Ketulusan Cinta

Ketulusan Cinta
1.65


__ADS_3

"Apa anda belum mengetahui jika istri anda hamil?"


"Hamil..., kok bisa?"


"Astaga tuan, kenapa anda bodoh sekali. Tentu saja bisa karena dia adalah istri tuan dan anda pasti sudah melakukan hal itu dengannya" Geram dokter Sefan.


"Aku tau itu, maksudku sudah berapa hari istriku itu hamil" Ketus Richo.


"Dokter Sefan, tuan Richo bisakah saya menjelaskan keadaan nyonya Kila?" Tanya dokter wanita itu agar mereka bisa berhenti berdebat.


"Silahkan dok" Jawab dokter Sefan dan Richo secara bersamaan.


"Ok, begini tuan kehamilan nyonya Kila baru memasuki usia 2 Minggu. Saat ini nyonya Kila mengalami kecemasan yang berlebih atau terlalu stres sehingga beliau mengalami pendarahan dan untungnya anda segera membawanya kesini jika tidak mungkin nyonya Kila akan mengalami keguguran. Ingat tuan, stres yang dialami oleh ibu hamil bisa mengakibatkan keguguran dan stres juga sangat berisiko pada ibunya maupun pada bayi yang dikandung. Jika ibu hamil mengalami stres itu akan memicu datangnya berbagai penyakit dan salahsatunya adalah tekanan darahnya naik, tingginya tekanan darah saat hamil bisa memicu terjadinya preeklamsia pada ibu hamil. Selain itu stres yang dialami oleh ibu hamil bisa mengakibatkan anak mengalami autis hal ini disebabkan oleh karena terjadinya perubahan gen ketika seorang ibu mengalami stres. Selain itu emosi dan stres yang berkepanjangan saat hamil bisa menyebabkan pembuluh darah di dalam tubuh bayi menyempit dan aliran darah tidak lancar sehingga membuatnya kekurangan oksigen, kurangnya pasokan oksigen dapat mengakibatkan tumbuh kembangnya terganggu dan juga memicu penyakit jantung bawaan. Jadi tuan, saya sarankan anda harus bisa membuat istri anda tidak mengalami stres yang berkepanjangan. cobalah beri sedikit perhatian pada istri anda contohnya ajak istri anda jalan-jalan, makan diluar atau melakukan hal-hal yang membuatnya senang dan bahagia supaya istri anda tidak stres dan jangan melakukan hal yang membuat istri anda emosi atau membuat istri anda stres" Jelas dokter wanita itu.


"Baik dok" Jawab Richo menganggukkan kepala.


"Tuan apa anda sedang ada masalah atau bertengkar dengan istri anda sehingga istri anda bisa stres seperti ini" Tanya Dokter Sefan.


"Tidak" Jawab Richo singkat.


"Dokter lalu bagaimana keadaan istri saya sekarang ini?" Tanya Richo pada dokter wanita itu.


"Untuk sementara ini istri anda cukup baik dan Janin yang dikandungnya juga baik. Nanti setelah istri anda bangun dan keadaannya baik-baik saja kami akan memindahkannya diruang perawatan dan untuk sementara istri anda harus beristirahat jangan melakukan hal-hal yang membuatnya lelah dan anda harus bisa membuatnya rileks agar istri anda tidak stres"


"Baiklah dok terimakasih atas penjelasannya"


"Sama-sama tuan" Dokter wanita itu tersenyum.


"Kalau begitu saya permisi dulu dok" Ucap Richo sambil berdiri.


"silahkan tuan"


Setelah berpamitan Richo segera meninggalkan ruang dokter dan kembali ke IGD untuk melihat keadaan Kila.


cklek


Pintu ruang IGD dibuka oleh Richo dan ia segera masuk kedalam. Didalam ruang IGD Richo melihat nyonya besar sedang menatap sedih Kila yang belum bangun.


"mom" Richo memegang pundak nyonya besar.


"Apa kata dokter?" Tanya nyonya besar tanpa menjawab sapaan Richo.


"Kila hamil 2 Minggu mom dan Kila terlalu stres sehingga ia mengalami pendarahan" Jelas Richo


"Apa ku bertengkar dengannya sehingga membuat Kila stres?" Nyonya besar menatap tajam Richo.


