
Caster tidak peduli, dia menoleh ke samping kanan, tepat dimana tubuh wanita itu masih tergeletak di sana.
Menghampirinya, Caster sudah mengangkat tangan kanannya tinggi-tinggi.....apa yang akan dilakukannya?.....
Saat hendak mencapai akhir daari tujuannya, hal tidak terduga kembali terjjadi.
Tubuh yang masih terikat rantai, tangan itu tiba-tiba kembali bergerak, bahkan Caaster yang hendak melakukan sesuatu pada tubuh wanita penyihir yang tergelatk di tanah itu, baru menoleh ke saping dimana Berserker....
CRCAAACKK........
" APA?. "' Caster tercengang dengan pria ini, bisa-bisanya..
Berserker berhasil terlepas dari jeratan rantai surgawi miliknya, dan dia langsung berjalan dengan langkah gontai menuju ke arahnya, hendak mencakar wajahnya dengan tangan yang besar itu.
Mundur satu langkah ke belakang karena tidak sempat mewaspadai hal ini akan bakalan terjadi, tangan itu kian mendekat, dan Caster sendiri masih memasang wajah terkejutnya, karena tinggal 15 cm lagi, jari itu akan menyentuh wajahnya yang berharga.
JLEBB....JLEB.......JLEB.......
Semuanya tidak terjadi, karena Caster sudah lebih dulu menusuk kembali tubuh itu dengan 3 tombak, dan...
WUSHH......
Berserker berubah menjadi debu biru yang bercahaya yang kemudian menghilang layaknya kembang api.
Ke tiga tombak itu pun langsung menghilang setelah berhasil mengenai targetnya.
" Dasar pria pantang menyerah. " ucap Caster dengan wajah seriusnya.
Mana tahu, kalau makhluk yang sudah di jerat dengan rantai surgawi itu, ternyata bisa lolos, walau pada akhirnya sekarang dia sudah musnah.
Berhasil mengalahkan Berserker, sekarang tinggal wanita ini.
Caster kembali meneruskan urusannya yang tadi tertunda.
[ Sial, aku tidak bisa lepas. ] Chloe menggerutu di dalam pikirannya. Tangan, leher, serta kaki juga terikat.
[ Apa yang akan di lakukannya?. ]
Chloe tidak tahu apa lagi yang akan pria itu lakukan. Dia benar-benar tidak bisa berbuat apa pun, karena semua sihir yang ia gunakan untuk melawan rantai ini, karena tidak berguna.
" Apa kau menyesal wanita?. " setelah keheningan sesaat tadi, Caster akhirrnya membuka suara lagi, dengan melemparkan satu benda berwarna merah tepat ke wajah itu.
PLUKK...........
__ADS_1
"...................." Chloe yang langsung di hadiahi hadiah yang terasa basah, amis, juga berlendir di wajah setelah di lempar sesuatu oleh pria itu, segera membuka mata, melihat ke bawah.
[ I-itu.....] wajahnya seketika menjadi pucat pasi.
Tidak tahu ternyata benda yang di lempar oleh pria tersebut ke wajahnya tadi adalah....
" Lihat itu, jantungmu lebih menjijikan ketimbang otak. Sebagai penyihir, otamu sedangkal apa?, tidak menjaga tubuh aslinya sendiri. " sindir Caster.
Akhirnya bisa membalas perbuatan yang di lakukan wanita itu dengan melemparkan jantung milik dari tubuh Chloe sendiri tepat ke wajahnya.
" Sekarang, kau tahu apa akibatnya jika berurusan denganku kan?. Tapi semuanya akan berakhir sampai di sini saja, wanita. "
" Hahaha....aku tahu...kini aku tahu, kau mencari roh itu karen-........Arghhh........." kata-kata yang berubah menjadi erangan yang begitu memilukan.
Caster yang tidak begitu berminat mendengar ocehan yang tidak berguna itu, langsung melakukan ritualnya sendiri.
Menempatkan 20 pedang menancap ke tanah, dan tiap pedang itu memiliki posisi sendiri, membuatnya ketika di lihat dari atas, maka akan terbentuk sebuah lingkaran sihir dengan bentuk bintang.
Sihir yang sudah aktif itulah yang membuat Chloe mengerang kesakitan seperti akan mati saat itu juga.
