
Helda sangat kaget melihat keberadaan Edwar didalam ruangan,namun ia memilih untuk diam dan akan menanyakan nanti pada Taufan Bagaimana Edwar masih hidup.
"Katakan semua kebenarannya disini Helda,kami tidak mau membuang waktu lagi".Ucap Papa Raksa
"Aku tak bisa mengatakan kebenarannya dengan kata-kata ku saja,Geri pasti punya seribu cara untuk mengelak aku hafal sekali dengan wataknya"Ucap Helda
"Apa yang bisa kamu buktikan,bisa saja wanita ini mengarang cerita karena ia kecewa padaku sudah aku campakkan"Geri tersenyum mengejek dan menatap tajam Helda.
"Dengan ini sudah cukup untuk aku membuktikan semuanya".Helda mengeluarkan sebuah flasdisk miliknya yang ia simpan.
Itulah barang bukti yang Geri cari selama ini,ia tak berhasil menemukan keberadaan Helda,Dan tak menyangka Helda malah ditemukan oleh keluarga Raksa.
"Bawakan proyektor kesini aku perlu melihat isi dari flash disk itu"perintah Edwar pada sekretaris pribadinya.
Setelah semua perlengkapan siap Ardan mulai menyalakan laptop,mengambil Flashdisk ditangan Helda dan langsung melihat isinya.
Geri tak bisa berbuat banyak ia sudah merasa kalah,andai saja senjata yang ia bawa sebelumnya tidak diketahui oleh petugas pengamanan ia akan menghabisi semua orang diruangan ini.
Semua bukti yang ditampilkan sangat jelas,mulai dari percakapan yang sengaja direkam oleh Helda dan rekaman Cctv.
__ADS_1
Bukti ini sudah cukup untuk menjebloskan Geri kepenjara.
"Helda jangan senang kamu,bagaimanapun kamu terlibat juga!!!!!"Ucap Geri geram melihat Helda tersenyum mengejek padanya.
"Aku hanya mengikuti perintahmu,itu karena aku juga di ancam olehmu"Helda membela diri.
"Dasar wantita penghianat".
Geri menampar pipi Helda keras.
"Kak Geri!!!!"teriak Edwar
"Kalian sudah mempersiapkan ini semua,kamu tega Edwar melakukan ini pada Kakakmu sendiri"ucap Geri
"Kak,,aku gak akan tinggal diam lagi seperti dulu saat Kak Geri selalu ingin mencelakai keluargaku,Aku dan Ana harus terpisah dari putriku.Aku sayang sama Kak Geri tapi dari dulu sampai sekarang Kak Geri tak pernah berubah,Siapapun itu kalau mereka bersalah harus dihukum".Ucap Edwar
"Aku akan membalas kalian semua,ingat itu!!!!!!!"Geri masih saja memberi ancaman.
"Kak Geri aku mohon bertobatlah"Edwar mendekati Kakaknya
__ADS_1
"Jangan mimpi Edwar,semua yang kalian lakukan hari ini akan aku ingat selamanya".
"Cepat bawa dia pergi"Ucap Papa Raksa pada pihak kepolisian
"Sekarang ikut kami kekantor polisi"Polisi itu menarik tangan Geri keluar dari ruangan.
Helda menarik nafas panjang akhirnya ia sedikit bisa bernafas lega dan kehidupan kedepannya tak dibayangi rasa takut lagi setelah tertangkapnya Geri.
"Kami sangat berterima kasih padamu Helda"Ucap Edwar dan mengulurkan tangan pada Helda untuk berjabat.
"Aku hanya melakukan apa yang menurutku benar,Apakah kamu memang Edwar bagaimana kamu masih hidup???"Tanya Helda
"Ceritanya panjang,korban yang meninggal dalam kecelakaan mobil itu adalah adik Iparku dan suaminya".Lirih Edwar
"Maaf ini juga karena salahku,selama bertahun-tahun aku selalu dibayangi rasa bersalah yang besar.Hidupku tak pernah tenang ,tapi ini pertama kali nya aku merasa sangat tenang dan bahagia".ucap Helda
"Kalian tidak akan memasukan aku kepenjara kan,aku tak bisa meninggalkan ibuku seorang diri,ia tanggung jawabku sekarang".kini Helda kembali khawatir
"Kamu lupa nyonya kami sudah berjanji tidak akan menuntut mu"Ucap Taufan
__ADS_1
"Terima kasih banyak,Apa aku boleh pulang sekarang ibuku pasti mengkhawatirkan ku".Pinta Helda