
Teriak monster bertentakel banyak, lebih banyak dari gurita normal!.
[ Dia yang memotongnya?. ] fikirnya.
Kemudian, tanpa menatap lawan bicaranya, Dania berkata lagi.
" Aku tidak tahu apa yang sedang kau pikirkan tentangku, tapi.........jangan menatapku terus, lihat monster itu.....tentakel yang aku potong tadi, sudah tumbuh kembali. " dan tangan kanannya melempar-lempar pisau belati itu ke udara, pisau itu pun kembali lagi ke tangannya, mencoba menyiapkan serangannya lagi.
"................! " Menyadari hal tersebut setelah mendengar ucapan dari gadis ini, dia pun langsung kembali menatap ke depan, dan dia segera kedatangan dua tentakel ( tangan dari Devil Fish ) yang sedang menuju ke arahnya.
Dia pun segera mengeluarkan pedangnya, sembari melompat ke atas di mana dia memunggungi keberadaan tentakel yang sedang ada di bawah, pedang yang ada di tangannya pun langsung terayun, dan ketika saat tubuhnya dalam posisi kepala berada di bawah, tangannya segera bergerak ceepat..
CRASSHH............
" Haah........" dalam sekali tebasan, dua tangan yang dia dapat, dan potongan itu segera menghilang, yang artinya.......tentakel yang tadinya terpotong, langsung kembali tumbuh.
" Usaha yang sia-sia. " celetuk Dania kepada laki-laki yang gaya bertarungnya sok keren, padahal jika serangan pertamanya tadi, hasilnya seperti itu, berarti harus menggunakan cara yang lain, bukannya memotong tentakel itu lagi.
" Ini tidak sia-sia, melainkan melindungi diri. " ucapnya, membalas sindirian dari gadis ini.
Sambil melirik ke arah lain. Dania sebenarnya benar-benar mengumpat akan alasan yang di utarakan laki-laki ini.
Monster....Devil Fish Kraken, adalah monster setinggi 10 meter dengan besar hampir setara dengan kapal layar yang sedang di naiki mereka.
Monster ini sebenarnya adalah salah satu monster besar yang langka dan hanya hidup di laut. Lalu keberadaannya yang selalu tersembunyi, membuat orang-orang hanya mengira bahwa monster ini hanyalah sebuah legenda belaka.
Monster ini tidak banyak di jelaskan secara detail, karena kurangnya informasi mengenai identitas dari Devil FIsh ini.
Namun satu informasi penting, bahwa Devil Fish tidak akan menyerang manusia tanpa sebab, kecuali.....
[ Kecuali dia punya dendam atau sedang mencari sesuatu?. ]
Wujudnya di samping menyeramkan karena berwarna hijau, ada sisi lucu dari sudut pandang gadis ini.
Kepala dari monster itu lebih mirip seperti topi chef yang identik karena panjang, lalu sepasang mata tepat di bawah kepala besarnya itu, dan satu lagi mulut yang menyatu dengan dua daging mirip tentakel itu menjadikannya terkesan seperti kakek berkumis.
" Pfft.... "
[ Apa yang dia tertawakan?. ] fikir pemuda ini, mendengar gelak tawa dari gadis di sampingnya.
GRAAHHH.........
Marah dan bertambah marah, di dalamnya hanya ada kemarahan besar, dan misinya adalah menghancurkan semua kapal yang ada di lautan.
Tangan alias tentakel itu pun mulai bergerak dengan menghantamkannya ke dek kapal, tapi pemuda itu lagi-lagi memotongnya sebelum merusak kapal dan menenggelamkan mereka semua.
Sedangkan gadis ini.......dia diam sambil menghindari amukan dari tangan yang terus bergelayut ingin menangkapnya.
TAK......
Lagi-lagi mendarat dengan sempurna, tanpa celah sedikit pun.
[ Aku sedang bertanya-tanya, kenapa di atas kepalanya ada bunga yang tumbuh?. ]
".................. , hei.... " menoleh ke samping, mencoba memanggil pemuda itu, karena tidak tahu namanya, jadi terpaksa memanggilnya 'Hei'.
" Apa?. " ketusnya.
Melihat reaksinya seperti itu, Dania tidak jadi bertanya, dan mulai bertaruh bahwa yang ada di atas kepala monster gurita itu adalah....
SRINGG.......
[ Penyebabnya. ] Tangan kanan yang tadinya memegang sebuah belati, langsung dia lempar dengan cepat, ke atas, ke arah di mana bunga putih itu berada.
CRASSHH.....
" Berhasil. " Dania bergumam penuh dengan kemenangan.
