
Liburan Khansa dan Khanaya sisa beberapa hari lagi,Ardan pun mengajak mereka ke berbagai tempat wisata,banyak momen Alden dan Khansa yang di abadikan oleh Khanaya dengan Kameranya.
Saat Khanaya asik mengambil beberapa gambar pemandangan.Khanaya memang sangat suka sesuatu yang berbau fotografi.
Alden tak lupa juga mengajak Devano,Tentu saja Devano tidak menolak.Ia ingin sekali bertemu Khanaya.
Devano terus mengikuti kemanapun Khanaya pergi.
"Kak Dev ngapain dari tadi ngikutin Naya"Akhirnya Khanaya sadar sudah di ikutin Devano.
"Kamu nggak liat Nay,mereka semua berpasangan"Tunjuk Devano pada
semua keluarga Alden.
"Terus hubungannya sama Naya apa Kak??"
"Ya biar Kakak ada teman nya gitu,nggak jadi obat nyamuk"Ucap Devano
"Ohhhh gitu,,,siapa suruh kak Dev jomblo,hehehe mangkanya cari pacar Kak".Ejek Naya sambil nyengir memamerkan deretan giginya yang putih.
"Ehhhh nih bocah ya berani ngolokin aku"Devano pura-pura ingin mencubit pipi Khanaya.
__ADS_1
Namun Khanaya secepat kilat menghindari cubitan Devano.Khanaya memilih untuk berlari dan tidak memperhatikan langkah kakinya dan menabrak seseorang di depannya.
"Brukkkkkkkkk,,awwwww"Ringis Khanaya Tabrakan keras menghantam tubuh seseorang.
"Nay !!!!"Devano berlari kearah Khanaya terjatuh
"Kamu nggak terluka"Tanya pria yang ditabrak oleh Khanaya dan mengulurkan tangan untuk membantu Khanaya untuk berdiri.
Khanaya pun menyambut uluran tangan pria asing itu.
"Makasih"Ucap Khanaya dan secepatnya melepas pegangan tangannya pada pria asing itu.
"Aku baik-baik aja Kak Dev,cuma kamera aku rusak nih".Naya menunjukan lensa kameranya yang pecah karena ikut terbentur.
Pria itu melihat kamera Khanaya yang rusak.
"Nanti aku ganti ya,Tapi nggak sekarang ya aku sedang buru-buru"Ucap pria itu
"Ehhhh, nggak usah lagian aku yang salah nabrak Bapak"Ucap Khanaya tanpa memperhatikan wajah si pria asing.
Alis pria itu berkerut saat Naya memanggilnya dengan sebutan Bapak,usianya tak jauh beda dari Devano yang ia panggil Kakak.
__ADS_1
"Namaku Daren,siapa nama kamu gadis cantik"Tanya pria asing itu,belum sempat Khanaya menjawab Devano sudah menarik tangan Khanaya menjauh.
Daren pun yang sedang buru-buru pun tak ambil pusing langsung meninggalkan tempat secepatnya.
"Nay ingat ini jangan terlalu baik sama orang yang baru kamu kenal,apalagi dia seorang pria".ucap Devano pada Khanaya.
"Kak Naya itu bisa membedakan mana orang baik dan tidak,Naya tadi sempat merasa nggak enak sudah memanggilnya dengan sebutan bapak,umurnya sepertinya tak jauh berbeda dengan Kak Dev".Naya tak membenarkan ucapan Devano tentang Daren tadi.
"Maaf Nay,kalau aku terlalu ikut campur.Kak Dev hanya mengkhawatirkan mu".Ucap Devano tulus
"Santai aja Kak Dev,Oia ayo kita beli minum Nay haus Kak".Ajak Naya
"Tapi izin dulu sana sama Khansa dan Alden entar mereka mencari mu".Ucap Devano
"Oke,kak Dev tunggu disini ya"Naya kembali berlari ke arah Khansa dan Alden yang lagi asik bersefi ria.
"Nay jangan berlari nanti kamu terjatuh lagi"Devano sedikit berteriak dan menggelengkan kepalanya melihat Khanaya sudah melesat pergi.
"Kak Dev bawellllll"Khanaya menjulurkan lidahnya kearah Devano.
Devano hanya tertawa dengan tingkah Khanaya yang baginya menggemaskan.
__ADS_1