Ketulusan Cinta

Ketulusan Cinta
Part 96


__ADS_3

Yola berusaha melepaskan ikatan tali namun ikatannya begitu kuat,apalagi baju kebaya yang ia pakai sekarang sangat membuatnya kesulitan untuk bergerak.


Yola memikirkan keadaan Mama Mira yang terpisah darinya.


Diruangan lain Mama Mira hanya bisa menangis,seharusnya pagi ini adalah hari bahagia putrinya berubah menjadi kesedihan.


"Heiiiiiiii gadis kampung!!!!!!,kasian sekali harus terkurung disini dan pernikahannya akan gagal"Suara nyaring terdengar diruangan yang minim cahaya sehingga Yola tak mengenali sosok wanita dihadapannya.


"Siapa kamu????".Tanya Yola "dan apa tujuanmu menculik ku"Yola merasa selama ini ia tak memiliki musuh


"Ya tujuanku ingin membatalkan pernikahanmu,kalau aku tak bisa mendapatkan Taufan kembali jangan harap aku membiarkan mu menikah dan bahagia bersamanya".Ucap Karina geram ingin sekali ia langsung mencekik gadis dihadapannya sekarang.


"Taufan,Apa kamu mengenalnya".Tanya Yola ia masih menebak-nebak siapa wanita dihadapannya sekarang.


"Tentu saja aku mengenalnya luar dan dalam,Apa hobi dan kesukaannya aku semua tau,dan aku sempat tak percaya Taufan memilih menikahi gadis yang bukan sama sekali tipe nya".Karina sengaja memanas-manasin Yola.


Yola sedikit tersinggung namun ia tak ingin tersulut emosi,Andai tangannya tak terikat sekarang sudah ia hajar wanita asing dihadapannya dengan kemampuan bela dirinya.


"Kasihan kamu hanya dijadikan pelarian,bagaimanapun aku yakin didalam hatinya masih menyimpan namaku Karina shelomitha".Ucap Karina dengan bangga

__ADS_1


"Kamu Karina!!!!!"Pekik Yola


"Jangan terkejut gadis kampung"Karina mengarahkan pisau ke wajah Yola"Gimana kalau aku rusak aja wajahmu ini"ancam Karina


"Sangat kekanak-kanakan kamu Karina,bukankah kamu yang meninggalkan Taufan?Apa sekarang kamu menyesal? dengarkan baik-baik apa kataku,aku akan menghapus namamu dihati Taufan dan menggantinya dengan namaku dihatinya"bukan nya takut Yola malah menantang Karina membuat Karina semakin marah.


"Berani juga kamu ya"Karina yang sudah tidak waras menggores sedikit wajah Yola.


Yola menahan sakit dan perih akibat goresan diwajahnya.


"Masih mau sombong kamu,Kalau aku menggores semua wajahmu apa kamu masih bisa seyakin ucapan mu tadi bisa menggantikan posisiku dihatinya hah!!!!!".Karina menari rambut Yola dan semua riasan di kepala Yola hancur seketika.


"kenapa berteriak??Sakit???"Tanya Karina penuh ejekan.


Yola merasa tak berguna sekarang,ia tak bisa melakukan apapun hanya bisa berdoa agar Taufan secepatnya menemukannya.


"Aku akan menyiksamu dulu sebelum orang bayaran ku membunuhmu,aku tak mau mengotori tanganku dengan darahmu,Oia satu lagi mungkin saja wanita tua itu sudah siap-siap meregang nyawa sekarang".Ucap Yola


"Kalau kamu dendam dan benci padaku jangan korbankan Mamaku,bunuh saja aku dan bebaskan Mamaku".Yola merasakan sakit hati tak bisa menyelamatkan sang Mama.

__ADS_1


"Hahahahaha kamu pikir aku bodoh,Kalau aku bebaskan wanita tua itu,ia bisa melaporkan ku pada Polisi,Ia sudah melihat wajahku".Tawa Karina menggema


"Wanita sakit!!!!!"Umpat Yola


"Ia aku memang wanita sakit,Aku bahkan hampir gila,tapi aku akan lebih sakit dan gila lagi bila membiarkan kamu bahagia bersama Taufan".Karina kembali menarik rambut Yola keras namun kali ini Yola tak mengeluarkan suara ia menahan rasa sakitnya.


"Ada pesan terakhir sebelum peluru pistol bersarang di kepalamu".Tanya Karina pada Yola


"Ya,ada pesan yang ingin aku sampaikan padamu,aku bersyukur Taufan tidak menjadi menikahi mu,bagaimana bisa Taufan pernah mencintai wanita kejam dan sinting sepertimu".Yola semakin menantang Karina


"Diam!!!!!!!!!!!"Teriak Karina bersamaan suara tembakan dari luar.


"Duarrrrrrrrrrrrrrrr!!!!!!!!"


Karina mengira itu adalah eksekusi Mama Yola.


"Kamu dengar itu,Ucapkan selamat tinggal pada Wanita tua itu".Karina melepas ikatan Yola dan akan membawa Yola untuk segera di tembak mati juga.


"Aku gak akan pernah memaafkan mu Karina"Pekik Yola

__ADS_1


__ADS_2