Ketulusan Cinta

Ketulusan Cinta
Part 160


__ADS_3

Sudah dua mingu pernikahan Khansa dan Alden.Saat Alden membuka matanya di pagi hari sudah berbeda dari biasanya.Dulu saat di Amerika foto Khansa yang menyambut bangun paginya setiap hari,kini saat ia membuka matanya Khansa yang berada didepannya.


"Selamat pagi sayang"Sapa Alden saat Khansa sudah membuka matanya dan Alden sudah terbiasa langsung mencium bibir sang istri.


"ini baru jam 4 pagi Al,kamu sudah bangun"Tanya Khansa saat melihat jam didinding kamarnya.


"Aku tak ingin melewatkan melihat wajah cantik istriku"Alden kembali mencium Khansa.


"Al jangan mulai deh,,,"Khansa sudah tau apa yang akan suaminya lakukan selanjutnya.Tangan Alden sudah mulai aktif menyentuh kulit Khansa.


"Boleh ya"Suara serak Alden menatap nanar wajah Khansa.


"Apa aku bisa menolak"Khansa memanyunkan bibirnya.


Mendapat lampu hijau Alden pun gaspollllllll,,kegiatan panas yang sudah ia lakukan semalam ia ulang lagi.


Khansa tidak pernah menyangka Suaminya itu sangat hebat soal permainan ranjang,tapi Khansa sangat menyukainya.


Rencana Honey moon sengaja mereka tunda,Ada beberapa kegiatan kuliah Khansa yang tak bisa ia tinggalkan,Khansa sudah ambil cuti dua Minggu untuk pernikahannya.Alden juga harus menangani beberapa proyek baru perusahaannya.Namun kesibukan mereka berdua tak mengurangi keromantisan pengantin baru itu.

__ADS_1


"Pulang kuliah aku mampir kekantor kamu ya Al,,,"Ucap Khansa yang sedang membuat pola-pola abstrak di dada bidang Alden.


mereka berdua masih mengatur nafas setelah bertempur.


"Boleh,nanti supir yang jemput kamu ya Moy".


"Makasih Al"Khansa memeluk suaminya erat dan mengendus aroma tubuh suaminya yang sangat Khansa sukai itu.


"Moy jangan mancing lagi,,kita bisa kesiangan shalat subuh"Alden menahan geli akibat ulah Khansa.


Khansa pun tertawa tergelak,andai saja waktu masih panjang Alden pasti sudah menyerang istrinya lagi.


Alden lebih dulu mengantarkan Khansa ke kampusnya.setelah itu ia akan pergi kekantornya.


Sampai di kantor Alden mulai sibuk dengan semua berkas di mejanya.Karena sekretaris yang dipercaya Daddy nya lagi cuti melahirkan Alden terpaksa harus merekrut sekretaris baru.


Seorang wanita penuh pesona dan seksi yang dipilih salah satu staf kantor Alden untuk pengganti sekretaris sementara.


Dengan jalan yang penuh percaya diri wanita itu memasuki ruangan Alden.Wanita itupun mengetuk pintu ruangan Alden.

__ADS_1


Alden mempersilahkan Wanita itu masuk,Alden tidak terlalu memperhatikan Wanita yang kini memasuki ruangannya karena masih fokus dengan menandatangani beberapa berkas di mejanya.


"Pak perkenalkan nama aku Cindi,Aku sekretaris pengganti sementara".Suara Cindi sengaja ia buat semanis mungkin.


"Hmmmmmmmmm,,segera lakukan tugasmu,Aku ada rapat sebentar lagi bukankan sudah seminggu ini kamu belajar pasti tau apa tugas kamu kan"ucap Alden tegas,Sifat Alden sangat berbeda saat ia bersama keluarganya dan Saat ia berada di perusahaannya.


"Iya Pak,semua sudah Cindi siapkan".Cindi terus memperhatikan Alden.


"Tampan sekali,masih muda dan pastinya banyak uang,tipe aku banget"Gumam Cindi saat melihat ketampanan Alden.


Tanpa cindi sadari Alden sedang melihatnya.


"Mulai besok aku ingin kamu tidak memakai pakaian seperti ini,Apa Staf tidak memberitahu mu cara berpakaian disini.Kita akan bertemu banyak orang penting dan pakailah baju yang lebih sopan".Ucap Alden tegas


Bukannya tersinggung Cindi malah salah menafsirkan ucapan Alden,pikir Cindi Alden seperti seorang pacar yang melarangnya berpakaian seksi.


Cindi terus tersenyum manis pada Alden,Namun Alden hanya memasang wajah datarnya.


Alden sedikit kesal sebenarnya kenapa sampai Staf yang ia percaya harus merekrut sekretaris baru seperti Cindi.

__ADS_1


__ADS_2