
Tanpa terasa udah hari Sabtu Taufan dan Yola menepati janji pada kedua putrinya.Taufan dan Yola sengaja tak memberitahu Khansa kalau keluarga Ardan dan Tisha juga Alden ikut bersama mereka.
"Udah lengkap bawaan buat nginap kaka,Ade"Tanya Yola saat mereka sudah bersiap-siap untuk pergi.
"Khansa cuma bawa ransel satu dan perlengkapan mandi Mi,cuma nginap sehari juga kan sudah cukup ini mi".Khansa memang Suka yang simple aja berbeda dengan Khanaya yang membawa satu koper entah apa saja isi didalamnya.
"Kamu mau kepuncak apa pindahan Nay"Tanya Khansa yang matanya hampir saja keluar karena kaget melihat bawaan sang adik sudah seperti mau liburan Sebulan.
"hehehehe ini udah dikurangin kok isinya tadi,tapi semuanya keperluan Khanaya harus lengkap".ucap Khanaya jangan lupakan cengirannya.
Mama Yola dan Khansa hanya geleng-geleng kepala mendengar ucapan Khansa.
"Kalau sudah siap ayokkk let's go"Seru Yola pada kedua putrinya karena Taufan sudah menunggu di mobil.
"Kak bantuin donk"Pinta Khanaya saat ia sedikit keberatan mengangkat kopernya.
"Emohhhhhhhh"Khansa berlalu pergi sekali-kali lah jailin Khanaya pikir Khansa.
"Sini Mami bantuin"Yola pun membantu putri bungsunya.
Khansa yang memilih untuk tidur sepanjang perjalanan,sedangkan Khanaya tak berhenti ngoceh entah apa saja yang ia ceritakan.
Setelah menempuh dua jam perjalanan karena sedikit macet akhirnya mereka sekeluarga sampai di puncak.
__ADS_1
"Kak bangun!!!!!"Teriak Khanaya di telinga Khansa saat mereka sudah sampai di Villa tempat mereka akan menginap selama di puncak.
"Berisik lu Nay"Gumam Khansa yang terkejut saat Naya berteriak tepat di telinganya.
"Abisnya kak Khansa tidur kaya kebo hehehehe"Khanya cengengesan
"Mana ada kebo cantik gini"Sewot Khansa
"Huhahahaha"Naya tertawa tergelak mendengar ucapan kakaknya yang pede pake banget.
"Udah ahhh buruan turun tuh Papi dan Mami udah duluan".Tunjuk Khansa pada kedua orang tuanya
"Mobil siapa itu kak"Tunjuk Khansa pada sebuah mobil yang terparkir di sebelah mobil mereka.
"Tapi Nay gak asing dengan mobilnya"Ucap Khanya lagi.
"Udah yukkkk masuk aja,Kakak mau lanjut tidur bentar masih ngantuk"Khansa menarik tangan adiknya
"Astaga Kak,Kita ke puncak ini tuh kita mau nikmatin liburan bukan tidur".Omel khanaya
"Bawel!!!"Gumam Khansa.
Namun perdebatan dua kakak beradik itu terhenti saat seseorang menyapa mereka.
__ADS_1
"Moy udah gue tungguin dari tadi"Ucap Alden saat melihat Khansa dan Khanaya yang masuk.
Mata Khansa melotot saat menyadari Alden sudah berdiri dihadapannya.
"Hei Kak Alden kesini juga"Ucap Khanaya heboh
"Iya Mommy dan Daddy juga ikut"jawab Alden dan tersenyum ke arah Khansa.
"Wah seru donk!!!,Jadi rame"Ucap Khanaya antusias
"Ya ampun nambah lagi satu pengacau"Bathin Khansa
"Moy ngapain bengong"Alden mengegerkan tangannya di depan wajah Khansa
"Nyawanya baru ngumpul tuh Kak Al,sepanjang jalan kerjanya tidur aja"Celetuk Khanaya
"Udah gak heran Kak Al Nay,Pasti sambil ileran juga". Ucap Alden
"Dari mana Kak Al tau"Tanya Khanaya
"Ada deh,Cantik-cantik ileran".Alden tertawa terbahak sedang kan Khansa mulai memasang wajah siap perang.
"Kak Al buruan kabur sebentar lagi Bom Hiroshima meledak"Ucap Khanaya
__ADS_1
"Awas kalian berdua ya!!!!"Geram Khansa