Satu tangkai bunga yang ada di kepala gurita tersebut langsung terpotong, dan hasilnya bunga tersebut berubah menjadi layu lalu menghilang.
GRAAAHHHH........!!!!!
PSROOTT......
Merasa sakit yang cukup lumayan, membuat gurita ini berteriak keras sampai dimana sebuah cairan hitam menyembur keluar dan berhasil menodai........
" Arrhhhh...........!!. " All. ( Semua orang berteriak histeris karena jijik. )
Sampai tak terkecuali dengan mereka berdua.
"........................" Dua orang ini diam membeku.
Cairan hitam menghujani mereka semua, bahkan termasuk kapal itu sendiri.
" Ah......menjijikan sekali. "
" Aku harus mandi. " mengelap wajahnya yang kotor itu.
__ADS_1
" Tidak, aku dulu. " Menghalangi orang yang akan lari masuk ke kapal.
" Aku dulu. "
" Aku. "
Sampai akhirnya, mereka semua saling menghalangi satu sama lain.
Mencegah seseorang yang akan masuk terlebih dahulu untuk sekedar mandi, membersihkan tubuh mereka dari cairan hitam yang mengguyur tubuh mereka semua.
" Kalian, manusia sangat berisik. "
" ..............! " All
Pertengkaran itu langsung terhenti setelah mendengar suara keras mengisi ke segala penjuru di laut.
" Dia bisa bicara?. " sambil menyeka wajahnya dengan jubahnya.
Alinda mendongak ke atas, lalu berbicara.
" Jika dia monster tingkat tinggi, sudah pasti bisa bicara. Apa pengetahuan paling dasar saja, tidak kamu ketahui?. " kata Alinda, mencibir.
" Gadis kecil, kau benar. Otakmu ternyata lebih pintar ketimbang manusia di sebelahmu. " Puji gurita ini kepada Alinda, sekaligus menyindir laki-laki itu.
" ......................" [ Mereka berdua!. ] perempatan siku di keningnya langsung muncul. Padahal beberpa saat lalu, dia adalah musuh, tapi dalam sekejap, langsung terlihat menjadi akrab, dengan mendukung, apa yang tadi gadis di sebelahnya ini katakan.
" Gadis kecil, kau baru saja menyelamatkanku, apa ada yang kau inginkan?. " tawar Devil Fish kepada gadis kecil yang tidak lain adalah hanya Dania seorang.
" Monster itu memberikan tawaran padanya!. "
" Kira-kira apa yang dia minta ada monster itu sebagai imbalannya itu?. "
Kira-kira apa yang akan di minta?.
Sampai membuat orang yang mendengarnya, langusng tercengang, karena selain monster besar yang tadinya menjadi musuh, tiba-tiba malah menawarkan sebuah permintaan kepada nona Dania, sebagai balas jasa karena sudah menyelamatkannya?.
Yang di maksud, adalah membuat gurita itu kembali sadar setelah mendapatkan pengaruh sihir dari tumbuhan yang tadinya tumbuh di atas kepalanya.
" Kembalikan semua harta dari kapal yang sudah kau hancurkan. Dan...beritahu siapa yang membuatmu seperti itu. Itu sudah lebih dari cukup sebagai bayaranku. "
Gurita ini pun ikut tercengang dengan jawabannya, termasuk mereka semua.
Bukan kekuatan, atau semua harta karun dari kapal-kapal yang tenggelam sendiri yang ada di dunia, atau pun bukan sesuatu seperti kekuasaan, karena di lautan ini, dia adalah makhluk nomor dua yang berkuasa di lautan yang luas ini.
Tapi gadis ini, justru meminta semua benda alias harta yang ada di dalam kapal yang di rusakkan, untuk di kembalikan!.
Apa lagi sekaligus meminta informasi tentang siapa pelaku yang membuatnya bertingkah lain dengan membuat kerusuhan di laut.
" Kalian pantas mendapatkan cairan berhargaku. Anggaplah sebagai hukuman, karena manusia seperti kalian selalu tidak bersyukur dengan apa yang sudah kalian miliki. Dan itu akan menempel pada tubuh kalian selama 3 hari penuh. "
" APA....!. " All.
Hidup dalam 3 hari dengan keadaan yang mengerikan seperti itu, mereka semua tidak tahu akan bagaimana nantinya.
" Jadi aku......" Dania menunduk ke bawah, melihat penampilannya sendiri.
Penampilannya juga sangat buruk!.
