
Alden pun langsung memberitahu opanya tentang masalahnya dengan Khansa.
Alden memberikan ponsel pada Opanya,berisi rekaman percakapan yang Khansa kirim padanya.
Opa Raksa mendengarkan dengan serius percakapan Khansa dengan seorang wanita.
"Al coba kamu cek rekaman kapan itu".Perintah Opa Raksa
Alden pun memeriksa tanggalnya
"Empat hari yang lalu Opa"Ucap Alden setelah memeriksa hasil rekaman
"Bukan kah kamu kehilangan ponselmu hari itu"Opa Raksa mengingatkan Alden
"Ya,Opa benar tepat dimana ponselku tertinggal di perpustakaan"Alden mengingat kejadian ponselnya tertinggal,saat mencari kembali ponsel itu sudah tidak ada dan lebih mengherankan lagi ponsel itu kembali pada siang harinya dan penjaga perpustakaan yang menemukannya.
"Opa berarti ada yang sengaja mengambil ponselku dan membuat Khansa salah paham terhadapku".
"Apa perlu Opa yang turun tangan Al,Ayolah jangan seperti Daddy mu selalu tidak bisa memecahkan masalah selalu Opa dan Taufan yang turun tangan".Opa Raksa sengaja mendorong Alden agar lebih mandiri.
__ADS_1
"Opa jangan khawatir,Alden akan mengusut tuntas masalah ini,Alden nggak mau karena kesalahpahaman ini membuat Khansa tidak percaya lagi sama aku Opa".Tekad Alden
Opa Raksa pun mengangguk setuju.
"Apa langkah awal yang harus kamu lakukan???" Opa Raksa sengaja menguji pikiran Alden
"Tentu saja Cctv di perpustakaan Opa"jawab Alden
"Anak pintar,sekarang tunggu apa lagi??pergilah !!!sebelum rekaman Cctv itu hilang atau dirusak".
"Baik Opa,Alden akan pergi sekarang".Alden pun dengan cepat mengambil kunci mobilnya dan akan segera pergi ke kampusnya sebelum semua terlambat.
Oma Cintya yang melihat Alden pergi tergesa-gesa pun penasaran dan menanyakan langsung pada suaminya.
Raksa pun menceritakan apa yang terjadi dan Oma Cintya mulai mengerti.
"Kenapa tidak kamu saja yang menyelesaikannya Mas??"Tanya Cintya bingung karena Suaminya pasti akan dengan mudah menemukan siapa wanita itu dengan keahliannya.
"Mas sengaja tidak melakukan apapun,Alden harus terbiasa menyelesaikan masalahnya sendiri,jangan manjakan dia seperti Ardan.suatu saat jika aku sudah tak ada lagi di dunia ini cucu kita sudah belajar banyak".ucap Raksa lirih.
__ADS_1
Oma Cintya setuju dengan ucapan Suaminya.
Di kampus Alden sudah menemui petugas yang menjaga Cctv kampusnya.Devano juga mendatangi kampus setelah mendapat kabar dari Khanaya.
"Sebelum kamu kemari ada dua orang yang mencari rekaman Cctv??"Petugas itu bercerita
"Siapa mereka Pak??"Tanya Alden
"Aku tidak mengenal keduanya,satu orang pria dan wanita"
"Bapak memberikan rekaman Cctv nya???".Alden khawatir rekaman itu sudah jatuh ke tangan yang salah.
"Iya aku memberikan rekamannya pada Pria itu karena hanya alasan nya yang masuk akal".ucap Petugas itu lagi.
Alden menarik nafas dalam,salah satu petunjuk nya hilang sudah,Namun ia tak akan menyerah begitu saja.
"Apa Bapak masih memiliki rekaman Cctv hari ini,Mungkin aku bisa melihat siapa yang menemui Bapak hari ini".Alden mendapatkan ide.
"Soal itu Bapak minta maaf,beberapa kamera Cctv dalam perbaikan jadi tak ada rekaman hari ini".
__ADS_1
Setelah mendengar perkataan Bapak petugas Alden pun segera pamit untuk keluar.Tak ada harapan di sini,Alden akan mencari tau siapa pria yang sudah mengambil rekaman itu.
Ditempat lain Aiko sedang kesal karena tak berhasil mendapatkan rekaman Cctv yang ingin ia hilangkan.Aiko menyesal baru menyadarinya sekarang,tapi percuma semua sudah terlambat rekaman Cctv itu sudah diambil orang lain.