
"Moy,,,Nay,,,kapan kalian disini????"Tanya Alden gugup
"Sejak suara desah-******* itu"Khansa melotot melihat adegan tak senonoh didepan matanya.
Khanaya langsung membuang muka nya
"Kalian bedua!!!!!!"kesal Khansa
"Kami bisa menjelaskannya Moy,ini tak seperti yang kamu pikirkan".Alden mencoba setenang mungkin menghadapi sang istri.
"Pantas saja aku mengetuk pintu beberapa kali tak didengar,ternyata kalian lagi asik cuci mata"Omel Khansa
"Naya lihat pria yang kamu suka ini ternyata mesum juga"Tunjuk Khansa pada Devano ia keceplosan dengan ucapannya dan saat menyadarinya Khansa langsung menutup mulutnya.
Khanaya ingin rasanya menghilang dari ruangan sekarang,malu sudah pasti ia rasakan.
"Nay,,,maafin Kak Khansa"Khansa merasa bersalah
Devano yang mendengar ucapan Khansa merasa sangat kaget dan juga bahagia.
Bahwa selama ini cintanya tak bertepuk sebelah tangan Khanaya juga menyukainya.
"Mas,,,matiin itu laptopnya"Omel Khansa lagi karena ada adiknya yang masih polos disini.
Alden pun menuruti permintaan istrinya dari pada panjang omelannya.padahal masih ada yang mereka ingin lihat lagi di akhir videonya.
"Nay,,,kamu memiliki rasa padaku"Tanya Devano meyakinkan
__ADS_1
Khanaya tak bisa mengelak lagi.
"Kak Dev udah dengar langsung kan dari kak Khansa,Tapi itu nggak ada artinya sekarang aku akan buang perasaan ku ini untuk kak Dev"Ucap Khanaya tegas
"Kenapa,apa karena Chelsi".
"Iya kami sesama wanita kak,jadi mengerti perasaannya".Ucap Khanaya lirih
"Sejak kapan kamu menyukai ku Nay???"Devano penasaran ia tak ingin menanggapi ucapan Naya.
"Dev berhenti disitu!!!!"Khansa melarang Devano mendekati adiknya.
"Kamu dalam pengaruh mesum,bisa saja adikku kamu terkam"Khansa berpikir negatif
"Astaga Khansa,,aku tak sebejat itu apalagi ini dihadapan kalian"Rengek Devano
Alden hanya mengangkat bahunya,ia akan menjelaskan nanti setelah istrinya itu tenang.
"Ini mungkin pengaruh selama kalian di Amerika,adikku memang seorang model tapi ia bukan gadis sembarangan yang bisa pria sentuh sembarangan".mode bumil lagi on
"Moy,,sini duduk dengerin dulu Mas"Alden mengajak Khansa untuk duduk dan Khansa pun menuruti perintah suaminya.
"Video yang kamu lihat tadi adalah bukti yang mas pernah ceritakan padamu,tentang video teman Mas yang dijebak,Maaf Mas nggak jujur siapa teman Mas itu,tapi Khanaya pasti sudah tau bahwa itu adalah video Chelsi tunangan Devano".
"Jadi video itu Chelsi dan Devano"Ucap Khanaya ia memandang tajam ke arah Devano
"Tentu saja bukan,semua video sudah di rekayasa dan dirubah sedemikian mungkin dan pria di video itu jelas bukan Devano hanya sekilas mirip saja,karena Devano tak pernah bangun saat mereka memasukan obat bius kedalam minumannya,dan yang kami liat tadi adalah video aslinya,tapi aku dan Dev belum melihat keseluruhan nya karena kalian berdua tiba-tiba datang".ucap Alden penuh hati-hati
__ADS_1
"Stop menontonnya,aku tak rela suamiku melihat adegan yang menampakan seluruh tubuh wanita itu".Geleng Khansa
"Nay percaya sama aku tak pernah melakukan itu,semuanya sudah di atur oleh Chelsi".Devano menatap sendu wajah Khanaya.
"Aku juga sebenarnya meragukan nya kak,tapi saat Chelsi memberiku sebuah video dan itu benar wajah Kak Devano,jujur Naya kecewa".
"Kamu melihat videonya,,,"Tanya Devano
Malu-malu Khanaya mengangguk
"Jadi kamu melihat semua tubuh pria itu"Devano tak terima
Khanaya menggeleng"Video nya untuk bagian tubuh bawah disensor Kak,dan aku tak menonton seluruhnya karena hatiku sakit sekali".Air mata Khanaya menetes
"Nay,,,aku hanya menyukaimu aku memang suka mengunjungi Bar saat di amerika tapi aku tak pernah mengenal sek bebas,aku hanya menghibur diri karena stress mengingat perjodohan ku dengan Chelsi,asal kamu tau Chelsi merencanakan hal besar untuk mengambil alih perusahaan Papa ku tapi papaku tak percaya pada yang aku katakan".Devano berharap Khanaya mengerti
"Jadi apa rencana mu selanjutnya"Tanya Khanaya serius
"Kamu percaya padaku kan???"
"Kalau Kak Al yakin kamu tidak bersalah,aku juga akan percaya padamu"ucap Khanaya bijak
"Nay makasih"Devano memeluk Khanaya
"Ehhhhhhhhhh"Khansa menjewer kuping Devano karena seenak jidatnya memeluk Khanaya.
"awwwww sakit"Ringis Devano
__ADS_1
Alden hanya tertawa melihat sahabatnya itu terkena dampak si bumil.