
Sampai di lantai bawah dimana mobil Taufan terparkir.Yola masih terlihat kesal karena harus bertemu si tua bangka itu lagi.
Taufan menyadari jika raut wajah Yola sedikit rada kesal.
Yola segera masuk kedalam mobil dan duduk disamping Taufan.
"Apa ada sesuatu yang membuat mu kesal sayang"Taufan langsung bertanya saat Yola sudah memasang seftbelt nya.
"Bukan saja lagi kesal Mas,rasanya aku ingin goreng terus kasih sambal aja tuh orang".Jawab Yola dengan nada geram.
Taufan mengerutkan keningnya bingung.
"Siapa orang yang kamu maksud,apa ada seseorang yang mengganggumu??".Tanya Taufan
"Hmmmmm ceritanya panjang Mas,nanti aku ceritain,ini aku sudah terlambat pergi kekantor ada rapat penting hari ini".Jawab Yola
"Oke,,kalau ada yang berani mengganggumu beritahu saja,Mas gak akan segan memberinya pelajaran".Taufan pun segera menjalankan mobilnya untuk secepatnya mengantar Yola.
Sampai dikantor Yola pun berpamitan pada suaminya,Taufan memberi ciuman di kening Yola sebelum istrinya itu keluar dari mobil
__ADS_1
"Nanti siang aku jemput lagi ya"Pesan Taufan sebelum Yola memasuki gedung kantornya yang tak lain adalah kantor sahabat suaminya.
Yola membalas ucapan Taufan dengan anggukan.
Setelah melihat sang istri yang sudah masuk kedalam gedung,Taufan pun segera menjalankan mobilnya menuju kantor pribadinya.
**********
Rapat semua sudah selesai,Taufan yang menjemput Yola untuk makan siang menemui Ardan lebih dulu dan mengajak Ardan makan siang bersama,Namun Ardan memilih makan bersama Istri dan anaknya yang membawa makan siang kekantor nya.
Taufan dan Yola pun segera izin pada Ardan untuk keluar makan siang.
"Kamu sering makan disini yank"Taufan melihat begitu banyak pengunjung yang datang.
"Gak juga sering Mas,aku lebih suka makan masakan Mama,nah disini aku suka makanannya sangat pas dengan seleraku".Ucap Yola dan mulai memesan beberapa menu andalan nya.
"Mas mau makan apa".Tanya Yola melihat Taufan yang dari tadi hanya membalik-balik buku menu.
"Sama kan saja yang kamu pesan yank"Taufan menaruh kembali buku menu dimeja
__ADS_1
Yola pun mengangguk dan memberi tahu pelayan untuk mencatatnya lagi.
"Mas gak terbiasa ya makan di warung seperti ini"Tanya Yola melihat ekspresi Taufan.
"Mas itu gak pilih-pilih tempat makan sayang"Taufan mengusap pipi Yola lembut karena sang istri salah paham terhadapnya.
"Terus muka mas itu kenapa kaya gak semangat gitu".
"Mas masih kepikiran ucapan mu tadi pagi sayang,kamu belum cerita sama Mas".Taufan menjelaskan.
"Owhhhhhh,nanti aja bahas itu ya Mas,selera makan ku bisa saja hilang sekarang kalo membahas orang itu".Yola ingin menikmati makan siangnya dengan gembira tanpa harus memikirkan dan membicarakan Geri.
"Baiklah,tapi janji harus ceritain secara jelas siapa orang itu nanti".Taufan semakin penasaran
"Iya Mas,nanti Yola ceritain semuanya,sekarang kita fokus makan dulu ya Mas".Ucap Yola
Taufan pun tak ingin memaksa Yola menceritakan nya sekarang,walau ia sangat penasaran siapa orang yang Yola maksud.
mereka pun makan dengan lahap,betul apa yang Yola bilang makanan nya sangat lezat.
__ADS_1