Ketulusan Cinta

Ketulusan Cinta
Part 163


__ADS_3

Khanaya mulai mengganti pakaiannya setelah pemotretannya untuk sebuah papan iklan selesai.


Khanaya mendapat telpon dari kakaknya khansa mengajaknya untuk makan siang bersama,karena tempat Khanaya bekerja tak jauh dari restaurant Khansa dan Alden sekarang.


"Nay mau kemana??Kok buru-buru"Tanya Bang Jeno pada Khanaya yang sudah mau pergi dan dengan cepat mengambil tasnya.


"Mau makan siang sama Kak Khansa Bang,Kerjaan ku udah kelar kan aku cabut ya dah,,,,,"Khanaya melambaikan tangannya pada Jeno


"Hati-hati jangan buru-buru"Ucap Jeno pada Khanaya yang sudah berlari keluar ruangan.


"Bruuggggggghhh"Khanaya tersungkur karena menabrak seseorang.


"Jalan itu pakai mata!!!!"Ucap wanita yang ditabrak Khanaya.


"Maaf Mba,,aku tadi nggak hati-hati".Ucap Khanaya.


"Kamu tau siapa aku"Ucap Wanita itu dengan sombongnya ia tak membantu Khanaya untuk berdiri.


"Maaf aku tidak tau Mba siapa ya??"Khanaya tak pernah melihat wanita ini sebelumnya hampir semua staf kantor tempat ia bekerja sekarang ia kenal tapi wanita dihadapannya ini masih asing.


"Aku calon istri pemilik perusahaan ini,namaku Chelsi kamu ingat itu,kalau aku tidak menyukai sesuatu aku tinggal meminta calon suamiku untuk memecat mu".Tunjuk Chelsi pada Khanaya.


Khanaya sedikit bingung dengan ucapan Chelsi

__ADS_1


"bukankah pemilik perusahaan ini pria yang sudah berumur dan memiliki istri,lalu siapa wanita ini mengaku calon istrinya dan mengapa dia langsung tidak menyukaiku hanya karena aku tak sengaja menabraknya,wanita yang aneh"bathin Khanaya


"Hei,,,,,,Kamu mikirin apa"Chelsi mengibaskan tangannya didepan wajah Khanaya.


"Sekali lagi maaf,aku buru-buru"Khanaya pun ingat janji makan siang bersama keluarganya dan meninggalkan Chelsi begitu saja kalau meladeni wanita itu nggak akan ada habisnya pikir Khanaya.


"Heehhhh lihat saja ya kamu,kalau aku sudah resmi menjadi istri Devano Sebastian aku akan mendepak mu dari perusahaan ini"Chelsi berkata dengan percaya dirinya.Entah mengapa Chelsi tidak menyukai Khanaya saat pertama kali bertemu.


**********


"Kak kenapa kamu masih memanggil suamimu dengan sebutan namanya saja,Sekarang kamu itu sudah menjadi istrinya,tidak sopan rasanya kalau kamu masih memanggil dengan namanya".Mami Yola keberatan saat mendengar Khansa memanggil Al.


"Kebiasaan mi,lagian Khansa bingung mau manggil apa mi"Khansa nyengir


"Panggil Mas Al aja Kak,,"Khanaya yang sudah masuk kedalam kamar Khansa setelah mengetuk pintu lebih dulu.


Khansa ingin mengambil beberapa barang dikamarnya untuk ia bawa dan memilih untuk tinggal sedangkan Alden kembali lagi ke kantornya dan akan menjemput Khansa setelah pulang kerja.


"Nah Mas boleh juga Kak,atau panggil Honey seperti panggilan anak-anak muda sekarang Kak".Mami memberi saran


"Kalo Honey nggak deh Mi,,Khansa akan membiasakan panggil Mas Al aja".


"Iya terserah kamu kak,Mami nggak mau denger lagi kamu memanggil suamimu dengan sebutan namanya saja".

__ADS_1


Khansa mengangguk,namun matanya memperhatikan Khanaya yang tak bawel seperti biasanya.


"Nay ada masalah ya"Tanya Khansa melihat adiknya.Khanaya masih bingung dengan sikap Wanita bernama Chelsi itu padanya.


"Bukan masalah sih kak,hanya merasa aneh aja".


"Kenapa memangnya"Tanya Khansa dan Mami Yola bersamaan.


"Kakak sama Mami kompak ya"Ucap khanaya dengan senyum mengembang.Khanaya yang selalu terbuka apapun itu dengan keluarganya menceritakan tentang pertemuannya dengan Chelsi dan sikap Chelsi yang tidak menyukainya.


"Dalam dunia kerja pasti ada tantangannya Nay,ada yang suka ada juga yang tidak.Selagi kamu tidak berbuat salah jangan khawatir".Mami Yola mengerti perasaan putri bungsunya itu karena ia pernah merasa diposisi Khanaya sekarang.


"Baru juga calon istri sudah sombongnya minta ampun"Cibir Khansa


"Hehehehe siapa yang tidak sombong coba calon istri pemilik Big star".Ucap Khanaya


"Masih kalah jauh kan dengan perusahaan suami aku"Ucap Khansa dengan songongnya.


"Kakak juga sombong kalau begitu".Ucap Khanaya bercanda


"Hahahhahahahahhha"Mereka bertiga tertawa tergelak dan berpelukan satu sama lain.


Saat ada masalah baik kecil ataupun besar berbagilah cerita dengan orang terdekatmu.Pesan yang selalu Mami Yola ajarkan pada putri-putrinya.

__ADS_1


__ADS_2