
Karenanya Danie dibebas tugaskan dari gudang senjata oleh rajanya sendiri,maka hal itu tidak bisa ditolak.
Maka dari itu selama dua minggu itu dia harus berlatih untuk menggunakan kekuatan suci dengan benar mengingat kemampuannya sangat kuat. Tidak hanya sekedar membaca,tetapi harus praktek dilapangan,karena dengan begitu ketika perang Beysil datang,secara otomatis dia juga diikut sertakan dalam kelompok Abner sebagai pendeta untuk menyembuhkan para kesatria yang terluka atau hanya ingin membutuhkan kerilekssan.
Paling tidak sekarang dia lebih banyak keluar-masuk istana mengikuti para seniornya yang sudah bekerja lebih lama darinya.
Kebanyakan para keluarga bangsawanlah yang meminta jasa pendeta untuk urusan mereka karena tidak bisa tidur nyenyak~.
Lagi pula hanya para keluarga bangsawan saja yang bisa menghamburkan uang untuk menggunakan kekuatan suci hanya karena insomnia.
Jadi boleh dibilang sekarang Danie mulai memiliki pendapatan yang lumayan,tidak jauh berbeda dengan dirinya saat masih di gudang senjata.
Pada akhirnya dirinya harus atau terpaksa mengikuti kemauan raja untuk menjadi pendeta~.
Tapi setelah berpikir lama,tidak masalah juga selagi pemimpinnya memerintahkan dirinya melakukan kebaikan tidak seperti dulu yang memerintahkan dirinya untuk berbuat kejahatan.
Tetapi tidak hanya itu saja yang harus dilakukannya,karena ada oekerjaan lain juga seperti...
"Ini permintaan Elvira sendiri,dia hanya ingin dibuatkan dua saja,setelah itu ia tidak akan meminta anda dibuatkannya lagi. Hanya untuk acara pesta ulang tahun dan biasa..ikut sosialita kelas bangsawan,oleh sabab itu turuti saja kemauannya"
"Ke..napa Ledy Ellora seperti sedang memaksa saya ya?,apa karena putri Elvira memberi anda lebih banyak uang dari biasanya?"
Danie menatap Lady Ellora dengan tatapan menyelidik.
"Ehem....itu...ah..intinya jika anda mau membuatkan dua desain untuknya maka aku akan memberi anda separuh dari bayaran yang aku terima darinya,bagaimana?"
"30% saja sudah cukup,saya bukanlah orang yang akan memeras penghasilan milik orang lain"
[Sebenarnya tidak rugi juga sih,selagi ada ponsel,aku bisa tahu desain terkini baju abad 21,hanya perlu serach maka sudah jadi. Hanya perlu menyesuaikan di zaman ini sudah cukup]
"Baiklah...besok akan saya bawa kemari,tapi itu adalah desain terakhir saya. Untuk seterusnya aku tidak akan membuatnya lagi jika aku tidak menginginkannya"sambung Danie.
"Tuan muda memang orang yang baik,aku tidak akan memaksa dan meminta pada anda,tapi jika perlu bantuan maka tempat ini akan selalu terbuka untuk tuan"Lady Ellora
"Bisakah jangan memanggilku tuan,saya terlalu muda untuk dipanggil sedemikian terhormat macam itu"
"Ah..bagaimana kalau adik Danie?"Lady Ellora.
"Tidak buruk"mengangguk setuju dengan panggilan Lady Ellora.
"Adik Danie,aku memiliki hadiah perpisahan sebelum kamu pergi dari sini"sebuah mantel berwarna abu-abu diberikan pada Danie.
"Baju ini khusus untukmu,mantel musim dingin yang sudah kuberi mantera penghangat,modelnya sama dengan yang aku berikan padamu saat pertama kali buat itu."
"Mantera?"terbelak kaget.
[Jangan-jangan dia punya sihir juga]
"Ahahaha...yang Adik Danie pikirkan memang benar,aku bisa sihir" Lady Ellora mulai berbisik di telinga Danie sambil menutupnya dengan kipas lipat yang dipegangnya.
"Dan tentu saja aku tahu yang kamu itu adalah seorang......'perempuan' "
"Errhmm..jadi.."
"Aku tidak akan memberitahu pada yang lainnya,salah wajahmu juga mirip laki-laki jika rambutmu sudah pendek. Ini jepit rambut untuk adik Danie,panjangkan saja rambutmu karena jepit rambut ini memanipulasi karaktermu untuk menjadi seperti pria jadi tidak masalah selama kamu sendiri yang tidak melepaskan jepit rambut itu maka kamu akan menjadi seperti pria bahkan suaramu"Lady Ellora.
"Apa alasan Lady Ellora memberikan jepit rambut ini untukku?"Danie.
