Kamulah Pilihanku

Kamulah Pilihanku
bab 31


__ADS_3

Pagi hari Tania sudah terdengar muntah-muntah didalam kamar mandi, membuat Roman tersentak bangun mendengarnya karena pintu kamar mandi yang memang tidak ditutup oleh Tania


Roman memijiti tengkuk istrinya sebisa mungkin berusaha membantu istrinya mengeluarkan apa yang membuatnya mual saat ini


"nanti siang kita periksa ya kerumah sakit" ajak Roman seraya tetap memijit tengkuk sang istri


"kan kamu dokter ,kamu aja yang periksa" sahut Tania cepat sambil mencuci mukanya dengan air dingin yang keluar dari kran otomatis membuat wajahnya sangat segar


"iya aku yang periksa, tapi kan tetap harus ikutin prosedur sayank " imbuh Roman


"prosedur apa sih, orang kamu dokternya kok" mulai ngeyel dengan pendapatnya sendiri tak mengerti meskipun suaminya seorang dokter kandungan bukan berarti ia bisa seenaknya saja, ia tetap harus kerumah sakit guna melakukan pemeriksaan rutin


"aku cuma dokter sayank, bukan pemilik rumah sakit, lagian sekalipun pemilik rumah sakit juga tetap harus ikut peraturan yang ada nggak bisa ngegampangin gini" Roman memberi pengertian pada istrinya yang kini hanya melihatnya saja


"kamu mau makan apa? biar aku masakin" tanya Tania seraya melangkah keluar kamar


"nggak usah masak, kamu mual-mual kayak gitu, " Roman mengikuti kemana istrinya melangkah


"terus nanti makan apa kalo aku nggak masak" malah seperti orang bingung, padahal mereka bisa memesan makanan lewat aplikasi, sekarang zaman sudah sangat modern jadi kenapa harus pusing hanya untuk sekedar makan asalkan ada uang semua bisa jadi mudah


"pesen aja honey, kamu mau makan apa nanti aku yang pesen" kini ikut berhenti didepan cermin menatap istrinya yang sedang mengikat rambut hitamnya


"terserah kamu aja" kata pamungkas yang sukses membuat Roman terpana


"mulai deh, nanti aku pesenin sesuka aku kamunya nggak mau, terus aku deh yang disalahin" sudah dapat menduga apa yang akan terjadi jika ia yang memilih sendiri makanan untuk sang istri


"terus aku harus gimana? " menatap suaminya yang berdiri dibelakang punggung nya melalui cermin


"ya kamu bilang mau makan apa, nanti aku yang pesen, aku nggak mau bikin masalah pagi-pagi cuma karena kamu nggak mau makan apa yang aku pesen" sudah mengantisipasi duluan tidak mau mendengar omelan istrinya di pagi hari hanya karena makan


Tania terlihat berpikir sebelum menjawab perkataan suaminya


"aku mau soto ayam aja kalo gitu" akhirnya mengatakan apa yang akan ia makan


"apalagi? " Roman bertanha lagi seraya memeluk pinggang Tania


"itu aja iih, jangan nanya mulu" Tania berkata gemas merasa suaminya banyak sekali pertanyaan hanya untuk makanan saja

__ADS_1


"yakin? " malah sengaja kembali bertanya dengan mimik yang di buat sangat sok ganteng


"tau ah, males aku " omel Tania lalu keluar kamar meninggalkan suaminya yang malah cekikikan sendiri melihat istrinya ngambek


"pesen makan dulu" gumamnya seraya mencari-cari ponsel andalannya


begitu ia mendapatkan ponselnya langsung saja ia memesan makanan yang tadi disebutkan oleh sang istri


"beres deh" ucapnya ketika pesanannya sudah diproses


kemudian ia nampak memeriksa pesan masuk yang ada, salah satunya pesan dari Aditya yang mengabarkan akan ke rumahnya sore nanti


Roman menepuk keningnya setelah membaca pesan paling bawah yang Aditya berikan


"bocor lah nih orang" gerutunya kemudian


"gue tiap urusan sama dia nggak ada yang bener kayaknya " masih saja menggerutu mengetahui apa yang sudah Aditya lakukan dengan mulut yang susah sekali untuk diajak kompromi nya itu


