
Devano tak bisa mempercayai Gina begitu saja, bisa sampai ke Jakarta kalau tidak ada tujuannya sangat mustahil.Namun Devano memilih tak membicarakan ini pada Khanaya.Devano tak ingin Khanaya kepikiran.Ia akan membicarakan ini pada Alden.dan meminta tolong untuk menyelidiki tujuan Gina.
Setelah mengantar sang istri ke tempat mami Yola,Devano pun bergegas untuk menemui Alden.
Diruangan Alden sedang menunggu kedatangan Devano.ia sudah bisa menebak pasti ada masalah serius,itu bisa Alden dengar dari suara Devano saat menelponya tadi.
"Al,,,"Sapa Devano setelah sampai diruangan Alden
"Apa Khansa ada ????"Tanya Devano memastikan lagi soalnya Khansa hampir setiap hari berkunjung ke kantor Alden.
"Khansa lagi di rumah Mommy aku Dev,duduklah dulu aku akan meminta sekretarisku untuk membuatkan mu minum".
"Terima kasih Al,,,"Devano pun duduk bersandar dan bingung harus memulai pembicaraan dari mana apalagi ini tentang masa lalunya.
"Kamu ada masalah kan,cerita saja aku sudah bilang padamu saat tak bisa menyelesaikan nya beritahu aku,kita cari penyelesaiannya bersama-sama".Ucap Alden santai
"Ini tentang mantan pacarku".Ucap Devano langsung
__ADS_1
Alden sedikit terkejut mendengar ucapan Devano,namun ia tetap diam dan membiarkan Devano berbicara sampai selesai dan tidak menyela.
"Ini bukan kisah cinta yang manis,Pacarku itu dulu menyelingkuhi ku dengan pria kaya".Lanjut Devano lagi
Alden terus mendengarkan,sambil mencerna setiap kata yang Devano ucapkan.
"Aku bertemu dengannya di cafe hari ini,sebenarnya ini ada sangkut paut nya dengan Aldo yang pernah aku ceritakan padamu,Gina adalah istri pertamanya.Gina meninggalkan ku karena ia mengira aku pria yang tak punya apa-apa".
"Dan setelah ia tau identitas mu sebenarnya,aku pastikan ia akan mencoba mendekatimu kembali".Ucap Alden
"Apa ia sengaja mengikutimu,dan saat bertemu kamu di cafe bagaimana reaksinya".Tanya Alden serius
"Apa kamu masih memiliki rasa cinta pada Gina"Alden ingin memastikan dulu
"Tentu saja tidak,rasa cintaku sudah aku berikan pada Khanaya seluruhnya"Devano protes
"Kalau begitu tidak masalah denganmu,Karena bagaimanapun Gina menggodamu kamu nggak akan tergoda,tapi yang aku khawatirkan Gina akan menyakiti Khanaya".Ucap Alden serius
__ADS_1
"Kamu benar Al,,aku baru terpikir Gina bisa saja melakukan hal yang sama seperti yang Chelsi lakukan dulu pada Khanaya".Devano semakin khawatir.
"Kamu jangan Khawatir kita akan bicarakan ini Pada Papi Taufan dan Daddyku.Sementara ini selalu awasi dan jaga istrimu,jika ada yang mencurigakan beritahu aku".
"Apa aku harus mengatakannya pada Khanaya,tentang ke curigaanku ini".Tanya Taufan
"Belum saatnya sekarang,istrimu lagi hamil muda.membuatnya cemas sangat berbahaya,tunggu waktu yang tepat untuk mengatakan padanya".Alden memberi saran
Devano pun setuju dengan saran Alden,ia dari dulu sangat suka sharing pendapat dengan sahabatnya ini.selalu ada jalan keluar untuk masalah yang ia hadapi.
"Kita harus menyelidiki Gina lebih dulu,apa tujuannya datang kemari".Ucap Alden
"Kalau ia berani melukai Khanaya sedikit saja,akan aku buat ia merasakan akibatnya".Ucap Devano sambil mengepalkan tangannya.
"Bukan hanya kamu saja,aku sebagai kakaknya tak akan membiarkan sesuatu yang buruk terjadi lagi pada adikku".Ucap Khansa yang sudah berada di ruangan
"Sayang,,kamu disini"Ucap Alden kaget melihat sang istri sudah berada di ruangannya.
__ADS_1
Ia mengetahui kedatangam Devano dari Cindi,Khansa mengira Khanaya juga bersama suaminya,saat Khansa pelan-pelan masuk rencana ingin memberi kejutan malah ia yang harus menerima kejutan.setelah mendengar semua pembicaraan Suami dan adik iparnya itu.