
Pesawat pribadi yang Ivan dan Lana sudah mendarat kembali dan mereka pun menuju apartement Ivan.
"Sayang kita pulang ke apartement ya?" Sapa Ivan pada Lana dan membelai lembut wajah dan rambut Lana.
"Iya sayang..." Lana tersenyum dan menyandarkan diri di bahu Ivan.
Mobil yang mereka naiki sudah berjalan beberapa lama dan sebentar lagi sampai di apartement Ivan.
Ia menoleh ke arah Lana yang ternyata sudah tertidur dengan pulasnya.
Sesampai di area parkir Ivan meminta untuk supirnya membukakan pintu, kemudian Ivan menggendong Lana menuju lift.
Saat sudah sampai di dalam apartmentnya Ivan merebahkan tubuh Lana di atas ranjang dengan perlahan dan menutupi dengan selimut. Terlihat Lana sangat lelah hingga harus tertidur di mobil.
Ivan membersihkan dirinya di kamar mandi, setelah beberapa menit Ia keluar dan mendapati istrinya masih tertidur lelap.
Ivan akhirnya ikut merebahkan dirinya di sebelah Lana, mereka tertidur bersama hingga pagi tiba.
Pagi Hari
Alarm di ponsel Lana berbunyi dan Lana pun menggeliat dari tidurnya mencari cari suara dari ponselnya yang ternyata masih di dalam tas. Setelah mematikan alarm, Lana membersihkan diri di kamar mandi. Setelahnya, Ia membangunkan Ivan yang masih tertidur pulas.
"Sayang... ayo bangun.. sudah subuh". Lana membelai pipi Ivan dan menciumnya sekilas.
__ADS_1
"hmmm.. iyaa..."dengan suara serak khas orang bangun tidur.
Setelah selesai dengan ibadahnya Ivan dan Lana bersiap untuk sarapan.
"Sayang.. mau aku buatin apa?" Lana membelai pipi Ivan.
"Apa aja.. buatanmu pasti enak" Ivan berdiri dan mengecup kepala Lana.
Tak menunggu terlalu lama, Lana sudah menyiapkan sanwich dan susu di meja makan. Mereka berdua sarapan dengan penuh cinta.
"Sini... Aaaa... " Ivan mengarahkan garpu dengan potongan sanwich ke mulut Lana.
Lana tersenyum menerima suapan Ivan, mereka saling suap. Pagi ini mereka mulai dengan penuh kasih sayang.
"Sayang.. nanti tolong jangan sampai ada yang tau dulu ya.." Lana membelai lembut pipi suaminya yang sedang mengemudi. Akhir2 ini Lana sangat menyukai membelai pipi suaminya.
"Iya Sayang... " Ivan tersenyum sambil meraih tangan Lana yang ada di pipinya dan mencium tangan istrinya.
Setelah sampai di parkiran direksi, seperti biasa Lana menoleh ke kanan dan kiri untuk melihat situasi, Ivan yang melihat itu hanya tersenyum geli melihat tingkah Lana. Setelah mencium tangan Ivan Lana berpamitan untuk masuk duluan, tapi tiba2 Ivan mencekal tangan Lana dan menariknya dan..
"Cupp.." Ivan mencium bibir Lana sekilas.
Lana menajamkam matanya ke Ivan.
__ADS_1
"Morning kiss beiib...." Ucap Ivan.
"Ihh.. kamu tu yaa.. kalau ada yang lihat gimana!" gerutu Lana.
"Ya.. ga gimana2.. nyium istri ini.." jawab Ivan dengan senyum santainya.
Lana keluar dari mobil suaminya seperti maling mengendap endap, hingga Ia berhasil menekan tombol lift menuju lantai satu.
saat pintu lift terbuka, Lana sedikit terkaget karena ada Cahya yang sedang berdiri menunggu giliran masuk.
"Hai Lan... baru kelihatan" sapa Cahya
"Oh hai Ya... hmmm aku libur Ya 3 hari ini " jawab Lana sambil tersenyum.
"Habis libur wajahmu cerah sekali, jadi pingin ikutan libur akunya.. he he he"
"Bisa aja kamu Ya.., oya acara outing jadinya kapan?" tanya Lana pada Cahya
"Sekitar minggu ke 2 bulan depan Lan.., ini juga pelan2 sedang mendata jadwal supaya semua bisa ikut dan di sesuaikan dengan jadwal jaga" jelas Cahya ke Lana.
"Oh oke deh.. sepertinya jadwal jagaku akan segera keluar nanti aku kabari ya.., sekarang aku ke UGD dulu". Lana pamit ke Cahya
"Oke.. selamat bekerja" Cahya memasuki lift untuk menuju ruangannya dan membawa laporan ke direkturnya.
__ADS_1
Tiba - tiba pintu lift di tahan oleh seorang pria dan....