"Tidak mom" Richo menggelengkan kepalanya.


"Lalu?"

__ADS_1


"Richo tidak tahu mom" Richo menatap sedih Kila.


"Dasar tidak peka" Cibir nyonya besar.


Pelan-pelan Kila membuka matanya. Ia senang saat pertama kali ia membuka mata yang dilihat adalah Richo.


"Kila kamu sudah bangun nak?" Tanya nyonya besar dengan senangnya.


"Mommy" Lirih Kila memanggil nyonya besar


"Iya nak apa yang kamu rasakan? Apa ada yang sakit?" Tanya nyonya besar cemas.


"Tidak mom Kila baik-baik saja" Jawab Kila pelan.


"Richo cepatlah panggil dokter" Suruh nyonya besar.


"Iya mom ini Richo sudah memencet tombolnya untuk memanggil dokter"


Tidak butuh waktu lama Dokter wanita tadi masuk kedalam ruang IGD.


"Selamat pagi nyonya kila" Sapa dokter wanita itu dengan ramah.


"Pagi dok"Jawab Kila tersenyum.


"Apa sekarang ada yang sakit?" Tanya dokter wanita itu sambil memeriksa Kila


"Tidak dok"


"Baik dok"


"Baiklah kalau begitu saya permisi dulu dan sebentar lagi akan ada suster dan dokter Sefan yang akan membantu anda untuk pindah ke ruang perawatan"


"Baik dok terimakasih"


"Sama-sama nyonya"


Kemudian dokter wanita itu pergi meninggalkan ruang IGD.


kini Kila nyonya besar dan Richo sudah berada diruang perawatan. Nyonya besar duduk di sofa panjang yang ada diruang rawat VVIP. sedangkan Richo sedang duduk disamping Kila sambil menyuapi Kila.


"Sudah" Kila menggelengkan kepalanya menolak suapan Richo.


"Kenapa sudah kan baru beberapa suapan? Ini buburnya masih banyak" Ucap Richo sambil memakan bubur yang dipegangnya.


"Kila mual" lirih Kila


"kalau begitu minum obatnya dulu setelah itu maka buah aja ya"


"Ya"

__ADS_1


Richo meletakan mangkuk bubur di atas meja kemudian mengambil obat Kila dan juga airnya kemudian diberikan kepada Kila untuk segera diminum. Kila menerima obat yang diberikan oleh Riko dan langsung meminumnya.


Diam-diam nyonya besar mengirimkan pesan pada Mex untuk segera datang kerumasakit bersama dengan bibi Siti.


Nyonya besar


✉️ Mex kamu ada dimana


Mex


✉️ Saya masih ada diapartemen nyonya besar dan sebentar lagi saya akan menjemput tuan di rumah.


Nyonya besar


✉️ Kamu tidak perlu menjemput Richo. Saat ini kami ada dirumasakit sekarang jemput bibi Siti untuk datang kemari dan jangan lupa bawakan baju ganti untuk Kila dan Richo.


Mex


✉️ Baik nyonya besar, tapi siapa yang sakit?


Nyonya besar


✉️ Kila


Mex


✉️Kila sakit apa nyonya besar dan sekarang dirawat dirumasakit mana?


Nyonya besar


✉️ Kila hamil dan mengalami pendarahan. sekarang kami ada dirumasakit Jakarta hospital.


Mex


✉️ Baiklah nyonya besar saya dan bibi Siti akan segera kesana.


Nyonya besar


✉️ Ya


Setelah selesai berkirim pesan dengan Mex nyonya besar meletakan kembali ponselnya di atas meja dan mengambil majalah yang ada dirak kecil yang ada diruangan itu untuk dibaca supaya tidak jenuh.


Diapartemen


Mex yang mendapat kabar dari nyonya beser jika Kila masuk kerumasakit karena mengalami pendarahan segera keluar dari apartemen dan melajukan kendaraannya menuju rumah Richo untuk menjemput bibi Siti.


Sesampainya di rumah Richo ia segera menghampiri bibi Siti yang kebetulan saat itu bibi Siti sedang berada didepan.


"Selamat pagi bibi" sapa Mex menampilkan senyum terbaiknya.

__ADS_1


bersambung....


__ADS_2