" Aku mengecualikan kamu gadis kecil. "
Dan memang apakah Devil Fish ini adalah penguasa lautan, badai yang dari tadi membuaut kapalnya terombang-ambing dari tadi, perlahan awan hitam itu menghilang, di gantikan dengn lautan biru yang cerah seperti sedia kala.
" Memangnya tidak bisa menggunakan sihir?. " Pria keras kepala ini, pun mencoba caranya sendiri, menggunakan sihir untuk memmbersihkan seluruh tubuhnya, termasuk dengan pakaiannya.
Tapi hasilnya.....
Meskipun sihirnya aktif, tapi tidak berfek sama sekali.
" Karena aku yang menentukannya, jadi tidak bisa sembarang hilang, apa lagi dengan sihir. " sela gurita ini.
" Ahh!, bagaimana caranya aku hidup seperti ini?. " teriak seseorang di belakang, tidak terima dengan penampilannya yang terlihat buruk rupa.
" Hanya 3 hari saja, apa masalahnya. " Ada juga yang mencoba menerimanya dengan sepenuh hati, walau hatinya benar-benar merasa enggan dengan harinya ini.
" LIhat itu, manusia yang satu itu juga menerimanya, jika kalian semua mengeluhkan hanya untuk hal seperti ini, artinya kalian semua memang manusia sampah. " ejek gurita ini, lalu ke dua tangan yang merupakan tentakelnya langsung mengambil air laut yang dia ambil sendiri, kemudian gurita tersebut segera menuangkannya ke tubuh gadis itu.
BYUURR......
Dalam seketika itu juga, penampilan Dania menjadi bersih kembali meskipun jadi basah kuyup.
" Hahhh........."
" Sesuai dengan janjiku, aku akan mengabulkan permintaanmu. " Lalu Devil Fish ini memejamkan ke dua matanya, samar-samar sebuah cahaya putih menyelimutinya, tapi perlahan cahaya itu semakin terang dan membuat mereka semua menjadi silau.
" Ukhh....silau. " menghalangi pancaran sinar terang itu dengan lengan tangan kananya, sebuah angin yang sedikit besar segera berhembus.
WUSHHH.......
__ADS_1
Dan itu membuat semua orang menutup matanya sambil menahan keseimbangan tubuh mereka dari paa terhempas oleh angin bercampur kabut tadi.
l
l
l
l
l
l
l
l
l
l
l
l
l
l
l
l
l
l
l
l
l
l
l
l
l
BYURRR..........
BYURRR..........
Deburan ombak menyambut mereka semua untuk berhenti menutup mata.
Kabut tebal tadi pun perlahan menghilang, di gantikan sebuah pemandangan lain dengan nuansa yang cerah dan dpat membahagiakan orang-orang.
" INI!. " Semua orang terkejut dengan pamandangan yang mereka dapat.
Sesuatu yang tidak pernah mereka bayangkan, sungguh terpampang begitu jelas di depan mata mereka semua.
Keberadaan mereka yang awalnya berada di tengah laut, kini sudah berpindah tempat ke tempat dari tujuan mereka yang sebenarnya.
Hanya saja apa ini?.
Permintaan yang di utarakan oleh gadis bernama Eldania, langsung terkabul begitu saja.
Sebagai balasan akan jasa gadis tersebut dari gurita raksasa bernama Devil Fish Kraken.
" Kamu sudah berhasil membantuku. Dania. " sapa Archduke kepada seorang gadis yang dari tadi berdiam diri saja.
Dania pun menoleh ke belakang, melihat Archduke berjalan mendekatinya.
Sebuah senyuman puas terukir di bibirnya, menandakan bahwa pekerjaan yang Dania terima memang berhasil.
Karena memang berhasil, membuat kapal yang menghilang itu, kini sudah berjejer rapi di pelabuhan, bersama dengan barang tambang yang ada di dalam peti kemas.
Suasana cerah berakhir dengan kebahagiaan, setelah mereka menyambut badai tadi.
Hingga suara sayap yang sedang terbang ke arahnya, membuatnya mendongak ke atas, dan menemukan seekor burung hantu berwarna kelabu, mulai mendaratkan dirinya ke bahu sebelah kirinya Dania.
Tepat di paruhnya...
Sebuah amplop berwarna coklat, menjadi barang yang di bawa oleh burung ini.
__ADS_1
Archduke yang tak sengaja melihat cap stempel itu, hanya terdiam dengan senyuman kecil di bibirnya, karena dia tahu, kalau akhirnya gadis ini akan mendapatkaan pengalaman baru yang lebih baik ketimbang tetap di sini.
Ya.......sebentar lagi, gadis ini pasti akan pergi, demi memenuhi keinginannya itu.