
Setelah semua staf dan karyawan Pak Rendra berkumpul Pak Rendra pun segera memberi pengumuman.
"Hari ini saya akan mengumumkan sesuatu pada kalian semua,perkenalkan ini Devano Sebastian,Dia adalah Putra ku satu-satunya dan yang akan menggantikan posisiku di perusahaan ini".Ucap Pak Rendra
semua Staf memberi ucapan Selamat datang,dan beberapa Staf wanita nampak terpesona dengan ketampanan Devano,membuat Chelsi merasa cemburu.
"Perkenalkan aku Chelsi Jansen,Tunangan Devano lebih tepatnya calon istrinya"Chelsi memperkenalkan dirinya sendiri.
Khanaya yang kebetulan lewat mendengar semua ia sedikit terkejut karena Kak Dev yang dia kenal adalah pemilik perusahaan tempat ia bekerja sekarang.
"Chel,,,apa-apaan kamu"Bisik Devano
"Lha aku berkata benar kan,aku calon istri kamu dan aku nggak mau wanita disini tebar pesona untuk menarik perhatianmu,mereka harus tau batasannya dan juga harus tau kamu itu adalah milikku".ucap Chelsi
Sikap Chelsi inilah yang membuat Devano semakin tidak menyukai Chelsi.
"Terserah apapun katamu Chel,tapi aku tegaskan lagi aku tidak akan pernah menikahi mu karena hatiku sudah ada yang memiliki".Devano kembali berbisik.
Chelsi sangat kesal mendengar ucapan Devano padanya,api cemburu dihatinya semakin menjadi.
__ADS_1
"Wah ternyata presdir muda kita sudah memiliki tunangan dan mereka terlihat serasi dan mesra sekali"para staf wanita sedikit patah hati.
Chelsi yang melihat kehadiran Khanaya pun langsung menggandeng tangan Devano.
Khanaya hanya bernafas panjang dan merasa heran mengapa dari awal Chelsi seperti tidak menyukainya.
Khanaya tak begitu terkejut saat mengetahui Devano adalah pemilik perusahaan tempat ia bekerja.Karena saat memandang wajah Devano pertama kali bertemu Khansa bisa menilai kalau Devano bukan orang biasa.
Devano meminta Chelsi untuk melepaskan tangannya,apalagi saat ia melihat kehadiran Khanaya.Devano nggak ingin Khanaya berpikir ia menyukai Chelsi.Devano berpikir akan bertambah sulit dirinya nanti mendapatkan hati Khanaya.
Akhirnya acara perkenalan itu berakhir,Devano diminta oleh papanya untuk masuk ruangan nya lebih dulu dan Chelsi selalu saja ikut kemana Devano pergi.
"Chel,,,bisa nggak ganggu aku ya"Devano menghempaskan tangan Chelsi yang masih terus menggandeng tangan Devano.
Devano masa bodoh,kelakuan Chelsi sudah diluar batas kesabarannya.
"Jangan berharap Chel,,kamu bisa cari pria lain selain aku,aku sudah mencintai gadis lain dan hanya ingin menikah dengannya".
"Aku nggak peduli itu,aku akan melakukan apapun untuk bisa menikah denganmu,dan aku bisa saja berbuat nekat pada Khanaya".
__ADS_1
"Dari mana kamu tau gadis yang aku suka itu adalah Khanaya".Selidik Devano
"Aku sudah menyelidikinya,dan kamu jangan percaya pada wajah polosnya itu.Seorang model kebanyakan pasti menjadi simpanan lelaki berduit".ejek Chelsi
"Jaga mulut kamu,Khanaya itu berbeda dan kamu lihat dia menolak tawaran mu,jangan menganggap semua model itu murahan Chelsi".Geram Devano
"Aku membenci gadis itu,kalau kamu tetap menyukainya aku akan mencoba mencelakainya"ancam Chelsi
"Dasar wanita psikopat,aku peringatkan jangan coba-coba cari masalah dengan Khanaya".Devano memberi peringatan
"Kamu lupa Dev,aku punya senjata agar kamu itu nurut sama aku".Chelsi tersenyum licik
"Video kita waktu itu"Chelsi mengingatkan lagi Devano.
"Kamu mengancam ku!!!!!!,aku akan buktikan kalau video itu hanya rekayasa dirimu kamu menjebak ku malam itu,aku yakin tidak melakukan apapun kepadamu karena aku tidak sadarkan diri".
"Bagaimana kamu membuktikannya Dev,semua orang tak akan percaya.Aku sudah menyeting letak kamera sedemikian rupa dan video itu terlihat natural dan nyata,aku ingin melihat ekspresi Khanaya saat menyaksikan video itu".Chelsi merasa menang saat melihat kekesalan di wajah Devano.
"Dasar wanita ular"Geram Devano
__ADS_1
"Dev aku sudah menyentuh hampir seluruh tubuhmu aku juga sudah melihatnya dengan jelas,kamu itu milikku hanya milikku".
"Menjijikan,bermimpi lah kamu Chel,,walau aku tak bisa mendapatkan cinta Khanaya aku nggak akan pernah mau menikahi mu".Devano pun memilih meninggalkan Chelsi di ruangannya.