"Tidak ada alasan khusus,aku hanya ingin memberikan benda itu pada adik Danie saja."Lady Ellora duduk kembali dengan tenang di sofa lalu menyeruput sejumput teh manis yang sudah disediakan.
"Terima kasih Kakak!"teriak Danie,dan memeluk Lady Ellora.
[Hahaha....seperri anak kecil saja]Lady membalas pelukannya,dan mengusap kepala Danie.
***
"Bagaimana,apa cantik?"menatap dirinya di cermin.
"Nona Youri sangat cantik,memakai gaun dari hadiah ulang tahun nona yang kemarin"puji dayangnya lepas membantu Youri mengenakkan pakaiannya.
__ADS_1
"Kemarin itu sudah 3 minggu lalu"
"Apa tema dari gaun yang nona pakai?"
[Di kertas dari Danie,temanya adalah..]
Mencoba mengingat kembali.
"Langit malam"
"Memang seperti langit malam sih,coba nona lihat,warna gaunnya campuran antara hitam dan biru tua berhiaskan manik-manik berwarna putih dan silver,ini memberikan kesan bintang pada gaun nona"kata sang Dayang.
"Karena sudah siap,mari kita berangkat ke jamuan makan malam"
Jamuan makan malam yang akan dihadirinya adalah jamuan makan malam terakhir untuk menghormati para pendeta yang akan pergi,karena Danie turut hadir karena merupakan salah satu anggota dari tempat suci Abnder,maka Youri ikut dalam jamuan makan malam teraebut.
Dimeja panjang,yang bisa memuat 20 kursi untuk 20 orang sudah disediakan makanan dalam berbagai menu masakan andalan istana.
[ raja yang terlalu baik pada sang pendeta ] itulah yang dipikirkan Danie mengenai acara makan malam yang terlihat mewah,tapi karena jarang-jarang bisa makan yang lumayan mewah itu maka ia pun tak sungkan untuk hadir dan ikut makan.
"Tuan putri Youri telah datang bersama tuan putri ke tiga Elvira"teriak penjaga pintu untuk memberitahu pada penghuni di dalam ruang makan itu.
Secara bersamaan mereka berdua datang dengan gaun yang sangat Danie kenal.
[Pfffttt.....,apa-apan mereka berdua itu?,bersaing?]Memalongkan wajahnya untuk menghindari mereka berdua tahu kalau dirinya sedang menahan tertawa.
GGRRR......
[Sejak kapan Duke disebelahku?]
Danie melihat ke sisi kanannya.
"Ada apa pendeta?"
"Hah"
Tepukan bahu tadi sepintas mengagetkannya,dan menemukan Elvin ada di sebelah kirinya.
Lalu didepannya ada dua orang wanita si Youri dan Elvira.
[Situasi mencekam apakah ini!. Empat orang dengan perangai berbeda] di sebelah kanannya orang yang terlihat menyeramkan lagikan dingin semua orang seperti dianggap musuh olehnya,dikirinya merupakan pangeran yang ramah sama seperti Youri sedangkan didepannya si Elvira merupaka wanita yang cerewet dan pemarah,sedikit singgungan langsung marah.
"Semuanya sudah hadir?,kalau begitu silahkan kalian menyantap makanan disini sepuasnya"tutur Raja.
[ Makanan terakhir sebelum pergi menemui ajal yah? ]fikir salah satu pendeta di sbrang meja sana.
"Pendeta Danie,ini saya ambilkan potongan ayam pertama untuk pendeta" Youri memberikan potongan ayamnya pada Danie.
"Saya bisa ambil sendiri"kata Danie.
"Ini udang goreng,selagi masih hangat"Elvira pulak ikutan membagi makañannya.
"Cicipi ini juga,daging sapi panggang"Youri
"Pendeta,ini jangan lupa makan sup iga sapi. Pasti dapat membuat pendeta lebih berenergi"Elvira.
💧💧💧💧💧💧💧💧💧💧💧💧💧💧💧💧💧
"Ahahaha.....kedua putri kita bersemangat sekali,terima saja pemberian mereka berdua pendeta Danie"ucap Raja melihat tingkah kedua putrinya.
[Hawa kegelapan dan cahaya,kenapa keduanya sama-sama harus mencarkan auranya didekatki!,ini membuatku sangat tertekan]💧ungkap Danie merasakan hawa yang bertentangan itu.
[Cih!,kenapa anak itu terus yang selalu dipuji,melihatnya membuatku semakin marah]
Detik hati Doutevs,pendeta dari tempat yang sama dengan Danie.
