Ketulusan Cinta

Ketulusan Cinta
Part 192


__ADS_3

keesokan harinya khanaya pun sudah bersiap untuk pemotretan pertamanya.


Semua model sudah memakai baju yang seksi sedangkan Khanaya memang tidak terlalu suka mengekspose tubuhnya selain didepan suaminya.


Dia juga sudah membuat janji pada Papi dan Mami nya sejak awal ia meminta restu untuk menjadi seorang model,Maminya meminta Syarat Khanaya tak mengekspose tubuhnya di khalayak ramai dengan kata lain berpakaian minim.


Khanaya sedikit merasa kesulitan karena pekerjaan nya kadang banyak mengambil tema pantai.Namun lama kelamaan ia jadi terbiasa dan tidak mengurangi jobnya.


"Kita akan mengambil Tema bikini lebih dulu".ucap Salah seorang panitia


Khanaya yang tak mengikuti Tema itu pun memilih hanya jadi penonton saja sambil menikamati segelas Jus melon kesukaannya.


Tanpa Khanaya sadari segala gerak geriknya sedang diperhatikan seorang pria.


"Hai nona bukankah kamu adalah model utamanya"Pria itu mendekati Khanaya dengan senyum penuh arti


"Iya,,tapi aku tak mengikuti Tema ini"Jawab Khanaya


"Sayang sekali,padahal aku ingin melihat mu memakai bikini pasti sangat seksi"Mata lapar Pria itu sangat jelas memperhatikan Khanaya dari atas sampai bawah.


Khanaya mulai kesal,namun Khanaya tetap bersikap sopan mengingat siapa pria yang sedang berbicara padanya sekarang.

__ADS_1


"Maaf tuan Aldo,,aku memang tak menerima pekerjaan dengan tema bikini".


"Aku akan membayar mu tiga kali lipat Nona kalau bersedia berpose menggunakan bikini"Ucap Aldo penuh nafsu.ia memang dikenal playboy tiga kali pernikahannya selalu gagal karena sifatnya yang selalu menyukai banyak wanita ditunjang dengan uang yang ia miliki membuatnya dengan mudah mendapatkan wanita manapun.


"Aku bekerja sesuai kontrak tuan Aldo,anda bisa lihat kembali dan jangan karena iming-iming uang aku akan terpengaruh"Khanaya pun mencari Bang Juno ia merasa takut berhadapan dengan Aldo yang begitu liar menatapnya.


"Wanita yang cantik dan menarik,membuatku semakin ingin mendapatkannya"Ucap Aldo sambil menjilati bibirnya.Baru kali ini ada wanita yang menolak pesona dan uangnya membuat Aldo sangat terobsesi bisa mendapatkan Khanaya.


Semua panita berterima kasih dengan para model yang sangat Propesional dalam pekerjaannya.Dan semua hasil foto sangat memuaskan.


Khanaya terlihat tak enak badan,kelamaan di atas kapal membuatnya sedikit pusing.Tidak biasa ia seperti ini.


"Apa masih ada pekerjaan lagi setelah ini"Tanya Khanaya


"Nanti habis makan siang,Para model lain juga perlu istirahat dulu,kalau kamu sakit aku akan memberitahu panitia untuk membiarkanmu beristirahat".Bang Juno terlihat masih cemas.


"Apa aku perlu menelpon suamimu???".


"Tidak perlu Bang,,aku mungkin hanya mabuk laut".Khanaya tak ingin suaminya khawatir.


Aldo kembali mendekati Khanaya.

__ADS_1


"Apa Nona Khanaya sakit???,aku bisa membantu membawa nya untuk beristirahat di kamar kapal ini".Aldo menawarkan diri berharap ada kesempatan untuk mendekati Khanaya.


Bang Juno juga tak begitu menyukai Aldo,karena sudah beberapa kali kerja sama dengannya sebelum Khanaya bergabung.Aldo selalu saja mengambil kesempatan untuk menggoda para modelnya.Apalagi Juno tau siapa Aldo.Ia akan menjaga Khanaya lebih lagi,Juno berpikir kalo Aldo tertarik dengan Khanaya bisa gawat.


"Tidak perlu repot Tuan Aldo,ada team wanita yang akan mengantar Khanaya untuk beristirahat".Tolak Bang Juno.


Aldo memasang wajah marah karena penolakan dari manager Juno.Namun Juno tak menanggapinya.


"Hanna tolong antarkan Khanaya beristirahat"Perintahnya pada salah satu teamnya.


"Baik bang Juno"Jawab Hanna


Hanna pun segera menggandeng Khanaya untuk membawanya.


"Nay,kunci pintu mu rapat disini ada buaya yang mengintai".bisik Juno pada Khanaya.


Khanaya yang masih pusing sedikit tertawa saat mendengar ucapan Juno.


Aldo semakin tak menyukai Juno yang begitu dekat dengan Khanaya,ia merasa cemburu.


Wah ada calon pebinor nih 🙄

__ADS_1


__ADS_2