
Pulang sekolah dengan ditemani oleh Tyo Rona datang menuju ke bengkel untuk mengambil motornya.
"Tadi siapa lu si Na?" tanya Tyo seraya mengendalikan motornya di jalanan.
"Anak dari temannya Papah gue." sahut Rona.
"Kenapa? takut yaaa?" ejek Rona mengingat bagaimana tadi Tyo yang langsung memilih untuk meninggalkannya ketika Daren datang.
"Gue baru liat matanya aja udah ngeri, nakutin." jawab Tyo ketika tadi melihat Sorot mata Daren yang seperti ingin menelannya bulat-bulat.
"Hahaha." Gadis di boncengan Tyo malah tertawa ngakak mendengar jawaban Tyo tak hanya tertawa saja tapi kini juga tangannya sudah tidak bisa terkendali untuk memukul-mukul punggung Tyo hingga akhirnya pemuda itupun kesal karena merasa sakit.
"Lu ketawa-ketawa aja, tapi nggak usah pake mukul juga!" omel Tyo.
"Udah kayak Kakak gue lu, ketawa sambil mukul."
"Refleks." sahut Rona dengan tawa yang masih terdengar.
Sampai di bengkel Rona langsung turun di susul oleh Tyo.
"Gimana Bang? udah selesai?" Tyo bertanya pada Orang bengkel yang tadi membawa motor Rona.
"Udah, tuh udah sip dah sekarang mah. tapi sering-sering di servis ya." kata lelaki yang tangannya tampak hitam, apalagi kalau bukan karena pekerjaannya yang berhubungan dengan kendaraan bermotor.
"Tuh dengerin." tukas Tyo kepada Rona yang menggaruk rambutnya.
__ADS_1
"Buruan bayar Na." kata Tyo pada Rona ketika Bang Dodo memberikan bon berisi tagihan.
"Gue lupa bawa dompet Yo." dengan malu-malu Rona menjawab kenapa sejak tadi dia hanya diam saja.
"Diiih, lu ngeselin banget emang Rona." Tyo terlihat sangat gemas dengan kelakuan gadis di sampingnya saat ini, tak mengerti kenapa bisa pergi sekolah tapi lupa membawa dompet serta uang padahal benda itu cukup penting jika ada kejadian tak terduga seperti sekarang ini.
"Pinjem uang lu dulu deh Yo, nanti lu ke rumah buat ambil uangnya." pinta Rona dengan wajah yang di buat memelas agar Tyo iba dan mau membantunya.
"Ogah ah, lu liat aja tuh tagihannya berapa gue mana bawa duit segitu, mesti ambil dulu di ATM." seru Tyo seraya menunjukkan pada Rona berapa tagihan yang harus gadis itu bayar.
"Ya udah ambil dulu ke ATM." malah menjawab enteng.
"Ck, nih anak Dokter bikin susah gue Mulu dah." keluh Tyo.
"Nggak usah melas begitu muka lu." omel Tyo.
"Gue ambil uang dulu." akhirnya tidak tega juga meskipun masih setengah jengkel dengan kelakuan teman sekelasnya itu.
"Tyo memang teman terbaik, nggak ada tandingannya." seru Rona riang dengan mata yang di kedipkan sebelah.
"Kalau ada maunya aja muji-muji tapi giliran gue pintain contekan pelitnya amit-amit jabang bayi." sungut Tyo sambil menaiki motornya dan langsung menuju minimarket terdekat untuk mengambil uang.
Tyo dan Rona sudah menyelesaikan urusan bengkel dan saat ini sedang menuju rumah Rona dengan motornya Masing-masing, tapi ketika mereka baru akan berbelok HP di celana Tyo berdering kencang minta untuk segera di jawab.
__ADS_1
"Na, Ronaaa." panggil Tyo ketika Rona sudah berjalan lebih dulu namun gadis itu tidak mendengar dan malah terus melaju.
"Kebiasaan." kata Tyo seraya menjawab telepon.
Selesai menjawab telepon Tyo pun memutar balik motornya tidak lagi mengikuti Rona.
"Paling juga nanti nyariin." ucap Tyo saat nanti Rona tidak melihat.
Dan benar saja, saat sampai di depan pagar rumahnya, Gadis yang memakai helm warna putih itu langsung celingak-celinguk kiri kanan depan belakang mencari Tyo yang sudah tidak ada.
"Si Tyo kemana? masa nyasar? kan dia juga udah pernah datang ke sini." ujar Rona seraya menunjukkan wajah bingung.
Rona pun berniat untuk menelepon Tyo namun temannya itu tidak juga menjawab telepon darinya.
"Ah tau ah, besok aja gantinya di sekolah." kata Roba kemudian dan ketika pagar sudah di buka oleh penjaganya Rona malah tidak juga masuk ke dalam.
"Neng, ngapain bengong cepet masuk." seru si penjaga yang umurnya mungkin sama dengan Papahnya.
"Rona masih ada urusan Pak." sahut Rona memutar kembali motornya ke arah jalan.
"Loh mau kemana? nanti Di cariin sama Papah dan Mamahnya."
"Bilang aja mau Rona ke rumah Om Adit." seru Rona lalu kembali pergi dengan motornya menuju rumah teman Papahnya itu.
\*\*\*
__ADS_1