Ketulusan Cinta

Ketulusan Cinta
Part 208


__ADS_3

Khanaya dan bayi nya akan di pindah diruang perawatan.Semua keluarga pun ikut serta. sebelumnya tadi mereka harap-harap cemas menunggu kabar Khanaya.Setelah Khanaya dan bayi nya keluar semua pun merasa lega.


Devano menangis bahagia melihat anaknya yang sudah lahir dan sekarang berada dalam gendongannya.Bayi kecil itu asik terlelap setelah Khanaya memberikan asi pertamanya.


Khanaya pun beristirahat dulu dan tertidur Devano tak ingin mengganggu istrinya.Khanaya pasti sangat lelah,tenaga nya sudah terkuras saat melahirkan tadi.


Melihat sang putra tertidur pulas perlahan Devano menaruh nya di box bayi.


Yola melihat Devano yang begitu mahir saat mengurus bayi merasa senang.Walau ini pengalaman pertama bagi Devano,ia tidak terlihat canggung sama sekali.Bahkan Devano bisa menggantikan popok putranya.Devano banyak membaca dan mempelajari serta menonton beberapa video dalam perawatan bayi,ia berharap bisa sedikit membantu mengurus Khanaya mengurus anak mereka nanti.


"Kalian sudah memberinya nama Dev???"Tanya Mami Yola


"Belum Mi,,Khanaya ingin kalian semua ikut andil dalam pemberian nama".Ucap Devano ia dan Khanaya memang belum menyiapkan nama untuk putranya.


"Boleh kan Papi yang memberinya nama"Papi Taufan begitu bersemangat.


"Aku juga ingin memberi nama cucu pertamaku"Papa Rendra tak mau kalah


"Sekarang giliran para kakek-kakek yang memberi nama,kemaren Para nenek-nenek yang memberi nama anak Alden dan Khansa".ucap Mami Yola

__ADS_1


Yola mendekati cucu laki-lakinya dan memandang dengan penuh kasih sayang.


"Dia mirip sekali dengan mu Naya,tapi hidung dan bibirnya mirip Devano".Yola ingin sekali menggendong cucunya itu namun sang bayi masih betah dengan tidurnya.


Khanaya merasa haus dan ia terbangun dan melihat semua keluarganya berkumpul.Devano mengambilkan minum untuk sang istri.


"Aku sudah menyiapkan nama depannya"Ucap Papi Taufan


"Baiklah aku juga sudah menyiapkan nama belakangnya"Ucap Papa Rendra.


mereka pun memutuskan memberi nama pada bayi Khanaya dengan nama "Kenzie Abizhar".


Khansa,Alden,Daddy Ardan dan Mommy Tisha sudah tiba di rumah sakit mereka membawa banyak hadiah untuk Baby Devano dan Khanaya.


Khansa yang sudah tiba pun mendengar pembicaraan orangtuanya tentang nama buat keponakannya.


"Gimana kondisi mu Nay???"Khansa menemui adiknya lebih dulu.


"Sudah agak baikkan Kak"Jawab Khanaya

__ADS_1


"Syukurlah semua persalinan mu lancar".Khansa bersyukur adiknya tidak mengalami kendala apapun.


"Aku ingin melihat keponakanku dulu".Khansa mendekati box baby Kenzie.


"Hallo Baby Kenzie,ini Aunty Khansa dan ini sepupu mu Kala"Sapa Khansa.


Khansa begitu senang melihat baby Kenzi,dulu ia tak melihat langsung putrinya baru lahir karena Khansa sempat kritis.Hanya beberapa foto yang Alden abadikan untuk diperlihatkan padanya.


Karena ingin memotret mengambil momen Kenzie yang sedang tertidur,Khansa memberikan Kala pada Nenek Yola nya.Khansa mengeluarkan ponselnya dan segera mengambil beberapa gambar Kenzie.



"Menggemaskan sekali".Ucap Khansa senang ia ingin sekali mencium bayi mungil Khanaya.Namun Si Baby Kenzie masih nyenyak dengan tidurnya walau diruangan itu sudah sangat ramai.


Khansa yang melihat putrinya Kala pun ikut memotretnya juga.



"Kenapa kalian berdua ini sangat menggemaskan sekali".Khansa melihat foto-foto Kala dan Kenzie.sekarang memori ponselnya akan penuh dengan wajah Kala dan Kenzie.

__ADS_1


Kehadiran dua bayi mungil itu menambah kebahagian keluarga,sudah lama rasanya tak mendengar tangis dan ocehan bayi.


__ADS_2