Ketulusan Cinta

Ketulusan Cinta
Part 167


__ADS_3

Devano menepati janjinya ia datang ke kantor Alden.Khansa yang kelelahan pun sedang tertidur di sofa ruang kantor Alden.


Alden menelpon pihak kampusnya untuk meminta Izin,bahwa Khansa tidak kembali kuliah hari ini.


"Apa kabar Dev????"Sapa Alden saat sahabatnya itu sudah berada di ruangannya.


"Kabarku buruk Al"Jawab Devano jujur ia sempat melirik Khansa yang sedang tertidur pulas.


"Aku tidak mengganggu waktu kalian???"Tanya Devano melihat Khansa yang masih berada di ruangan Alden.


"Khansa hanya kelelahan,jadi aku tak ingin ia kembali ke kampusnya lagi".


"Apa Khansa sakit???"Tanya Devano khawatir


"Akhir-akhir ini kondisi kesehatannya kadang menurun tapi aku akan membawanya ke dokter malam ini".Alden tak mungkin memberitahu Devano Khansa kelelahan akibat perbuatannya.😁 namun yang Alden katakan juga tidak bohong Khansa selalu muntah di pagi hari.


"Kita bicara di rooftop aja"Ajak Alden mengerti saat melihat Devano yang gelisah ingin mengatakan sesuatu namun Devano tak ingin mengganggu tidur Khansa.


"Khansa gimana kalau kamu tinggal"Tanya Devano.


"Aku akan memberitahu Cindi sekretaris ku untuk menjaganya dan memberitahu keberadaan ku saat ia bangun nanti".Ucap Alden.


Devano pun mengikuti langkah Alden menuju Rooftop yang Alden maksud.


Devano tidak membuang waktu lagi dan menceritakan semua masalah yang dihadapinya.


"Masalah Video itu terdengar sangat sulit,tapi aku akan coba membantu menyelidikinya"Ucap Alden.


"Al aku khawatir kalau sampai ancaman Chelsi itu benar ia akan menunjukan video itu pada Khanaya".Lirih Devano

__ADS_1


"Apa kamu sudah mengungkapkan isi hatimu pada Khanaya???"Tanya Alden


Devano menggeleng"Aku ingin menyelesaikan semua masalah ku dengan Chelsi dulu,Aku akan mengatakan sejujurnya tentang perasaanku saat semua sudah baik-baik saja".


"Selidiki dulu hotel tempat video itu direkam,dan mengapa baru sekarang Chelsi mengancam mu???"


"Aku menolak dijodohkan dengannya,aku tau niat buruk Chelsi perusahaannya sedang di ambang masalah karena perbuatan Kakaknya sendiri,ia hanya ingin mengambil keuntungan dari perusahaan Papa ku".


"Apa Papa mu tau tentang ini????"


"Ayah Chelsi sahabat dekat Papa aku,Aku sudah mencoba memberitahu Papa tentang ini tapi ia tidak percaya padaku,aku juga tidak punya bukti lengkap,Aku tidak merekam pembicaraan mereka saat itu ponsel ku tertinggal".Kesal Devano mengingat keteledorannya.


"Apa nama perusahaan keluarga Chelsi????"Tanya Alden


"Moon Star grup"


"Ada apa Al,,???"Heran Devano melihat ekspresi Alden


"Perusahaan itu baru saja menandatangani kontrak dengan perusahaan ku"Ucap Alden


Devano merasa lemas,Ternyata Calvin berhasil bekerja sama dengan Perusahaan Alden.


"Apa tidak bisa dibatalkan".Devano khawatir


"Tidak ada alasan untuk membatalkannya,aku akan ikuti permainannya saja,apa ia punya tujuan tertentu pada perusahaan ku,Untuk mencari bukti biarkan saja ia memasuki perangkap kita lebih dulu".Alden mendapatkan ide segar


"Berhati-hatilah Al,,Calvin itu sangat licik dan pintar".


Alden mengangguk mengerti"Ayo aku harus melihat Khansa mungkin ia sedang mencari ku sekarang".

__ADS_1


Devano pun mengikuti langkah Alden kembali keruang kantornya.


Alden berjanji akan membantu Devano menyelidiki semuanya.


"Mas dari mana,,aku mencari mu sejak tadi"Tanya Khansa manja saat sudah bertemu dengan suaminya.


"Aku ada urusan sedikit dengan Devano,tidak mau mengganggu tidur siang mu,aku dan Dev pergi ke rooftop".


"Apa Cindi tidak memberitahu mu Moy"


"Cindi sibuk pacaran sama Bayu"Ucap Khansa saat memergoki Sekretaris dan sepupu suaminya itu berpelukan.Khansa tidak melihat wajah keberatan Cindi saat Bayu memeluknya.Cindi memang terpaksa harus menerima Bayu sebagai kekasihnya.


"Sejak kapan mereka pacaran???"Tanya Alden


"kamu yang dikantor nggak tau Mas"Khansa balik tanya


Alden menggeleng"kita doakan saja yang terbaik buat mereka berdua Moy,Bayu juga sudah pas untuk menjalin hubungan lebih serius ia didesak terus sama ibunya untuk menikah".


"Dev dimana Mas???"


"Dev langsung pulang,karena ini hari pertama ia bekerja sebagai Presdir muda di perusahaan Papanya".


"Apa nama perusahaannya Mas"Khansa sedikit penasaran entah kenapa rasa ingin taunya besar sekali akhir-akhir ini.


"Big Star"Jawab Alden


"Big Star,,,bukankah itu tempat Nay bekerja"Khansa ingat nama perusahaan tempat adiknya bekerja.


"Benar sekali"Alden mencium pipi khansa

__ADS_1


__ADS_2