[Berkat dia,aku bisa makan enak bersama para bangsawan,sungguh pertemuan yang sangat langka]fikir Ferdrik setelah menyantap beberapa hidangan yang ada tepat didepan matanya,sebagai kesatria Ferdrik jarang sekali bertemu dengan para bangsawan dan untuk pertama kalinya bisa makan bersama raja,maka itulah malam ini menjadi berkah baginya,menambah semangat juang yang da didalam jiwanya.
Mereka semua termasuk ke 10 prajurit yang akan ditugaskan bersama Danie juga urut diundang dalam perjamuan makan malam itu.
__ADS_1
Semuanya bisa merasakan nikmatnya makan bersama orang-orang.
Namun manusia itu banyak yang memiliki kedengkian di dalam hatinya,rasa tidak suka itulah membuat oendeta sekalipun bisa memiliki hati yang buruk berwarna hitam walau dia memiliki kekuatan suci untuk membantu orang lain.
Beberapa orang disana memang tidak sepenuhnya menikmati jamuan makan malam itu,diantaranya adalah pendeta Doutevs dan pendeta jevauty.
Setelah selesai dengan acaranya,mereka semua akhirnya pulang ke asramanya masing-masing,namun tidak dengan Danie yang dicegah oleh Youri dan Elvira.
💧[ Apa lagi dengan mereka berdua?,mencegahku istirahat ]
Menatap depan dan belakang,Elvira menarik paksa Danie sedangkan Youri mengikutinya dari belakang.
"Apa yang anda berdua lakukan?"
"Dengar,jangan sampai mati!,aku tidak membiarkanmu mati di tangan pemberontak macam mereka"tutur Elvira,mengingatkan pada Danie.
"Apa saya harus mati ditangan anda?"tanyanya dengan santai.
"Yaaa-...eh"mengangguk iya,namun sadar itu jawaban yang salah.
"Kakak.!!,jaga ucapan kak Elvira!"Youri pulak terkejut dengan oernyataan Danie dan menyalahkan Elvira karena mengiyakan saja.
[Walau bukan kakak adik kandung,namun mereka sangatlah dekat.]
"Kalian berdua menggunakan gaun dari desain saya. Cukup cantik" berusaha mencairkan suasana.
"Terima kasih Pendeta Danie,saya senang dengan hadiah yang anda berikan. Apa ada lagi?!"Youri.
[Yeehh....habis dipuji malah minta lebih]Danie
"Ohh...bukannya adik memakai sopan santunnya?,kenapa hari ini berbeda"Elvira.
"Ah..Ma..maaf"Youri.
"Tidak perlu minta maaf,yah..karena kedua tuan putri berada disini,sekalian saya memberitahu sesuatu kalau aku..."
Salah satu tangan Danie meemberikan kode pada Youri dan Elvira untuk sedikit mendekat.
"Bukanlah pria"
"APA.!!?" All.
Danie menutup mulut kedua orang didepannya dengan jari telunjuknya.
"Saya hanya tidak ingin membuat kalian berdua lebih sakit hati"
"Ahahah...tidak,tidak...kami berdua tidak sakit hati ko,ya kan Youri?"Kata Elvira dengan percaya dirinya.
"Ermm..sebenarnya iya"jawab Youri dengan ragu.
"Hah?"💧Danie kebingungan.
"Kami berdua sudah tahu kalau pendeta ini perempuan"bisik Elvira pada Danie yang masih memasang wajah bingung.
"Sebagai putri tentu saja tidak bileh lengah dengan orang yang dekat dengan kita,jadi salah seorang suruhan kami menyelidikimu,disaat kau menabarak aku"
"Ahah...seperti itu,saya hawatir jika kalian berdua akan membenci saya"
"Oh..orang yang pertama kali membencimu adalah Youri ini"Elvira merangkul Youri tanpa merasa bersalah sama sekali.
"Yah..karena Pendeta Danie selalu berbuat baik padaku,saya bisa memaafkannya. Dan lagi gaun ini,terlihat berbeda dengan gaun yang pernah saya pakai,walau tidak seglamor yang pernah saya miliki namun jadi tampak elegan"jelas Youri,walau sedikit merasa kecewa karena Danie perempuan dan bukan laki-laki idamannya tapi ia tahu kalau hatinya tetap memiliki sisi kebaikan.
"Nah...sebab tuan putri Youri dan Elvira sudah tahu rahasia besar itu,mohon jangan biarkan orang lain tahu,kalau baginda raja.em...boleh"
"Oh...raja juga sudah mengetahuinya,aku yang memberitahunya"
Semuanya terbongkar sudah,tetapi yang terpenting beberapa orang yang patut diwaspadai karena identitasku tadi mereka sudah tahu.
Oenipuan merupakan kejahatan besar,apalagi menyembunyikan identitas sebenarnya,tapi masalah itu raja sudah tahu tentu ia tidak khawatir lagi.
__ADS_1