi kalau kamu gak perlu minta maaf, anggap aja yang tadi itu gak pernah terjadi. Pokoknya tidur yang nyenyak gak usah mikirin masalah tadi" ucap Abizar seraya tersenyum.
"ya udah hati-hati dijalan mas" ujar Alea.
"hmmm. ." sahut Abizar.
Alea pun langsung turun dari mobil. Dilihatnya Abizar yang melajukan mobilnya, Alea dengan setia memperhatikan mobil Abizar yang semakin lama semakin menjauh.
Alea sungguh merasa tak enak hati dengan Abizar, namun cinta tidak bisa dipaksakan. Jika ia menerima Abizar maka kelak Abizar lah juga yang akan tersakiti karena bagaimana pun Alea masih mencintai mantan suaminya itu meskipun akal sehatnya berkata untuk berhenti namun hatinya berkata tidak.
Alea pun langsung menyeret kakinya menuju rumah.
Abizar tiba dirumahnya. Ia pun langsung membuka pintu rumahnya.
Dengan langkah gontai ia masuk ke kamarnya dan merebahkan dirinya di kasur. Masih teringat olehnya kata-kata yang diucapkan oleh Alea saat mereka dipantai yang tidak lebih menganggapnya hanya sebatas teman baik tidak lebih dari itu.
Ia membuka lemari pakaiannya, kemudian menekan tombol yang ada di dalam lemari tersebut, dan terbukalah pintu yang ada didalam lemari tersebut membawanya menuju ruang rahasia bahkan Roland pun tidak mengetahuinya.
Abizar menyeret kakinya memasuki ruangan tersebut dengan perasaan hancur. Ia sengaja mendesain ruangan itu hanya untuk meletakkan semua potret yang diambilnya. Potret yang selalu ia ambil dari kejauhan, potret seorang wanita yang ada dihatinya. Potret yang diambilnya diam-diam sejak dulu, sejak Alea masih memakai seragam SMA, dan bahkan hingga saat ini.
Di ambilnya salah satu foto yang ditempel di dinding.
__ADS_1
entah mengapa meskipun ia mencoba untuk baik-baik saja namun masih terasa sesak memenuhi dadanya.
"andai saja aku berkata jujur sedari dulu sebelum kamu menjadi milik Arfan, apakah kamu akan menerimaku Leah" ujar Abizar dengan mata yang mulai memerah.
Sungguh, ia merasa semua ini tak adil baginya. Takdir seakan tak pernah berpihak kepadanya. Andaikan saja waktu itu ia tidak mencoba untuk pergi keluar kota, mungkin Alea bisa ia dapatkan karena dia lah yang lebih dulu mengenal Alea dibandingkan Alviro.
Sekarang ia hanya menyesali kebodohannya dimasa lalu.
Dengan berat hati, Abizar pun melepaskan satu persatu foto Alea yang ada di dinding ruangan tersebut kemudian diletakkannya ke sebuah kotak.
Abizar pun membawa kotak tersebut ke halaman belakang dan menguburnya disana.
Mengubur semua tentang Alea dan mengubur semua rasa yang ada.
Setelah mengubur kotak tersebut, Abizar pun langsung luruh ke tanah. Air mata yang sedari tadi ia tahan kini mengalir tanpa permisi.
Rongga dadanya begitu sesak mengenang semua yang dilaluinya bersama Alea beberapa hari yang lalu membuatnya berharap lebih untuk memiliki Alea seutuhnya.
Namun semua itu hanyalah angan-angan Abizar semata, karena sampai kapan pun Alea hanyalah seorang putri dari negeri dongeng yang tak bisa ia gapai di dunia nyata.
__ADS_1
like dan komen yah😆
lanjut ke next episode