Jangan Pergi

Jangan Pergi
Sentuh Hatiku S2 57.Pria Tampan


__ADS_3

Irene meregangkan tubuhnya yang terasa lelah. Gadis itu melangkahkan kakinya menuju ke balkon. Ia menutup matanya rapat kemudian menghirup oksigen dengan rakusnya sembari mengembangkan senyumnya.


"Udaranya sangat sejuk sekali" gumam gadis itu.


Matanya melihat ke arah tempat tidur, dimana pria yang tubuhnya terbungkus dengan selimut tebal masih asyik berada di alam mimpinya. Pria yang selalu mengusik waktu tidurnya.


Gadis itu melangkah ke tempat tidurnya, mengambil ponselnya. Tangannya tergerak membuka kamera ponsel dan memotret pemandangan pagi hari yang indah di Santorini.


Ia pun mendekati Reyhan yang tengah tertidur lelap. Diam-diam gadis itu mengambil foto suaminya dan mengunggahnya di sosial media.


Mood booster, kamu dan langit Santorini.


Kalimat yang ia tulis di laman sosial medianya.


Tak lama kemudian, Reyhan pun mengerjapkan matanya .


"Selamat pagi, sayang" ucap Irene yang memberikan ucapan selamat pagi pada suaminya itu.


"Pagi juga, sayang." timpal Reyhan dengan suara khas seseorang yang baru bangun tidur.


"Mengapa kau bangun pagi-pagi sekali?" lanjut Reyhan yang kini mengubah posisinya dari berbaring menjadi duduk.


"Aku tidak ingin melewatkan satu hal pun disini" ucap gadis itu.


Reyhan pun memandang istrinya sembari membalas ucapan istrinya itu dengan tersenyum.


...


Reyhan datang menemui istrinya yang tengah masih berendam di kolam renang. Pria itu membawa nampan yang berisikan makanan dari waiters yang baru saja mengantarkan sarapan mereka.


"Letakkan dulu disitu" ucap Irene menunjuk ke arah meja yang tak jauh dari kolam renang tersebut.


"Untuk apa? kau bisa menikmatinya langsung sembari berenang istriku" ujar Reyhan yang langsung meletakkan nampan besar tersebut ke permukaan air.


"Tapi ini..." Irene sedikit heran saat suaminya melakukan hal tersebut.


"Ini namanya floating breakfast atau sarapan terapung" jelas Reyhan yang melepaskan baju handuknya dan bergabung ke dalam kolam renang bersama istrinya.


"Oh, aku baru tahu ini.." gumam Irene, gadis itu pun langsung mencicipi hidangan tersebut.


"Hmmm .. Enak" ujar Irene.


Reyhan mengangguk sembari mengunyah makanannya.


...****************...


Kini kedua pasangan sejoli kini tengah berada di Fira, yang merupakan pusat administrasi wilayah Santorini. Pemandangan kota tersebut didominasi dengan bangunan dan rumah- rumah penduduk yang berwarna putih.

__ADS_1


Keduanya mengelilingi tempat tersebut dengan bergandengan tangan.


"Apakah kau tidak lelah?" tanya Reyhan melihat Irene sedari tadi begitu bersemangatnya berjalan kesana dan kemari.


Gadis itu menggelengkan kepalanya sembari terus menggenggam tangan suaminya tanpa melepaskannya sedikitpun.


Namun tak lama kemudian, Irene pun memukul kakinya yang sudah terasa pegal.


"Kita beristirahat sebentar, aku lelah" ucap gadis itu.


"Tapi aku masih ingin berkeliling" cicitnya yang tertangkap oleh telinga Reyhan.


Reyhan pun terkekeh mendengarnya. Ia pun mencari solusi dengan menyewa seekor keledai untuk mengelilingi tempat tersebut. Terlihat beberapa dari wisata lain pun menggunakan hewan ini untuk mengelilingi tempat tersebut.


"Apakah kau senang?" tanya Reyhan.


Irene pun mengangguk sembari tersenyum.


Keduanya pun mengabadikan tempat tersebut dengan mengambil beberapa potret. Tampak senyum bahagia yang selalu diperlihatkan oleh keduanya itu. Seakan dunia hanyalah milik mereka berdua.


Setelah cukup lama mengelilingi tempat tersebut, keduanya hendak kembali ke hotel. Namun sebelum itu, mereka singgah terlebih dahulu di Santo Wines, yang merupakan pabrik wine dengan pemandangan yang indah dengan tur jalan kaki. Wisatawan dapat mengetes rasa, serta dilengkapi dengan camilan.


