Ketulusan Cinta

Ketulusan Cinta
Part 206


__ADS_3

Karena sudah sangat malam,petugas sementara memasukkan Gina kedalam sel tahanan.


Gina terlihat kesal karena ia harus masuk dalam sel tahanan tanpa tau kesalahannya.


Ia melihat dua orang wanita juga berada didalam sel itu.


"Kenapa kalian melihatku!!!!!"Ucap Gina ia tak suka kedua wanita itu menatapnya.


"Sudah masuk penjara masih saja sombong!!!!"Ucap Wanita berambut keriting dan mendekati Gina.


"Aku tidak bersalah,dan lihat aku tidak seperti seorang penjahat kan"Gina menurunkan nada suaranya ia sedikit ketakutan saat melihat senyum devil wanita itu.


"Hahahahaha ia kamu tak seperti penjahat,hanya saja kamu terlihat seperti wanita murahan dan penggoda".Ucap wanita berambut pendek penuh tato ditubuhnya.Melihat Gina dari atas sampai bawah,Gina memakai pakaian dress diatas lutut dengan bagian dada terbuka. wanita berambut pendek penuh tato ditubuhnya.


Gina tak bisa membela diri apa yang wanita itu katakan memang benar.

__ADS_1


"Bisakah kalian berdua jauh dariku,kau tak terbiasa berdekatan dengan orang asing"Usir Gina


"Aku malah sebaliknya Nona sombong,aku suka mendekati orang baru dan ingin bermain-main dengannya".wanita itu menarik rambut Gina.


"Awwwwwwwww,,dasar wanita gila,ini sakit"umpat Gina dan mencoba melepaskan cengkraman tangan wanita itu.


"Panggil aku Alexa,,berani sekali memanggilku wanita Gila!!!!"Alexa semakin kuat menarik rambut Gina.


Menyadari bahaya Gina pun mencari akal agar. wanita gila ini bisa melepaskannya.Rambutnya terasa sudah seperti ingin keluar dari akarnya.


Gina menendang perut Alexa keras,membuat Alexa tersungkur dan rambut Gina juga ikut tertarik beberapa helai.


"Ah selamat"bathin Gina


Alexa nampak kesal,tapi ia berjanji akan membalas Gina nanti.

__ADS_1


********


Keesokan harinya Riko datang untuk menjenguk Gina,sebenarnya tadi malam Riko sudah datang namun tak di perbolehkan untuk menemui Gina dan diminta datang kembali hari ini.


Setelah melakukan interogasi membuat Gina shock,sekarang Gina tau mengapa ia berurusan dengan kepolisian.


Riko menatap Gina dalam.Merasa kasihan namun tak bisa berbuat banyak setelah tau apa yang membuat Gina masuk penjara,Riko juga merasa bersalah karena dirinya lah yang mengatur pertemuan Gina dengan pembunuh bayaran palsu itu.Riko melakukan itu untuk membatalkan niat Gina agar ia terhindar berurusan dengan keluarga Devano maupun Khanaya.Namun Gina malah berakhir seperti ini.


"Apa tak ada pengacara yang bisa membantuku bebas???"Lirih Gina


"Aku sudah menyiapkan pengacara untukmu,tapi mungkin hanya untuk mengurangi masa tahanan mu nanti,tapi untuk bebas itu tidak mungkin Gina".Ucap Riko


"Riko aku nggak mau lama-lama didalam penjara,aku ingin keluar dan menyelesaikan rencana ku Riko".Gina masih menanamkan dendam ia yakin yang memasukan dirinya kedalam penjara adalah Devano.Gina akan merasa puas walaupun ia kelak di penjara seumur hidupnya tapi ia sudah membunuh Khanaya maupun Devano.


"Kamu masih memikirkan pembunuhan itu,aku peringatkan lagi jangan bertindak di luar batas Gina,hukuman mu akan lebih berat dari ini".Riko kesal melihat Gina yang sangat keras kepala.

__ADS_1


"Apa yang bisa aku aku pertahankan Riko,aku sudah kehilangan suamiku,hidupku hancur dan aku merasa sangat kotor dengan diri ini,sedangkan mereka hidup bahagia aku tak bisa membiarkannya".ucap Gina


"Terserah kamu Gina,aku pulang sekarang".Riko kecewa dengan sikap Gina.


__ADS_2