Ketulusan Cinta

Ketulusan Cinta
Part 130


__ADS_3

Pagi ini Kairo sengaja menunggu kedatangan Khansa,Ia sudah lama ingin mendekati khansa namun tidak bisa karena Alden lah yang jadi penghalangnya.


Kairo melihat kesempatan datang Alden yang sibuk dengan persiapan ujiannya,jadi jarang terlihat didekat Khansa.


"Pagi Khansa"sapa Kairo dengan senyuman mautnya.


"Tumben lu turun pagi,seringnya telat"Ucap Khansa heran


"Ternyata lu perhatian juga sama gue,sampai tau gue sering telat ke sekolah".Kairo merasa senang


"Jangan ke ge'eran deh,lu kan selalu masuk kelas paling akhir gimana gue nggak tau lu sering telat".Khansa menjelaskan lebih rinci lagi.


Kairo lagi-lagi membalas ucapan khansa dengan senyum mautnya.


"Gue ulang tahun nanti malam,lu datang ya ke pesta gue semua teman di kelas gue undang".Kairo menyerahkan selembar kertas undangan.


Khansa mengambil undangan yang diberikan Kairo dan membacanya sekilas.


"Maaf Kairo,gue nggak janji ya bisa datang.Soalnya mami dan papi gue nggak bakal ngasih izin gue pergi kepesta ulang tahun di sebuah tempat hiburan malam".Ucap Khansa saat membaca tempat di adakan nya pesta Kairo.

__ADS_1


"r**encana gue nggak boleh gagal nih,ini kesempatan gue agar bisa membuat Khansa jadi milikku dan dengan suka rela menerimaku"


gumam Kairo didalam hatinya,ia akan berusaha membujuk Khansa agar bisa datang ke pestanya sudah ada sebuah kejutan kecil yang ia siapkan untuk Khansa


"Diskotik itu udah gue boking buat acara gue Khansa jadi aku pastikan tak ada pengunjung lain,kali ini aja lu datang ya di pesta gue,Via juga mau datang katanya kamu bisa pergi bersamanya".Kairo merasa Khansa akan setuju saat ia menyebut nama Via sahabatnya.


Khansa nampak berpikir ia juga merasa tak enak hati sudah sering kali menolak undangan pesta Kairo.Tapi saat tau tempat pesta yang kairo pilih adalah tempat orang dugem dan banyak menyediakan minuman beralkohol Khansa pun bertekad tak akan hadir,Mami dan Papinya pasti dengan keras melarangnya.


"Maaf Kairo gue nggak bisa,tapi lu tenang aja gue akan tetap memberi lu hadiah".


"Gue nggak ingin hadiah,Gue mau lu datang itu sudah merupakan hadiah terindah buat gue Khansa".Kairo memasang wajah sedih berharap khansa kasihan dan mau hadir dipestanya.


Saat Khansa ingin berlalu pergi,tapi tangan Kairo langsung memegang tangan Khansa erat.


"Please Khansa gue berharap lu bisa datang kepesta gue".Pinta Kairo


"Gue nggak bisa Kairo,kenapa lu maksa banget sih"Khansa mulai kesal.


"Lepasin tangan Khansa !!!!!!!".Teriak seseorang yang melihat Kairo memegang tangan Khansa erat.

__ADS_1


Kairo pun melepaskan tangan Khansa,Kairo tidak senang dengan kehadiran Alden.


"Apa cowok ini menyakitimu Moy".Tanya Alden dan menatap Kairo tajam


"Nggak Al,Kairo hanya mengundangku ke pesta ulang tahunnya.Gue hanya nggak bisa datang karena pestanya di adakan di Diskotik".Khansa berkata terus terang pada Alden.


"Pilihan yang tepat Moy"Bathin Alden


"Kalau Khansa tidak mau datang jangan memaksanya".Ucap Alden pada Kairo.


"Khansa adalah orang paling gue tunggu dipesta gue,lebih tepatnya orang yang spesial dihati gue jadi gue berharap ia bisa datang itu adalah hadiah terindah buat gue".Ucap Kairo dengan percaya dirinya.


"Lu ya,,,"Alden mengepal tangannya,karena kesal mendengar ucapan Kairo.


"Kalian lanjut saja bertengkarnya,gue ada piket pagi".Khansa pun meninggalkan dua cowok yang memiliki cinta untuknya namun Khansa tidak peka.


Alden merasa bersyukur ucapan Kairo tidak ditanggapi oleh Khansa.


Sedangkan Kairo sedang merencanakan sesuatu agar nanti malam Khansa bisa datang ke pestanya.

__ADS_1


__ADS_2