Ketulusan Cinta

Ketulusan Cinta
Part 107


__ADS_3

Yola bangun lebih awal,badannya terasa remuk hingga ketulang.Mau berdiri pun rasa nya susah.


Taufan masih asik mendengkur dengan nafas yang teratur.Wajah Yola bersemu merah mengingat permainannya dengan sang suami tadi malam.


beruntung hari ini adalah hari Minggu,Yola tidak masuk bekerja,kalau ia turun dalam keadaan seperti ini,pasti pak bosnya akan mengoloknya habis-habisan.Jangankan untuk berjalan untuk berdiri pun Yola sedikit kesusahan.


Taufan yang merasa ada pergerakan disamping nya membuka mata dan melihat istrinya yang gelisah.


"Cup,,morning kiss sayangku"Taufan mengecup pipi Yola.


"Mas aku mau buang air kecil,tapi aku sedikit kesusahan untuk pergi kekamar mandi".


Taufan yang mengerti maksud sang istri pun langsung menggendong Yola ke kamar mandi dan sekalian mandi bareng lagi.


********


Dua bulan berlalu hubungan Yola dan Taufan semakin mesra dan harmonis.


Pagi ini tak seperti biasa Yola merasakan pusing dan mual di pagi hari.


"huekkkkkkkkk"Yola berusaha mengeluarkan isi perutnya namun hanya angin saja yang keluar.

__ADS_1


"Sayang,kamu sakit kita kedokter ya"Taufan terus mengusap punggung sang istri.


"Emmmmmm aku mungkin hanya masuk angin Mas,istirahat sebentar juga baikan kok".Yola menolak untuk pergi kedokter


"Muka kamu sampai pucat,bersiaplah aku akan membawa mu ke dokter"Taufan tetap akan membawa Yola.


"Baiklah Mas,kita pergi kedokter"Yola pun akhirnya menyetujui perintah sang suami.


"Mau mas mandiin???"Taufan menyempatkan diri menggoda istrinya itu.


"Gak mau,pasti mandinya jadi lama"Yola sudah bisa menebak isi pikiran suaminya itu.


"Mas gak bakalan ngapa-ngapain kamu,istri lagi sakit juga"Taufan menyentil dagu Yola.


"hahahahahahahaha siapa suruh gemesin"Taufan tergelak


Taufan pun segera bersiap,ia yang sudah mandi lebih dulu.memakai parfum beraroma mint Favorite nya sejak dulu dan Yola juga menyukai aroma Taufan itu.


Yola keluar kamar mandi masih memakai bathrobe dan handuk yang melilit kepalanya.


tubuhnya sedikit segar dan rasa mual nya sedikit berkurang.

__ADS_1


Namun aroma parfum didalam ruang kamarnya membuat perutnya mulai bergejolak lagi.Rasa mual mulai terasa lebih kuat ia pun segera berlari kembali kekamar mandi dan kali ini ia memuntahkan semua isi perutnya.


"Sayang kamu muntah lagi"Taufan menyusul sang istri kekamar mandi


"Mas pake parfum apa sih,baunya menyengat gini".Tanya Yola sambil menutup hidungnya


"Parfum yang biasa mas pake sayang,kamu kan suka sekali mencium aroma ini".Taufan keheranan karena ia merasa wangi sekali sekarang bahkan Yola suka sekali nempel dan mengendus aroma tubuhnya.


"beda aja Mas aku nyium nya,apa ada masalah serius dengan kesehatan ku ya Mas"Yola mulai parno.


"Stttttttt gak boleh ngomong gitu sayang,karena kamu lagi gak enak badan aja jadi lebih sensitif,ayo sebaiknya kita segera kedokter nanti Mas izinin kamu libur kerja pada Ardan".Ucap Taufan


"Kalo kamu gak tahan aroma parfum nya,mas mandi lagi dan gak usah pake Parfum dulu".


"Ga usah mas,kita langsung kedokter aja".pinta Yola


Taufan mengangguk setuju


Yola pun mengambil pakaian miliknya lalu memakainya dengan cepat.


Namun terpaksa Yola tak menggandeng suaminya hal yang biasa ia lakukan saat keluar rumah.karena ia masih belum bisa mencium aroma Parfum Taufan.

__ADS_1


Taufan hanya bernafas panjang melihat tingkah istrinya pagi ini.


__ADS_2