Kesatria Eldania

Kesatria Eldania
Berserker


__ADS_3

Dania 46


" A..pakah...?!. " tanpa sadar, mulutnya bergumam. 2-3 detik tadi iris matanya sedikit memancarkan cahaya yang senada dengan warna matanya, dan alasannya matanya itu menemukan energi aneh berwarna ungu yang baru pertama kali ia lihat, di dalam tubuh monster yang tengah berdiri 40 meter darinya, berdiri berdampingan dengan penyihir wanita itu.


" Tidak ku sangka, kau membuat ekspresi terkejut seperti itu. "' Chloe menyindir penuh dengan rasa puas melihat ekspresi gadis itu, ya...dia pasti terkejut setelah melihat makhluk yang dirinya ( Chloe ) panggil ini mempunyai energi berbeda dari yang pernah di rasakan oleh gadis itu.


[ Aku tidak percaya, kalau penyiihir itu dapat memanggil makhluk seaneh itu. ] batin Dania.


DI bilang makhluk aneh, dia sudah mulai terbiasa dengan berbagai macam wujud makhluk di luar nalarnya, tapi kali ini saja.....jangan hanya memandang tentang wujud luarnya yang besar itu, karena yang harus lebih dia perhatikan adalah soal warna anergi yang ada di dalam monster itu.


Warna ungu.


Energi berwarna ungu lebih mengacu pada soal tingkatan kekuatan yang lebih tinggi.


Soal kekuatan, makhluk itulah.......dialah pemilik dari energi ungu yang merupakan kekuatan murni.


Apa itu kekuatan murni?.


Kekuatan murni merupakan, kekuatan yang ada pada diri satu makhluk, yang mengakibatkan segala bentuk serangan yang di terima tidak akan mempengaruhinya sama sekali.


{ Benar-benar lawan yang mengerikan. }


Satu suara yang dikenalinya, akhirnya muncul di dalam kepalanya.


".........................."


Suara yang begitu dinantikannya, karena merasa kalau burung bersayap ini pasti lebih mengetahui makhluk besar ini, setelah beberapa waktu lalu, Everst ini juga mengetahui tentang keberadaan Naga sekaligus monster Weyvrn.


{ Aku beritahukan satu hal. Dia ini........bisa saja menghadapi 7 pleton komandan dari raas iblis. Sendirian..... Dan dia bisa jadi lawan seimbang untuk melawan raja iblis itu sendiri. }


{ Jadi, dia bukan lawan yang bisa aku atasi hanya dengan modal kekuatan saja?. } tanyanya, masih melihat pemandangan penyihir itu sedang menatap monsternya dengan wajah bahagia.


Karena kali ini yang di panggilnya adalah makhluk kuat, yang bisa melawan atau bahkan bisa mengalahkan dirinya ( Dania ).


Membuat Dania berdecih tidak puas hati.


" Cih....."


{ Kamu yakin mau melawannya?. } Everst yang masih terbang di atas, hanya memperhatikan majikannya dari tempat jauh.


Tentu dengan penglihatannya yang tajam, membuatnya tahu ekkspresi apa yang sedang di buat oleh gadis hasil reinkarnasi itu.


Tiba--tiba Dania tersenyum getir, memandang dua makhluk itu dengan pandangan remeh.


{ Kelihatannya, aku memang ingin mati di tiap kali punya kesempatan saat bertarung, kan?. Tapi kali ini, aku tidak dapat menerima kalau dia ingin memiliki tubuh ini, aku sudah menikmati kehidupanku disini, mana mungkin aku membiarkannya begitu saja. }


Jawab Dania dengan serius.

__ADS_1


Ya...kali ini dia serius.


Melihat penyihir itu terlihat begitu antusias mengatakan ingin memiliki tubuh yang sudah ia diami selama kurang lebih 3 tahun ini, ia sudah menyadari hal ini...bahwa tubuh ini pasti punya sesuatu yang spesial.


Dan karena itu, membuat Dania ini, tidak ingin melepaskan tubuh ini dengan mati begitu saja.


Setelah sekian lama ia melatih tubuhnya, menyesuaikan dirinya di dunia ini, serta mendapatkan berbagai pengalaman yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya, apa lagi bisa menemui berbagai hal seperti pria itu....... laki-laki si kepala emas yang entahnya membuat hatinya jadi tertarik alias terpikat.


Sekalipun hanya ada kata-kata pedas terlontar dari mulutnya itu.


Dia harus menyelesaikan berbagai macam hal yang ingin di lakukannya setelah be reinkarnasi ke dunia ini.


{ Mana mungkin aku menyia-nyiakan hal yang sudah aku alami selama ini, kan?. }


{ Mustahil kamu bisa melawannya. }


{ Mau mustahil atau tidak, itu urusan belakangan. soalnya dia sudah niat sekali ingin melawanku. }


Apa yang akan terjadi, harus mengahadapi segala kemungkinan.


