
Pagi sekali Khansa sudah bersiap untuk pergi kesekolah merapikan rambut panjangnya dan menyemprotkan sedikit parfum di baju seragamnya.
Hanya memakai bedak bayi dan sedikit lipbam untuk bibirnya Khansa yang dasarnya sudah cantik natural semakin mempesona.
Khansa kembali memeriksa buku pelajaran yang akan ia bawa hari ini takut ada yang terlupa.Setelah dirasa semua lengkap Khansa pun segera menuju meja makan disana Papi dan adikknya sudah menunggunya untuk sarapan.
"Khansa kesekolah nya naik motor lagi??"Tanya Taufan pada Khansa yang sudah duduk manis di kursi nya.
"Iya pi,,Lebih enak naik motor Pi".Ucap Khansa
"Alasan kakak itu Pi,naik motor supaya Kak khansa bisa jalan-jalan bebas pulang sekolah"Celetuk Khanaya adik Khansa yang lahir setelah umur Khansa berusia 5 tahun.
"Eh ini bocah asal ngomong aja"Khansa menatap tajam adik nya yang bawel itu.
"Lha bener kan,Kakak pulang telat kemaren".ucap Khanaya membela diri
"Jangan salah,Gue udah izin sama Mami dan Papi ya".Ucap Khansa
__ADS_1
"Ohhh kemaren jalan sama Kak Alden kan??ngomongnya aja bilang gak suka sama kak Alden tapi nyatanya".Khanaya kembali menjulitin sang kakak.
"Mulut Nih bocah lemes banget ya"Khansa merasa kesel
"Masih mau lanjut bertengkarnya,Papi akan beri hukuman buat kalian".Taufan yang dari tadi diam melihat Kedua putrinya adu mulut.
"Uang saku Khanaya Papa pangkas dan Khansa gak boleh bawa motor".Ucap Taufan serius
"Gak mau pi"Rengek Khanaya
"Udah selesai ributnya,nih dari pada bertengkar makan nasi goreng buatan Mami lebih enak".Yola yang muncul dari dapur membawa Nasi goreng buatannya dan kesukaan semua keluarga saat sarapan pagi.
"Ayo jangan cemberut nanti cantiknya anak-anak mami luntur".Yola sengaja meredakan suasana di meja makan itu.
"Wahhhh mami memang terbaik,tau aja Naya pengen nasi goreng hari ini".Khanaya tanpa rasa bersalah karena lebih dulu memancing keributan dengan Khansa,bukan ia tak sayang pada Kakaknya hanya saja ia suka sekali mengganggu dan membuat khansa kesal.
"Naya Minta maaf dulu sama kakak kamu,baru boleh makan atau uang saku akan benar Papi potong".Ancam Taufan hanya dengan cara itu Khanaya akan berhenti usil pada Khansa.
__ADS_1
"Iya Pi,demi uang saku gue minta Maaf ya Kak Khansa yang cantik,baik hati dan tidak sombong".Khanaya memasang wajah sok imutnya bakat aktingnya keluar sudah.
Khansa ingin sekali tertawa melihat ekspresi adiknya Khanaya.Namun ia tahan agar Khanaya gak semakin ngelunjak padanya.
"Maafin gak ya??"Tanya Khansa
"Maafin donk kak,jarang lho seorang Naya memuji orang cantik,Kak Khansa orang pertama yang beruntung mendapat pujian dari Naya".Ucap Khanaya dengan wajah sombongnya.
"Gak apa-apa deh kalo Naya gak bawa motor Pi,asal uang saku Naya di pangkas Pi".Sekarang giliran Khansa mengerjai adiknya
"Kak Khansa!!!!!"Jerit Naya
"Udah ayo selesaikan sarapannya,nanti telat kesekolanhnya danbSabtu ini tanggal merah kan Mami dan Papi berencana mengajak kalian kepuncak".Ucap Yola
"Puncak,,,,,Mau mi"teriak Khansa dan Khanaya berbarengan mereka berdua sangat suka pergi kepuncak.
Giliran diajak liburan aja kompak dan akur Taufan menggelengkan kepalanya dengan tingkah kedua putri kesayangannya itu.
__ADS_1