
Hari ini Khansa dan semua keluarganya akan kembali ke Indonesia,Sedih sudah pasti Alden rasakan begitu juga Khansa,Namun mereka sadar masih punya tanggung jawab sebagai seorang siswi dan mahasiswa.
Alden sudah kembali menjalani aktivitasnya lagi.Setelah kepulangan Khansa ke Indonesia,Alden lebih sering menghabiskan waktunya untuk belajar lebih giat lagi,agar kuliahnya bisa secepatnya selesai.
Tiba-tiba saja Aiko mendekati Alden yang lagi fokus pada buku bacaannya di perpustakaan kampus.
"Al,,aku denger kamu sudah bertunangan ya sama Khansa".Aiko tanpa permisi duduk disamping Alden.Aiko masih berusaha agar bisa mendapatkan hati Alden.
"Iya,,setelah lulus kuliah aku akan segera melamarnya secara resmi,dan mungkin kami akan menikah juga"Ucap Alden jujur dan berharap Aiko segera pergi setelah mendengar ucapannya.
Bukannya pergi Aiko semakin mendekat ke arah Alden.
"Al,,,,kamu kok sudah mikir nikah muda sih,Kalo aku jadi kamu sih maunya menikamati dulu masa muda dan lihat disini kita punya banyak kesempatan".Ucap Aiko tanpa ada rasa malu
"Maksud kamu???"Alden menutup buku yang sedang ia baca dan menatap Aiko tajam.
Aiko sedikit salah tingkah saat Alden melihatnya tajam.
__ADS_1
"Maksud aku kamu bisa cari pacar lain dulu sebelum menikah,lagi pula Khansa kan tidak disini".Aiko mencoba meracuni pikiran Alden.
Alden menarik nafas panjang dan tak menahan lagi apa yang akan ia katakan pada Aiko.
"Tidak ada sedikitpun aku berpikir untuk berselingkuh dari Khansa,Jadi jaga ucapan mu selama ini aku diam tak menanggapi semua yang kamu lakukan karena aku masih menghargai mu sebagai wanita,Jadi jangan menguji kesabaran ku".Ucap Alden tegas sudah sering kali Aiko mencoba mempengaruhinya.
Wajah Aiko merah padam menahan marah juga malu,Aiko tidak menyangka Alden membentaknya demi seorang Khansa.
"Apa kelebihan gadis itu sih Al,,aku tak kalah cantik dari khansa,kamu lihat cara berpakaiannya yang biasa saja jauh dari kata seksi dan modis"Hina Aiko tentang Khansa.
"Yang pasti Khansa itu jauh lebih diatas kamu Aiko,ada sesuatu pada diri Khansa yang tidak dimiliki olehmu,untuk cara berpakaiannya aku menyukai gadis yang tidak mengumbar lekuk tubuhnya untuk di nikmati mata semua pria!!!".Ucap Alden dan berlalu begitu saja dari hadapan Aiko.
Aiko ingin sekali menangis,hatinya sangat sakit setelah mendengar ucapan Alden barusan.
"Aku nggak akan mundur Al,Aku akan mencari cara agar kamu bisa menjadi milik ku hanya milikku".Bathin Aiko
Devano yang sebelumnya ingin menghampiri Alden ia urungkan melihat Alden yang begitu marah.Devano tau Aiko pasti berulah lagi.
__ADS_1
"Kamu itu seharusnya punya harga diri sedikit jadi wanita Ai".Ucap Devano yang juga merasa kesal dengan tingkah Aiko.
"kamu bisa nggak ikut campur Dev!!!!"kesal Aiko saat melihat siapa yang sedang berbicara dengannya.
"Aku harus ikut campur kalau mengenai Khansa dan Alden,sekarang mereka berdua itu sahabatku"Ucap Devano
"Kamu liat aja aku akan mencoba cara apapun untuk mendapatkan Alden".Aiko tertawa mengejek Devano
"Jangan terlalu percaya diri Ai,,,aku hanya ingin mengingatkan jangan macam-macam sama Alden,Kamu akan menyesal"Devano mencoba mengingatkan Aiko
Aiko tidak pernah tau latar belakang keluarga Alden sebenarnya,Aiko tidak terlalu perduli tentang siapa Alden,sejak pertama bertemu Aiko sudah jatuh hati pada Alden.
"Kita liat saja,Aku akan membuat Alden mengemis cinta padaku"Ucap Aiko dengan sombongnya
"Dasar wanita keras kepala,aku sudah memperingatkan mu.Terserah kamu ingin melakukan apapun,aku akan berusaha menggagalkannya dan selalu mengawasimu".ancam Devano
Namun Aiko tak merasa takut sedikitpun ia malah merasa tertantang.
__ADS_1