{ Puas, bisa mendengar jawabanmu. } jika gadis ini melihat kalau sekarang dirinya sedang tersenyum, pasti sudah terkena pukulan telak lagi.


Tapi kali ini, tidak akan terjadi, karena dia ( Dania ) akan berurusan dengan hal yang lebih merepotkan, sebab ternyata Chloe......mulai tertarik dengan tubuh itu.


Sebelum, terbang lebih jauh lagi, Everst menyempatkan dirinya untuk memberitahukan nama dari penyihir itu. { Chloe. } Kalimat pendek yang bisa ia utarakakn lewat telepatinyaa, sebelum dirinya bersuara...


" KWAKKKK........."


[ Benar-benar menggerti apa yang aku inginkan. ] tidak ada yang lebih mengerti selain Everst.


" Baiklah, bisa di mulai sekarang.... Berserker.......bawa tubuh itu.....untukku!. "


Perintah Chloe dengan kata akhir penuh dengan penekanan.


GROAARGHHH............!


Pekik, makhluk bernama Berserker.


Berserker, pemilik tubuh layaknya manusia, namun memiliki masa yang lebih besar dari manusia normal, perbedaannya tentu sampai 4 kali lipat dari pria atletis seperti Archduke itu.


Makhluk ini juga punya tubuh yang begitu atletis, dari otot yang terbentuk di seluruh tubuhnya, juga perut berotot seperti roti sobek. Rambut yang lebat dan sedikit panjang, gigi yang besar, dan tetap saja tidak ada yang menarik dari makhluk bernama Berserker ini.


Dania merasa lebih menarik untuk minum teh bersama dengan Archduke itu meski di hujani kalimat perminataan untuk terus menggodanya menjadi kekasihnya.


[ Otakku sudah teracuni. Bisa-bisanya membandingkannya dengan Archduke. ]


GROARHHH.....!

__ADS_1


DRAKK......


Tempat kaki yang Beserker itu pijak, langsung tertekan dengan begitu kuat, sehingga menghasilkan sebuah cekungan yang dalam, sebelum akhirnya kaki itu benar-benar bersiap untuk


MELOMPAT.......TINGGI........


Setinggi 20 meter dari permukaan tanah, makhhhulk itu segera memngerahkan tubuhnya unutk menuju tempat gadis itu berdiri.


{ Mundur..... } Perintah Everst.


Dania yang menerima sebuah peringatan keras dari Everst, sedikit melompat muncur ke belakang.


Lalu...


Secepat kilat, dari angkasa terlihat cahaya coklat langsung menerjang tubuh Berserker, ketika Berserker masih di udara, dan lantas menghasilkan sebuah ledakan kuat untuk makhluk itu turun secara paksa dengan kilatan coklat yang merupakan senjata milik dari Everst.


Berhasil turun dengan paksa, Berserker masih mampu berdiri dengan senjata sebuah pedang besar dan tebal, sesuai dengan ukurannya.


Pedang itu pun menangkis serangan berikutnya yang di lancarkan oleh Everst.


CTNAG....CTANG....


.......CTANG..........


Sampai-sampai menghasilkan ledakan yang keras.


DUARRR....!!!!


Membuat tanah dan batu di sekitar, terbang behamburan.


GRGHHH.....


Berserker pun mengeram.......tetap memfokuskan dirinya untuk lawanyang sesungguhnya masih sedang berdiri di depannya.


Penampilan, serta punya rupa wajah yang sangat buruk, apa lagi dengan mata merah yang menyala itu, justru menambah kengeriannya untuk merusak pemandangan. Dan siapa pun yang melihatnya pasti merasakan kengerian dari kehadirannya itu.


Berserker, kemudian sudah mengambil posisi awalnya untuk bergerak cepat ke ar....


Tidak...bukan ke arah dirinya, melainkan...


[ ...................... ! ] Menoleh ke samping kanan dengancepat, Dania lantas berteriak.


" ARHES....AWAS!. " Sembari berteriak, Dania pergi dengan buru-buru ke arah Arhes tengah mengobati adiknya untuk memulihkan daya hidupnya si Shera itu.


Siapa yang akan lebih cepat sampai?.


Ketika Arhes di teriaki itulah, dia menoleh ke arah sumber suara dan mendapatkan sebuah wajah panik itu.

__ADS_1


" Dania.. " panggilnya dengan lirih, tapi di satu sisi dirinya juga kedatangan tamu dengan sosok mengerikan yang datang lebih cepat dari yang bisa Arhes lakukan untuk berlari.


Apa yang sebenarnya terjadi?, ketika bersamanya....ia terus menemukan berbagai masalah, dan membuat dirinya ikut terseret dalam masalahnya.


__ADS_2