Jangan Pergi

Jangan Pergi
Aku depresi??


__ADS_3

Clara masih tampak menangis , hatinya terluka lagi , dan lagi. Rasanya ia sudah tak tahan untuk hidup di dunia ini. "Untuk apa hidup setelah tahu bahwa orang yang kau tunggu dan kau cintai ternyata tak mengingatmu" pikir Clara dalam pikirannya yang berkecamuk.


Ia segera berpikir untuk segera pulang , pokoknya aku harus segera pulang secepatnya untuk menenangkan diriku, batin Clara dalam hati.


Ia segera mengusap air matanya dan bergegas pulang kerumahnya. Ia merasa haus dan mengambil gelas untuk segera minum namun tiba tiba ia merasakan kepalanya pusing sangat hebat dan perlahan lahan kehilangan kesadarannya.


*********


1 jam berlalu dan.......


krek.......


Heny membuka pintu apartemennya , ia langsung dikejutkan oleh tubuh Clara yang terbaring tak berdaya di lantai pecahan gelas yang pecah disampingnya membuat tangannya sedikit tergores dan mengeluarkan darah, tubuhnya dingin . Heny sangat khawatir ia langsung menelepon dokter untuk datang ke rumahnya.


Setelah menunggu beberapa saat.....


Ting.....

__ADS_1


bel berbunyi , Heny segera berlari untuk membukakan pintu untuk dokter muda itu.


"Dokter, aku mohon tolong sahabatku ini dok..." Heny memohon pada dokter muda itu untuk segera mengecek keadaan Clara.


"Baik , mohon tunggu sebentar ya" jawab dokter muda itu sambil tersenyum lalu segera memeriksa keadaan Clara.setelah itu........


"Sepertinya aku perlu meneliti lebih lanjut apa penyakit yang di alami olehnya, jadi nona bolehkah kita membawa temanmu ini untuk dirawat di rumah sakit selama beberapa hari , untuk meneliti lebih lanjut apa penyakitnya karena ia berkemungkinan besar mengalami gangguan psikologi" tutur dokter muda itu.


"Baiklah dok, asalkan sahabatku bisa sembuh, aku akan melakukan segala cara untuknya" Jawab Heny tulus.


Heny terus. berjalan mondar mandir di depan ruang tunggu kamar Clara. ia benar benar prihatin dan sedih dengan apa yang di alami oleh sahabatnya saat ini. Tak henti hentinya ia berdoa kepada tuhan agar tuhan mau mengabulkan doanya untuk menyembuhkan Clara dan mengembalikan keadaannya seperti sedia kala , menjadi Clara yang seperti dulu lagi. Clara nya yang selalu ceria dan bahagia , Clara nya yang selalu pantang menyerah dan tidak pernah gentar walau saat menghadapi masalah besar selkalipun.


Heny mulai menangis, seolah merasakan sakit yang sama dengan apa yang dialami Clara , namun ia sendiri tak tahu apa itu penyebabnya , dan seakan ia tahu penderitaan apa yang sedang di rasakan oleh Clara.


krek........


Pintu terbuka dan dokter kekuar dari kamar, Heny spontan langsung mendekati dokter itu dan bertanya..

__ADS_1


"Dok sahabat saya kena penyakit apa dok" tanya Heny khawatir dan meminta penjelasan pada dokter.


"Nona , maaf tapi sahabat nona mengalami sakit Depresi. dan itu mungkin akan mempengaruhi kondisi fisik nya. penyebab dari penyakit ini adalah tekanan batin yang sangat kuat yang mampu mendorongnya ke titik yang sangat tak berdaya saat ini" tutur Dokter itu sambil berlalu.


Heny hanya bisa menunduk lesu di atas tempat duduknya , ia kehabisan kata kata untuk mengungkapkan betapa sedihnya ia saat ini.


"A....apa ... aku Depresi", bisik seorang gadis dari dalam ruangan itu pada dirinya sendiri.


* * * *


*like dan komen dong jangan lupa fave kan novel in ya....


tungguin terus updateannnya karna habis ini bakal ada klimaks yang dapat menarik emosi.......


like ya.........


#penulis_gak_tahu_diri. wkwwkkwkwkww*

__ADS_1


__ADS_2