Ketulusan Cinta

Ketulusan Cinta
Part 176


__ADS_3

Chelsi berlari dan merebut Flsah disk yang ada ditangan Om Rendra.


"Chelsi!!!!!!!"Teriak Devano kesal


"Apa-apaan ini Dev,kamu mau memperlihatkan tubuh ku didepan semua orang disini,kalau kamu tidak mau bertanggung jawab aku tidak akan memaksamu lagi,aku lelah Dev"Chelsi terisak


"Chelsi jangan menangis"Pak Rendra mengusap lembut rambut Chelsi namun binar mata Pak Rendra menyimpan sesuatu,Khanaya bisa melihat itu.


"Kesabaran ku padamu sudah melewati batas,kamu dan Deffin sama-sama keras kepala.Aku akan bertanggung jawab jika memang aku yang melakukan itu padamu Chelsi tanpa paksaan dari Papa aku,tapi setelah aku tau kebenarannya bahwa kalian berdua menjebak ku,lihat apa yang akan aku lakukan aku akan melaporkan kasus ini ke polisi dan siap-siap saja kamu dan Deffin mendekam di penjara".ucap Devano wajahnya sudah memerah menahan marah.


Chelsi sedikit tau sifat Devano,ia tak akan pernah main-main dengan ucapannya.


"Dev aku sudah bilang tak akan memaksamu lagi untuk menikahi ku,Aku akan menanggung semua rasa malu ini sendirian,aku hanya takut tak ada yang akan menerimaku di masa depan dengan keadaan ku sekarang"Chelsi terus memainkan dramanya.


Pak Rendra berdiri dan mendekat kearah Devano.


"Dev,,tanpa kamu memperlihatkan video itu pada Papa,sebenarnya Papa sudah tau semuanya,Papa hanya ikut b


permainan sandiwara Chelsi"Ucapan Pak Rendra membuat Devano,Khanaya kaget dan Chelsi langsung menghentikan tangisnya.

__ADS_1


"Maksud Papa????"Devano ingin meyakinkan lagi apa yang ia dengar


"Papa sudah tau semuanya,,apa yang Chelsi lakukan selama ini".Lirih Pak Rendra


"Kalau Papa tau semuanya kenapa Papa ingin aku menikahi Chelsi".Tanya Devano bingung


"Karena sebuah janji pada mendiang Mama mu Dev,Kalian berdua sudah bersama sejak kecil dan Mama kamu sangat menginginkan anak perempuan saat itu namun karena kondisinya yang tak memungkinkan untuk hamil lagi,kehadiran Chelsi membuat ia merasa bahagia,Saat ia tak bisa melawan penyakitnya lagi ia meminta Papa untuk berjanji pada nya agar menjodohkan kalian berdua".Pak Rendra menangis saat mengatakan semuanya.


"Chelsi yang kita kenal dulu sudah berubah Pa,,,walau Papa sudah berjanji sama Mama,Dev yakin jika Mama masih hidup sekarang,ia tak akan memintaku menikahi wanita ini".Tunjuk Devano


Pak Rendra mengangguk.


"Om,,,maafkan Chelsi,,Chelsi terpaksa melakukan ini karena Chelsi tau Devano tak pernah mencintaiku,Tapi aku sangat mencintai Devano Om.Aku berharap dengan menjebaknya aku bisa memiliki Devano"Chelsi bersimpuh di kaki Pak Rendra.


"Aku masih memandang mu sebagai anak dari sahabatku sekarang pergilah!!!!Jangan pernah muncul lagi dihadapan ku".Ucap Pak Rendra tanpa memandang wajah Chelsi.


"Om beri Chelsi kesempatan lagi"Chelsi tak peduli ia sekarang seperti seorang pengemis.


"Apa perlu Om ulangi,atau perlu Om panggilkan keamanan untuk menyeret mu keluar".Ucap Pak Rendra geram

__ADS_1


Tidak mau mengambil resiko Chelsi pun memilih pergi dengan rasa dendam dihatinya.


Ia sempat melihat kearah Khanaya menatap penuh kebencian.


"Maaf tadi sempat menghinamu,itu semua Saya lakukan demi Devano,karena Chelsi sedang mendengarkan pembicaraan kita".Ucap Pak Rendra ia merasa tak nyaman tadi sempat merendahkan Khanaya.


"Nggak Masalah Pak,,"Ucap khanaya lembut


"Devano Papa nggak akan lagi mengatur siapa wanita yang akan kamu pilih,selama itu membuatmu bahagia Papa akan mendukungnya,maaf tidak pernah percaya padamu selama ini karena papa terlalu mempercayai Chelsi".Pak Rendra menepuk pundak Devano.


"Pa boleh Dev bertanya sesuatu,kapan Papa mengetahui ini semua???"Tanya Devano penasaran.


"Papa sudah tau saat kamu dan Alden diam-diam menyelidikinya dan Papa ingin melihat kerja keras kalian,Papa sangat kagum dengan cara kerja Alden Papa harap kamu bisa belajar darinya".


"Devano akan melakukan itu Pa"Devano memeluk Papa nya erat ia merasa lega akhirnya kebenaran tentang siapa Chelsi sudah diketahui oleh Papanya.


"Awalnya Papa ingin terus bersikap tidak tau,tapi Chelsi tak bisa di biarkan.Papa dapat kabar ia ingin melukai seseorang,setelah Papa pikir kemungkinan besar yang Chelsi maksud adalah Khanaya".


Devano sangat khawatir,ia teringat akan Aiko yang akan melakukan hal apapun demi tujuannya apa bedanya dengan Chelsi sekarang ia tidak akan membiarkan orang lain bahagia diatas penderitaannya.

__ADS_1


__ADS_2