Ketulusan Cinta

Ketulusan Cinta
Part 103


__ADS_3

Seminggu berlalu Taufan dan Yola pun akhirnya pamit untuk kembali ke Apartemen milik Taufan.


Mama Mira tak ingin ikut bersama mereka ia lebih suka tinggal dirumah biasa,Walaupun Taufan dan Yola memaksanya,Mama Mira juga ingin membiarkan Taufan dan Yola itu menikmati masa-masa pengantin baru tanpa gangguan siapapun.


"Kalau aku belikan saja Mama rumah bagaimana??".Tanya Taufan setelah mereka sampai di Apartemennya.


"Sudah sekarang fokus sama masa depan kalian,Jangan terlalu memikirkan Mama".


"Ma tolong jangan menolak,sekarang Mama itu juga Mama aku,wajar bila seorang anak memberikan hadiah untuk Mamanya kan".Ucap Taufan


Ia dan Yola sudah mendiskusikan ini,mengingat rumah kontrakan Mama Mira dan Yola dulu itu jauh dari kata aman.Karena Karina sudah tau tempat tinggal Yola dulu,Perempuan nekat seperti Karina itu harus diwaspadai.


"Baiklah,tapi mama ingin rumah yang sederhana saja".Pinta Mama Mira


Taufan pun berjanji akan membelikan rumah yang sederhana sesuai keinginan Mama Mira,agar Mama Mira tidak mengontrak lagi.


"Dan satu lagi Ma,nanti akan ada Mbok Ramlah yang akan tinggal bersama Mama".ucap Yola


"Buat apa Yola,Mama masih bisa melakukan semua sendiri,gak perlu pakai pembantu segala".Lagi-lagi Mama Mira menolak.


"Kondisi kesehatan Mama sekarang sudah tidak seperti dulu,Yola pasti kepikiran kalo Mama tinggal sendirian".Yola mencoba meyakinkan Sang Mama yang memang wataknya sedikit keras kepala.


"Ya sudah Mama ikut apapun keinginan kalian berdua,dan Mama berterima kasih sekali".Ucap Mama Mira


Yola pun memeluk Mama tersayangnya itu.

__ADS_1


Dan Yola meminta Mama Mira agar menginap dulu besok pagi ia dan Taufan akan mengantarnya pulang.


******


Sebulan berlalu,kehidupan rumah tangga Taufan dan Yola masih sama.


Yola menjalankan kewajiban nya sebagai seorang istri dan Taufan juga memperlakukan Yola dengan baik.Walau hubungan suami istri belum mereka lakukan.


Yola masih belum yakin pada Taufan kalau Taufan sudah mencintai dirinya,meskipun suaminya itu bersikap manis padanya.


Yola masih bekerja dikantor Ardan dan Taufan tak keberatan jika Yola masih bekerja.


"Mas mau dibuatin sarapan apa"Tanya Yola yang sudah sibuk di dapur apartemennya.


"Apa pun yang kamu masak,Mas pasti akan suka yang".Jawab Taufan


"Boleh,tapi habis mas makan itu langsung cium bibir kamu"Taufan mengerjai Yola kembali.


"Aisssss ogah"Yola pun segera memasak nasi goreng untuk suaminya.setelah selesai masak


mereka pun sarapan bersama.


"Mas antar kamu kerja ya"


"Aku bawa mobil sendiri aja Mas,lagi pula kasian Mas bolak balik,kan arah kantor kita beda Mas".Tolak Yola

__ADS_1


"Gak apa-apa,sekalian Mas mau ajak makan siang".


Yola pun tak bisa menolak permintaan suaminya itu.


"Ya sudah aku siap-siap dulu"Yola pun segera mengganti baju nya dan bersiap untuk kekantor nya.


"Mas tunggu kamu di mobil ya"Taufan memilih keluar lebih dulu dari apartemennya.


Yola pun segera menyusul suaminya,sedikit tergesa-gesa hingga tak sengaja ia menubruk seseorang dan Yola terjatuh kelantai.


"Maaf"Ucap Yola dan mencoba bangkit dari terjatuhnya.


Pria itu memandangi Yola lekat dan senyum penuh arti terlihat dibibirnya,karena ia masih mengenali siapa wanita yang sudah menabraknya itu.


"Kita bertemu lagi Nona cantik,mungkin kita memang berjodoh".suara khas lelaki dewasa yang Yola dengar


Yola pun langsung melihat tajam kearah sumber suara.


"Anda!!!!"geram Yola saat tau siapa pria yang di tabrak nya.


"Ternyata dugaan ku tidak salah kamu masih ingat padaku".Lelaki itu kembali tersenyum manis namun membuat Yola muak.


"Jangan terlalu percaya diri Pak,Maaf aku sudah terlambat suamiku sedang menunggu ku di mobil".Yola pun dengan cepat meninggalkan Pria itu semakin lama melihat wajah situa bangka mesum itu akan membuat Yola semakin kesal.


Pria itu terus memandangi kepergian Yola sampai seluruh tubuh Yola hilang karena pintu lift yang sudah tertutup.

__ADS_1


"Apa gadis itu sudah menikah?pasti ia berbohong untuk menghindari ku,kenapa ia semakin cantik dan seksi,aku harus bisa mendapatkannya,caranya aku harus mengambil alih perusahaan Edwar,dan akan ku taklukan gadis sombong itu dengan uangku".Ucap Geri dengan percaya dirinya.


__ADS_2