Reyhan dan Irene duduk di teras luas ditempat tersebut dengan menyajikan pemandangan kaldera. Mereka pun menghabiskan waktu disini hingga matahari terbenam.


...****************...


Setiba di hotel, Irene langsung menjatuhkan tubuhnya di kasur. Berkeliling seharian membuat semua badannya terasa pegal.


Hanya dari sebuah potret saja Reyhan mampu membuat jantung Irene berdebar dengan kencang. Dan gadis itu pun menyadari bahwa ia jatuh cinta berkali-kali pada pria yang berstatus menjadi suaminya itu.


"Suamiku tampan sekali" puji Irene sembari menyentuh potret tersebut.


"Apa yang sedang kau lakukan, istriku?" ucap Reyhan yang tiba-tiba saja keluar dari kamar mandi sembari mengeringkan rambutnya. Sedari tadi pria itu memperhatikan Irene yang tampak tersenyum sendiri.


"Tidak ada apa-apa" timpal Irene yang langsung meletakkan ponselnya.


Gadis itu pun langsung beranjak dari tempat tidur, menuju ke kamar mandi yang baru saja ditinggalkan oleh suaminya itu.


" Aku mendengar kau mengatakan bahwa aku tampan" ucap Reyhan.


Irene pun menghentikan langkahnya dan berbalik menatap suaminya itu.


"Kapan aku berucap seperti itu? kau salah dengar" tukas Irene yang kemudian melanjutkan langkahnya.


"Benarkah? aku rasa telingaku masih berfungsi cukup baik" gumam Reyhan menyentuh daun telinganya.


Tak lama kemudian, Kepala Irene muncul dibalik pintu.

__ADS_1


"Iya, suamiku tampan. Pria tertampan didunia ini adalah suamiku" ucap Irene yang kemudian menutup kembali pintu kamar mandi tersebut.


Reyhan terkejut Irene yang tiba-tiba muncul seperti itu dan menyebutkan kalimat yang baru saja didengarnya.


"Apa itu? membuatku terkejut saja" ucap Reyhan mengusap dadanya.


"Mengapa semakin hari tingkahnya semakin menggemaskan saja, membuat aku tak bisa lepas dari pesonanya" sambungnya lagi.


Tiba-tiba pria itu teringat di saat pertama kali pertemuan mereka. Saat Irene yang sedang menorehkan lipstik di kaca mobilnya, hingga pria itu mencegah Irene agar tak melakukan bunuh diri saat gadis itu, namun jawaban yang diberikan gadis itu cukup membuatnya tercengang seketika. Pria pun terkekeh saat mengingat hal tersebut, pertemuan mereka bisa dikatakan cukup unik.


Reyhan meraih ponselnya di atas tempat tidur. Pria itu mencari kontak ibunya. Sedari kemarin ia lupa memberi kabar pada orang yang telah melahirkannya itu.


"Halo ma.." ujar Reyhan ketika telepon telah tersambung.


"Halo nak, apa kalian baik-baik saja disana?" tanya suara dari seberang telepon.


"Iya, ma. Maaf Reyhan baru memberi kabar" jelas Reyhan.


"Tidak apa-apa, mama mengerti kalian sedang menikmati waktu bulan madu kalian. Mana Irene?" tanya Irsya.


"Irene sedang di kamar mandi" timpal Reyhan.


"Oh, kenapa menelepon disaat seperti ini. Lanjutkan saja, ingat pesan mama kemarin untuk memberi kabar baik sepulang dari berbulan madu. Sudah ya, nikmati waktu kalian" ucap Irsya panjang lebar dan kemudian menutup teleponnya sepihak.


"Wah.. luar biasa sekali" ucap Reyhan yang mendapati sambungan teleponnya terputus.


"Istriku, lekas kemarilah. Aku membutuhkan vitamin, Mama ingin segera mendengar kabar baik dari kita" seru Reyhan sedikit bercanda.


"Cukup suamiku, tidak ada vitamin apapun! malam ini biarkan aku tidur dengan tenang!" timpal Irene dari dalam kamar mandi.


Reyhan tertawa terbahak-bahak saat mendengar suara Irene yang mulai kesal. Ya, bagaimana pun juga dirinya memang sedikit keterlaluan karena tak memberi waktu istirahat untuk istri cantiknya itu.


.


.


.


Bersambung ..


Guys, aku mau tanya nih. Novel yang udah terdiri dari 3 season ini, mana sih pasangan yang paling kalian suka.


#AlviroAlea


#RolandMelly


#RasyaAurel

__ADS_1


#ReyhanIrene


Tulis jawaban kalian dikolom komentar ya😁✌️


__ADS_2