Ketulusan Cinta

Ketulusan Cinta
Part 152


__ADS_3

Kesetiaan pada pasangan adalah kunci keberhasilan suatu hubungan,sejauh apapun terpisah hati tak akan berubah.


Itulah kisah cinta Alden dan Khansa,bukan berarti perjalanan cinta mereka mulus saja ada juga bumbu pertengkaran didalamnya.Seperti kesalahpahaman Khansa pada Alden.


Ponsel Alden yang tertinggal di area perpustakaan dan di temukan oleh Aiko.


Aiko merasa ini adalah keberuntungan baginya.


Dengan cepat Aiko mengantongi ponsel Alden sebelum Alden kembali lagi untuk mengambil ponselnya.


"Kenapa Alden ceroboh sekali???"Ucap Aiko


"Hhhhhhhhh ini kesempatan untukku"Aiko tertawa penuh kelicikan ia sudah mengatur suatu rencana apa yang akan ia lakukan dengan ponsel Alden.


Dan saat Aiko membawa pulang ponsel Alden ke apartemennya,dilayar ponsel tertera nama "Honey"sedang menghubungi.Aiko yakin Honey adalah Khansa.


Aiko sangat senang sekali ini kesempatannya untuk membuat Khansa salah paham dan akan memutuskan Alden rencana yang sangat bagus di pikiran Aiko.


"Hallo Al,,,"Sapa Khansa dari seberang telpon hari ini ia sangat merindukan suara Alden,itu sebabnya Khansa menghubungi kekasihnya itu.


"Haiii,,,ini Khansa kan"Balas Aiko

__ADS_1


"Iya,,,ini siapa ya,bukannya ini nomor ponsel Alden".Tanya Khansa bingung


"Memang benar,sekarang ponselnya tertinggal di apartemen ku"Aiko mulai membuat sandiwara


"Apartemen??maksud kamu!!!!"Khansa mulai terbawa rasa curiga


"Alden menginap di apartemenku tadi malam,karena buru-buru harus pulang ia melupakan ponselnya"Ucap Aiko


Khansa mengepalkan tangannya


"Benarkah,,siapa kamu sebenarnya!!"Khansa mencoba membuang pikiran buruknya.


"Aku kekasih Alden"Jawab Aiko dengan santainya


"Aku serius,kamu nggak tau kalau Alden sudah mengkhianatimu"Aiko semakin meyakinkan Khansa.


"Siapa kamu sebenarnya!!!"Nada suara Khansa mulai meninggi


Aiko merasa senang Khansa sudah masuk kedalam permainannya.


"Kamu tidak perlu tau siapa aku,kamu Khansa kan,,Alden cerita banyak tentang mu padaku"ucap Aiko berbohong

__ADS_1


"Benarkah,,,"Ucap Khansa sinis dan merekam semua percakapan nya sekarang sebagai bukti nya nanti.


"Iya,,hubungan kami sudah jauh bahkan Alden sering sekali menginap di Apartemenku,kamu tau kan apa yang di lakukan oleh sepasang kekasih saat berduaan".Aiko semakin memanasi Khansa.


"Ohhhh sekarang aku tau,kamu menjual dirimu demi seorang pria kan,Aku yakin kamu bukan wanita baik-baik".Tuduh Khansa


"Jaga bicaramu!!!!!!!"Aiko sangat marah


"Yang aku katakan itu fakta kan,status mu hanya selingkuhan tapi sudah memberikan kehormatan mu pada pria yang bukan suamimu!!!".Ucap Khansa tegas walau sekarang ia ingin sekali menangis.


"Aku tidak perduli,apapun akan aku berikan untuk Alden"Aiko kembali memancing emosi Khansa.


Tanpa basa basi lagi Khansa menutup sambungan telponnya.Rasa sesak di dadanya bergemuruh air matanya pun sudah mengalir deras membasahi pipinya namun suara tangisnya ia tahan.


Khansa tak menyangka Alden mengkhianati nya,Namun dari lubuk hati Khansa yang paling dalam ia masih belum yakin.


Sedangkan Aiko tertawa penuh kemenangan,Ia berharap hubungan Khansa dan Alden segera berakhir.


Alden sudah berusaha menghubungi ponselnya.Namun Aiko sengaja tidak mengangkat siapapun yang menelpon selain Khansa.


Aiko akan kembali menaruh ponsel Alden di tempat semula agar apa yang ia lakukan tidak diketahui oleh Alden.

__ADS_1


Aiko sudah tidak sabar menunggu kabar akan putusnya hubungan Khansa dan Alden.


__ADS_2