
Taufan segera membayar semua belanjaan yang sempat mereka ambil dan mengabaikan suara bisik-bisik disekitar mereka.
dan secepatnya membawa Yola menuju mobil.
Taufan mulai menghidupkan mobil dan berjalan perlahan meninggalkan parkiran pusat perbelanjaan.
Didalam perjalanan Taufan memulai membuka suaranya.
"Sayang apa kamu mengenal siapa pria yang mengganggumu tadi?"Tanya Taufan yang masih penasaran
"Dia adalah pria yang aku ceritakan sama Mas,Pria yang selalu menggangguku di apartemen saat itu".Jawab Yola
"Astaga dia pria mesum yang kamu bilang itu,Kalau mas tau mas akan menghajarnya habis-habisan karena ternyata sudah berulang kali mengganggumu". Geram Taufan
"Jujur aku terganggu sekali Mas"Lirih Yola
Taufan menggenggam tangan Yola lembut untuk memberi dukungan pada istrinya untuk tetap kuat.
"Mas akan meminta bantuan Papa Raksa untuk memberinya pelajaran".Ucap Taufan
__ADS_1
"Pria itu sangat berbahaya dan nekad Mas,aku tak bisa selamanya bisa melindungi diriku,apalagi dalam keadaan hamil seperti ini"Yola mengkhawatirkan calon bayinya karena Geri selalu bertindak sesuka hatinya.
"Dimana sayang pertama kali bertemu dengannya?"Tanya Taun
"Dia adalah orang yang ingin menjalin kerja sama dengan perusahaan Ardan namun gagal Mas,Aku pertama kali bertemu dengan nya dikantor".Jawab Yola
"Apa dia pak Geri????" Taufan teringat seseorang namun tak pernah bertemu secara langsung.
"Iya Mas kalau tidak salah itu namanya,aku hampir tak mengingat namanya karena terbiasa memanggilnya Tua Bangka".ucap Yola
"Mas yakin dia adalah pak Geri,saudara dari Papa Edwar".Taufan sedikit mengetahui identitas Geri
"Mas akan tanyakan pada Ardan langsung nanti,sekarang kita pulang dan langsung beristirahat ya"Taufan tak ingin istrinya itu terlalu banyak pikiran mengingat kondisinya sedang hamil.Namun didalam hati Taufan akan ia akan buat perhitungan dengan Geri karena sudah berani mendekati Yola bahkan mengancam akan merebut Yola darinya.
Sampai dirumah Taufan melarang Yola untuk memasak,dan Yola menuruti kemauan sang suami,badan Yola terasa lelah sekali dan ingin beristirahat sebentar.
Taufan membiarkan Yola tidur dan ia pun menuju dapur untuk memasak makan malam mereka.
*******
__ADS_1
Keesokan harinya Taufan menemui Ardan dan menanyakan langsung tentang Geri,dan menceritakan apa yang terjadi pada Yola
"Apa kamu sudah yakin bahwa itu pak Geri??"Tanya Ardan
"Yola yang mengatakannya padaku langsung".Jawab Taufan
"Pak Geri adalah kakak dari Papa Edwar,sekarang ia mengancam ingin mengambil perusahaan,Orang itu sangat berbahaya,Kita tidak tau apa yang ia rencanakan".
"Aku juga berpikir seperti itu,Pak Geri juga mengancam akan merebut Yola dariku,aku bisa lihat dia terobsesi sekali pada istriku"Taufan terlihat geram.
"Ya sejak pertama aku bertemu dengannya,aku bisa lihat Pak Geri memiliki ketertarikan pada Yola".Ucap Ardan lagi
"Aku tidak suka itu"Jujur Taufan merasa takut kehilangan istrinya.
"Sepertinya kamu memerlukan bodiguard untuk berjaga-jaga,kamu bisa memintanya pada Papa"Saran Ardan
Taufan mengangguk setuju dan akan lebih memperketat keamanan untuk istri dan calon bayi nya.
"Kita juga harus selidiki beberapa kasus yang pernah Pak Geri lakukan,Kecelakaan mobil yang mengakibatkan saudara Mama Ana meninggal dunia,kita perlu bukti untuk itu".
__ADS_1
"Ya,,,aku akan mencari bukti hingga ke akarnya,orang seperti pak Geri sangat berbahaya sekali".Ucap Taufan