Ketulusan Cinta

Ketulusan Cinta
Part 186


__ADS_3

Khansa dan Alden memilih untuk berjalan-jalan saja diluar dan akan makan malam diluar juga,sang istri ingin melihat suasana kota malam hari.


Sedangkan Devano dan Khanaya.Setelah puas menikmati jalan-jalan dan menaiki balon udara Devano mengajak sang istri untuk kembali ke hotel.


Alden dan Khansa sudah tau rencana Devano untuk menyiapkan kejutan makan malam romantise untuk Khanaya.


Khansa secara khusus memesan beberapa menu makanan untuk Devano dan Khanaya.


Sampai di hotel Devano menyiapkan air mandi untuk sang istri.Ia benar-benar ingin memanjakan istrinya.


Saat Khanaya sedang mandi ia pun meminta para Pelayan restaurant segera menyediakan meja dan menunya,tanpa menunggu lama meja dan hidangan pembuka pun sudah siap.


Tak lupa Devano mengucapkan terima kasih pada para pelayan restaurant itu sebelum mereka pergi.


Devano mengambil gambar dan mengirimnya pada Alden dan mengucapkan terima kasih sudah membantunya untuk persiapan makan malam.



Khanaya tidak tau suaminya sudah menyiapkan kejutan makan malam romantis untuk mereka berdua.Khanaya asik berendam dengan busa untuk memanjakan tubuhnya.tak lupa ia memakai sabun beraroma harum karena ia akan menyiapkan dirinya jika Devano meminta haknya malam ini.


Devano pun segera mandi di kamar Alden sebelum Khanaya selesai mandi,ia tau sang istri itu pasti lama jika sedang mandi.Ia harus lebih dulu siap sebelum Khanaya.

__ADS_1


Selesai Mandi Khanaya mencari keberadaan suaminya yang tak terlihat di dalam kamar.Ia pun segera menuju balkon dan melihat suaminya yang sedang menunggunya disana.




Devano yang melihat kedatang sang istri pun langsung menghampirinya.


"Sayang kejutan"Devano memberi kecupan dipipi sang istri.


"So sweet banget ini Kak Dev"Mata Khanaya berkaca-kaca.


"Kamu suka sayang"Devano pun membawa Khanaya untuk duduk di kursi.


"Apapun akan ku lakukan untuk istri kesayanganku ini,selama itu membuat mu senang"Devano pun ikut duduk disamping istrinya dan memberikan setangkai bunga.


Khanaya mencium harum bunga yang suaminya berikan.


"Terima kasih Kak Dev"Khanaya mencium sekilas bibir Devano.


Devano ingin sekali ******* habis bibir Khanaya namun ia sadar pasti istrinya itu sedang lapar sekarang,dan ia pun memilih mengurungkan niatnya.

__ADS_1


"Kamu pasti lapar kan sayang,Ayo kita makan dulu".Mereka pun menikmati makan malam dengan alunan musik yang Devano putar melalui ponselnya.


Selesai makan malam,Devano melihat beberapa hasil foto mereka tadi.Banyak sekali Foto Khanaya yang ia abadikan.


Khanaya pun mendekati suaminya ia juga ingin melihat hasil foto-fotonya tadi.


"Kak Dev kok ambil fotoku yang ini"Tunjuk Khanaya melihat satu buah Foto saat tadi ia sempat Kesal.Karena seorang wanita yang dengan keras menyenggol dirinya.


"Istri bukan nya di bantuin eh malah di fotoin".


"Aku tau sayang kamu masih bisa mengatasinya sendiri,Wanita itu belum tau aja kalau Istri ku ini pemegang sabuk hitam".


Khanaya tertawa mendengar ucapan suaminya.


Devano meletakan ponselnya lalu memandang wajah istrinya,Gadis tomboy,cantik,berkulit sawo matang yang berhasil menguasai sepenuh hati dan jiwanya.


Perlahan Devano menyesap bibir merah istrinya.Khanaya menikamati setiap sensasi permainan yang Devano ciptakan untuknya.


Suara decapan terdengar kini ciuman Devano semakin menuntut dan turun pada bagian dada.


"Sayang boleh kah aku meminta hak ku malam ini"Tanya Devano dengan suara seraknya.

__ADS_1


Khanaya mengangguk setuju tanpa menunggu lama Devano mengangkat istrinya dan menaruhnya diatas ranjang.


__ADS_2