Ketulusan Cinta

Ketulusan Cinta
Part 156


__ADS_3

Alden benar-benar membuktikan pada Khansa dan menyelesaikan semua masalah yang di buat oleh Aiko hingga tuntas.


Alden menggunakan kekuasaannya sebagai anak pemilik kampus untuk mengeluarkan Aiko dari kampus nya.Namun Alden tetap menyembunyikan identitas sebenarnya,ia hanya ingin menjadi mahasiswa biasa.


"aku senang Al,akhirnya nggak akan ada yang ganggu kamu lagi,walau gadis lain banyak naksir sama kamu tapi mereka tidak seberani dan nekat seperti Aiko".ucap Devano


"Iya,,itu karena kesalahannya sendiri,bukan kah aku sudah memperingatkannya agar tidak berani mengganggu ku,tolong Dev sembunyikan tentang identitas ku sebenarnya".Pinta Alden


Devano akhirnya tau siapa Alden sebenarnya.


"Tenang aja Al,,aku nggak akan memberitahu siapapun tentang mu".Ucap Devano.


"Gimana dengan Khansa setelah kamu memberitahu semuanya".


"Ia meminta maaf padaku,padahal wajar saja ia marah kalau aku di posisinya mungkin juga reaksiku akan sama apa yang Khansa lakukan sekarang".


"Khanaya juga bilang Khansa sudah kembali ceria seperti biasa".


"Kamu dan Khanaya masih saling komunikasi??".Tanya Alden

__ADS_1


"Jujur Al,,aku menyukai Khanaya.Tapi mungkin Khanaya hanya menganggap ku sebagai kakaknya saja,secara perbedaan umur kami terlalu jauh".Devano berkata jujur tentang perasaannya.


"Jodoh siapa yang tau Dev,kamu nggak tau aja perjuanganku mendapatkan hati Khansa itu tak semudah yang kamu kira".


"Masa sih Al,,dengan wajah tampan dan uang,gadis mana yang tidak mengejarmu".Devano tak percaya


"Ya adalah Dev,,gadis itu khansa.kami berdua pernah dijodohkan namun Khansa menolaknya,tapi aku nggak pernah menyerah untuk mendapatkan hatinya dan lihatlah sekarang Aku dan Khansa bisa bersama".Alden menceritakan masa lalunya.


"Sepertinya aku juga perlu mengikuti cara kamu Al untuk mendapatkan hati Khanaya,Pokoknya aku akan berjuang sepertimu"Ucap Dev.


"Semoga beruntung Dev"Alden menepuk pundak Devano.


Waktu berlalu tanpa terasa Alden dan Devano sudah menyelesaikan kuliah mereka.


Khansa tak bisa ikut saat wisuda Alden karena kegiatan kampus nya saat itu sangat penting tak bisa ditinggalkan


Sedih sudah pasti Khansa rasakan,Alden bisa mengerti dan ia mencoba menghibur Khansa yang sedang menangis lewat panggilan Video karena tak bisa menghadiri acara penting kekasihnya.


Alden harus kembali lagi ke Indonesia,perusahaan Keluarganya sudah sangat membutuhkannya,Selain di kampus dan ditempat magang nya di Amerika Alden juga banyak belajar mengelola perusahaan dari Opa nya yang sudah lebih berpengalaman.

__ADS_1


Khansa tak mendapat izin dari Mami dan Papinya untuk kuliah di luar negeri,Selain keamanan Khansa belum sepenuhnya pulih.Yola juga tak akan sanggup berpisah jauh dengan putri sulungnya itu .


Semakin dewasa Khansa semakin memahami perasaan orang tuanya,Papi dan Mami nya pasti akan sangat merindukannya seperti Tante Tisha yang selalu merindukan Alden,dan ia juga merasakan perasaan itu pada kekasihnya Alden.


Hari ini adalah kepulangan sang kekasih hatinya,Alden sudah memberitahu Khansa sebelumnya.


Khansa sudah bersiap untuk pergi ke bandara.


"Kak Naya ikut ya"Ucap Khanaya yang ternyata sudah bersiap untuk pergi.


"Kamu yang bawa mobil ya Nay"Khansa memberikan kunci mobil pada adiknya.


"Oke Mba sesuai aplikasi ya"Khanaya sedikit bercanda.


Khanaya yang dulu sangat tomboi setelah memasuki masa kuliah tampilannya berubah,Ia aktif dalam acara modeling dan sudah sering kali menjuarai lombanya.


Sedangkan Khansa tak banyak berubah,Hanya wajahnya yang semakin cantik dan awet muda,banyak yang mengira ia masih SMA,Padahal sudah mahasiswa semester akhir.


Khansa dan Khanaya memiliki banyak penggemar di kampusnya,Namun Khansa tak pernah merespon semua pria yang mencoba mendekatinya,bukan maksud Khansa sombong hanya saja ada hati yang perlu ia jaga.

__ADS_1


__ADS_2