
"Bang Jeno kok ada pemotretan dadakan lagi"Tanya Khanaya pada manager yang tiba-tiba menelponnya.Karena setau Khansa ia tak ada jadwal hari ini.
"Pokoknya kamu datang aja dulu,nanti aku jelasin semuanya"Terdengar nada khawatir dari suara Jeno.
Khanaya pun mau tidak mau harus kembali lagi ke Big Star.
"Nay Kamu mau kemana buru-buru???"Tanya Mami Yola melihat putrinya bersiap pergi.
"Bang Juno menelpon ku Mi,ada pemotretan dadakan".jawab Khanaya
"Hati-hati dijalan Nay"Mami Yola berpesan pada putri bungsunya itu.
Khanaya berbalik dan memeluk sang Mami sebelum pergi.
Sampai di Big star Khanaya dikejutkan dengan ucapan Jeno."Model pakaian renang!!!!!!!Aku nggak bisa menerima tawaran ini Bang"Ucap Khansa sedikit keberatan ia memang tak pernah menerima tawaran pemotretan yang terlalu mengekspose bentuk tubuhnya.
Kedua orang tuanya pasti tidak akan pernah mengijinkannya.
"Aku tau kamu pasti menolak,tapi si wanita penyihir itu yang memintanya,dia mengancam akan memutuskan kontrak kita Nay"Ucap Jeno khawatir.
"Siapa wanita itu,aku tetap akan menolak lagi pula apa dia bos yang bertanggung jawab disini"Omel Khanaya karena sejak awal Kontrak ia memang sudah membuat perjanjian tak menerima tawaran model pakaian renang.
"Katanya sih ia calon istri pemilik perusahaan ini,anak dari Pak Rendra sang pewaris tunggal".
Khanaya teringat dengan wanita yang tak sengaja ia tabrak kemaren.
"Apa wanita itu punya dendam padaku"Desis Khanaya.
"Nay putuskan sekarang kamu mau menerima tawaran ini atau tidak,semua bergantung padamu Nay aku tidak akan memaksamu".Ucap Jeno
"Aku akan menolaknya,karena perjanjian kontrak awal aku sudah menegaskan tak menerima tawaran pemotretan baju terbuka,salah satunya bikini bukankah mereka setuju".Tolak Khanaya tegas ia rela kehilangan pekerjaannya dari pada harus mengecewakan kedua orang tuanya.
__ADS_1
"Baiklah Nay,kita akan bicarakan ini pada wanita itu".Jeno pun mengajak Khansa untuk menemui Chelsi.
Chelsi yang melihat kedatangan Khanaya merasa iri karena kecantikan Khanaya terlihat jelas,dengan tampilan yang terlihat berkelas,Apapun pakaian yang Khansa pakai selalu cocok dengan tubuhnya tanpa berpakaian terbuka lekuk tubuh Khansa sudah terlihat seksi.
"Gimana apa kamu sudah memutuskan akan menerima tawaranku,pasti manager mu ini sudah memberitahu mu semua kan???"Ucap Chelsi dengan senyum sinis nya.
"Itu tidak ada perjanjian kontrak,jadi aku menolak".ucap Khanaya dengan yakinnya
"Kamu tau akibat kalau menolak kan"
Khanaya mengangguk"Aku akan keluar dari perusahaan,tapi aku nggak akan keluar begitu saja aku ingin sang pemilik perusahaan lah yang memecat ku langsung".Tantang Khanaya
"Hahahaha Om Rendra akan mengikuti semua kemauanku,aku adalah calon menantu kesayangannya".Chelsi berkata dengan angkuhnya.
"Aku tidak perlu tau itu,aku tidak punya urusan dengan mu!!!!!".Khanaya mulai kehabisan kesabaran.
"Ciihhhhhhhhhhh aku bisa mengeluarkan mu sekarang juga"Ingin sekali Chelsi menampar Khanaya.
"Silahkan saja,aku akan membuat tuntutan pada perusahaan ini karena melanggar isi kontrak kerja".Khanaya semakin menantang Chelsi.
Chelsi sudah menyelidiki siapa gadis yang disukai oleh Devano hingga pria itu menolak untuk dijodohkan.
"Kamu menantang ku,akan aku buktikan pengaruh ku di perusahaan ini".Chelsi menatap tajam Khanaya.
Jeno hanya bisa pasrah mereka berdua akan kehilangan pekerjaan.
"Ada apa ribut-ribut disini".Pak Rendra tiba-tiba masuk kedalam ruangan bersama Devano putranya yang akan ia perkenalkan hari ini.
Khanaya ingin menyapa Devano namun gerakan jari Devano mengisyaratkan untuk diam.Khanaya pun mengerti.walau didalam hatinya bertanya-tanya kenapa Devano berada disini.
Chelsi tersenyum penuh kemenangan dengan kedatangan Om Rendra.
__ADS_1
"Om,,,gadis ini menolak pemotretan bikini rancangan ku,Padahal aku menyeleksi semua model dan aku tertarik padanya ia pantas jadi model iklan bikini itu".Ucap Chelsi manja
"Maaf pak tapi dalam kontrak kerja sama sudah jelas aku tak ingin menerima pemotretan memakai bikini".Ucap Khansa sopan.
"Dasar model tidak Propesional,harusnya kamu sudah mikir awal-awal terjun kedunia model. sudah tau resiko yang akan kamu ambil".Ejek Chelsi.
"Kalau dia menolak mengapa kamu harus memaksanya,itu hak dia dan sesuai dengan kontrak kerja awal".Bela Devano
Chelsi tidak suka Devano membela Khanaya.
"Carilah model lain Chel,benar kata Dev gadis ini berhak menolak".Om Rendra juga tak membela Chelsi.
"Iya cari model lain yang bisa menerima tawaran ini,jangan memaksa gadis ini untuk melakukannya".Tanya Devano ia juga tak rela tubuh Khanaya di lihat semua orang.
"Meta mungkin bisa menerima tawaran ini"Jeno memberitahu saat mengingat salah satu model lain.
"Jeno kamu bisa menghubungi nya sekarang"Ucap Pak Rendra
"Iya Pak".Jeno pun segera menghubungi Meta
Chelsi kesal dan menatap tajam ke arah Khanaya.Rencana nya harus gagal kali ini.
Sedangkan Khanaya merasa lega,ia bisa lepas dari ancaman Chelsi.
Jeno dan Khanaya pun pamit untuk keluar ruangan,Devano memperhatikan Khanaya yang sudah keluar dari pintu.
"Ayo Dev,ikut Papa aku akan memperkenalkan mu dengan semua orang disini".Ajak Pak Rendra pada putranya.
"Om Aku ikut ya,aku ingin berdiri disamping Dev dan perkenalkan aku juga sebagai tunangannya".Ucap Chelsi tanpa tau malunya.
Pak Rendra mengangguk setuju.
__ADS_1
"Pa,,,aku tidak setuju dengan Chelsi aku belum menerima perjodohan ini".Tolak Devano
"Kalian berdua membuat Papah pusing"Ucap Pak Rendra dan merekapun segera keluar juga untuk mengumumkan kedatangan Devano.