" Merasakan hal yang sudah kau lakukan, bukankah itu rasanya nikmat?. " tidak dapat di pungkiri, prosesinya sedikit sama, namun juga ada perbedaan.
Yang di lakukannya adalah untuk menyiksa roh yang tidak pantas dalam tubuh yang sudah dia atur khusus cocok untuk dia ( Dania ), itulah kenyataan terbesarnya.
" Arrghhh........... "
[ I-ini sakit, kenapa sakit seperti ini?. ] terasa ada yang bagian yang pelan-pelan terbakar di dalam dirinya, dan raanya juga paas.
[ Kalian berdua itu bagaikan air dan minyak. ] Chloe yang mempunyai sihir hitam, sedangkan dalam tubuh itu masih tersisa sebuah 'mana' berwarna putih, dan itu akan membuat keduanya saling bertolak seiring waktu berlalu.
Dan jika di biarkan lebih lama lagi......
" Tubuh itu akan hancur. " Caster benar-benar serius dengan masalah ini, karena juga menyangkut dengan penantiannya yang sudah dia korbankan selama ini.
[ Dan kau tidak bisa menanggung ucapan itu padaku. ] satu pemikiran lalin mendatangi kepalanya. Caster sebenarnya tidak peduli jika wadah itu hancur, karena ada banyak tubuh pengganti yang lain.
Tapi........
Apakah ada yang sama cocoknya dengan wadah itu?.
JIka ada, berapa lama ia akan menunggu, dan mencarinya?.
Sebuah proses penyiksaan, menyiksa wanita itu. Dalam lingkaran sihir yang dia buat, Caster hanya tinggal menunggu sampai wanita itu tersiksa dengan sendirinya lalu menghilang lenyap dari tubuh itu. Selagi menunggu, dia pun melakukan hal terakhir, yang membuatnya harus membuang energinya lebih banyak.
__ADS_1
[ Setelah ini, paling tidak butuh sebulan. ] Menatap tangan kanannya. Yang di butuhkan adalah mana yang lebih banyak untuk membuat keberadaannya tetap terjaga di dunina ini.
" Anggap saja ini, balasanku terhadap bawahanku yang sudah setia dengan pengabdianmu. " Caster tidak berbicara lebih.
Dia lebih mementingkan untuk membuat orang itu ( Dania ) kembali masuk ke dalam tubuhnya yang ada di dunia ini, dan menagih sebuah pertanggungjawaban yang sebenarnya tidak akan dia ( Dania ) ingat.
Flashback off
**************
~ Kembali ke waktu sekarang. ~
Setelah serangkaian kejadian dari menyingkirkakn dua pembuat masalah itu, kini akhirnya dirinya bisa melakukan hal yang sebenarnya mustahil di lakukan, yaitu....
Mengikuti jejak terakhirnya, sampai membuat dirinya melintasi waktu ke zaman modern.
[ Haah~....kau wanita yang menyusahkan juga. Aku jadi terlihat seperti orang bodoh, sampai-sampai datang ke sini. ] fikir Caster, diamana satu orang manusia sedang berdiri di jarak 8 m darinya.
Ketika melirik ke tempat lain, yang di temukannya adalah satu tubuh yang sedang terbaring dalam kondisi seperti orang yang hampir sekarat.
[ Kenapa juga tubuhnya tidak mati saja. ] Melihat ada satu pemandangan yang membuat Caster benar-benar tidak berpaling dari tubuh itu, yaitu adanya roh si wanita itu dalam wujud menggunakan pakaian terakhirnya, dan sebuah wajah yang tertutup cadar....
"............................."
Itulah hal yang membuatnya teringat akan masa lalu.
Dan sekarang tujuan terakhirnya ttidak lain adalah membawanya kembali, tapi....
Satu halangan sudah muncul di depannya.
[ Sepertinya ada lalat di tempat ini. ] Caster juga sadar kalau laki-laki itu mempunyai aura yang memililki 'mana' sihir di dalam tubuhnya.
Di dunia modern, melihat da satu manusia di depannya memiliki sirkuit sihir di tubuhnya, Caster pun ingin menantikan apa yang bisa di lakukan manusia ini.
#############
Waktu yang kian menipis, Caster memulai hal terakhirnya untuk membawa roh itu ke dunianya kembali, sebelum terlambat.
Dua orang yang saling memperebutkan.
Silahkan baca di next chapter.......
Selanjutnya--------->>
__ADS_1