Roman menarik-narik rambutnya sendiri ,otaknya tidak bisa diajak berpikir sepagi ini


"hah, nggak apa kok" menunjukkan senyum terpaksa nya lalu menyimpan ponselnya ketika mendapati mata Tania tengah melirik kearah ponsel yang berada di tangannya


"oh" imbuh Tania lalu masuk kekamar mandi untuk mandi sedang Roman kembali mengambil ponselnya dan menghapus pesan dari Aditya berjaga-jaga jika sewaktu-waktu Tania memeriksa ponselnya karena Roman dapat melihat ekspresi curiga istrinya kala melihat nya tadi


Roman keluar kamar begitu terdengar suara ketukan diluar pintu, rupanya makanan mereka sudah datang ia pun membayarnya lalu membawanya masuk.


Roman sedang sibuk meletakkan soto pesanan istrinya kedalam mangkok bahkan ia tak sadar sudah ada Selfi dengan pakaian tidur yang hanya hotpants putih dan kaos dengan warna senada tengah berdiri disampingnya


"kamu lagi apa? " Tania yang baru masuk dapur kaget melihat suaminya berdiri didampingi oleh Selfi makin kaget melihat apa yang digunakan Selfi pakaian yang ia pakai untuk tidur malah ia pakai didepan suaminya walau suaminya tidak sadar ada orang di sampingnya tengah melihatnya


"lagi nuang ini sayank" Roman menjawab pertanyaan istrinya


"aku nggak tanya kamu " ucap Tania dengan melihat ke Selfi yang artinya bahwa ia tadi bertanya pada adiknya


Roman menengok sebelahnya "astagaaa"ujarnya begitu melihat Selfi sudah anteng disebelahnya dengan pakaian mini jika saja Tania tidak keluar kamar sudah pasti dia tidak akan sadar ada Selfi yang tengah melihatnya entah berniat apa yang jelas ia tak tahu apa-apa


Selfi mengedikkan bahu dan mencebikkan bibirnya "nggak ngapa-ngapain" menyahut tanpa rasa bersalah sedikitpun pada kakaknya

__ADS_1


"kalo diluar kamar pake baju yang bener" omel Tania lagi kesal dengan cara berpakaian adiknya itu


"suka-suka aku ah" kata andalan yang Selfi punya jika kakaknya memprotes kelakuannya


Roman menarik napas, sepagi ini sudah harus mendengarkan perdebatan dua orang kakak beradik


"kamu makan dulu sayank, nanti babynya laper" perintah Roman seraya menarikkan kursi untuk istrinya


"mbak hamil? " Selfi tercengang kaget mendengar apa yang tadi masuk ke telinganya


Tania maupun Roman enggan menjawab Selfi membuat Selfi malah makin penasaran


"mbak,, kalo orang tanya tuh dijawab " sentak Selfi marah


"berisik kamu tuh, mending mandi sana" Tania melirik sebal adiknya yang masih saja berdiri dengan pedenya meski hanya memakai pakaian yang mungkin akan mengundang angin masuk ke tubuhnya melalui celah-celah yang ada


"aku mau makan juga" malah duduk di tepat diseberang Roman


"makan tinggal makan, berisik banget " gumam Roman mulai jengah dengan sikap adik iparnya


"mbak semalam Imran nitip salam" perkataan Selfi membuat Roman kesal dan membanting sendok kepiring lalu masuk kedalam kamar tanpa permisi


Selfi cuek saja seprti ia memang sengaja membuat kegaduhan dihidup kakaknya


"kamu apa-apaan sih" kata Tania sebelum menyusul Roman masuk kekamar


Selfi pun tersenyum lalu bersenandung kecil seraya menikmati makanan yang ada di meja tanpa memikirkan apa yang terjadi dengan Tania dan Roman didalam kamar,.


"berantem sono" ujarnya dengan sinis..


*****


bersambung..


terimaksih vote nya, jangan bosen-bosen buat vote yaaa


aku sayang kaliaaaan 😘😘😘😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2